Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Kata “Makassar” di Pantai Losari. (foto: mfaridwm/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Tulisan Sebelumnya:  Pakkio Bunting: Keindahan Puitis Memanggil Pengantin PALONTARAQ.ID – Kelong dalam pengertian umum sekarang ini sering diartikan sama dengan nyanyian. Seperti kata akkelong yang artinya (sedang) menyanyi. Tapi yang dimaksudkan kelong dalam pengertian...

Sureq Galigo. (foto: ist) Oleh: Ashari Thamrin M, SS PALONTARAQ.ID –  Kritik pedas yang dilontarkan Penulis buku “Gurita Cikeas” George Aditjondro dalam makalahnya berjudul: Terlalu Bugis Sentris-Kurang Perancis”, atas klaim orang Bugis terhadap Kitab Lagaligo, seperti termuat dalam buku “The Bugis”, karya Christian Pelras, patut dipertimbangkan oleh orang-orang...

Ilustrasi – Pengantin Adat Makassar. (foto: afifah_s/*) Oleh: M. Farid W Makkulau Pengantar Tulisan ini pernah dimuat sebelumnya di Social Blog Kompasiana, tertanggal  03 May 2011  Pukul 14:27 dengan seratusan view dan komentar.  Tulisan ini dengan judul yang sama tidak lagi bisa ditemukan di Kompasiana, karena penulis (baik atas nama penulis: M. Farid W Makkulau...

Buku Stephen C. Druce. (foto: ist/palontaraq) Oleh:  M. Farid W Makkulau Pengantar Februari 2017, saya ‘menciptakan’ nama Palontaraq sebagai nama website (Palontaraq.id). Pemahaman saya, lontaraq tidak hanya bisa diartikan sebagai daun lontar, tempat menulis aksara atau mencatat pada masa lampau, tetapi dapat juga dimaknai sebagai pustaka atau buku. Kata (Pa)lontaraq...

Selamat Datang Ramadan (foto: ist*/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID – Suatu kesyukuran dapat berjumpa dan menjumpai lagi Bulan Suci Ramadan. Kesyukuran yang harus diaplikasikan, bukan hanya dengan meningkatkan dan mempertebal keimanan serta memperbanyak amaliah kebaikan, tetapi juga dengan kembali merajut tali silaturrahim dengan keluarga, teman,...

Tulisan “Bugis” di Pantai Losari, Kota Makassar. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Etta Adil PALONTARAQ.ID – DALAM Bahasa Bugis, “Yabe Lale” artinya kasih sayang.   Bagi sebagian besar warga Bugis di Sulawesi Selatan, lagu “Yabe Lale” merupakan salah satu lagu populer di kalangan orang Bugis. Lagu ini seringkali dilantunkan ibu ...

Cover Udhien Leader (foto: youtube) Ciptaan: Udhin Leader SASSA’ LALANG SALASAKU RIPA’MAIKKU KUKIMBOLONG KUKALEPE’ ALLO BANNGI PA’RISI’ TENA BALLEANNA SABA’ PACCALLANU… KUALLEMI KULA’LA’MI ANNE KALENGKU KANU RAPANG NA’JISIKKA’ RIEMPOANNU NUKAPANG RIPALA’ BANGKENNU SAPPO BAWANU MANGE RINAKKE… NUCINI’ RACUNMI KALENGKU NUPANSIRAPANG LORO-LORO NUSORONG...

Sureq Galigo. (foto: ist) Oleh: La Oddang Tosessungriu Bahasa, tatkala melampaui fungsinya sebagai media komunikasi, ia menampakkan wujud manusia pada tataran martabat yang sesungguhnya, yakni: Makhluk berperadaban. Sastra, demikian kita menyebut pencapaian maqom bahasa itu, ibarat tenunan kain bermotif yang memadukan keselarasan aneka warna, jika dibandingkan dengan tenunan...

Memanggil Semangat. (foto: cbsnews.com)   Oleh:  M. Farid W Makkulau DALAM terminologi Bahasa Makassar, kata “Akkio” yang artinya memanggil, dan “Akkape” yang artinya melambaikan tangan adalah dua terminologi yang seringkali disamakan, sekalipun sebenarnya dua tindakan (kata kerja) ini adalah dua hal yang berbeda, dalam pengertian dan maknanya. Hal...

The Terminal: Sentral-Daya  (foto: rakyatsulsel) Oleh:  Etta Adil Lihat juga: Aksara Lontaraq Terancam Punah SUATU kesyukuran bahwa saat ini telah lahir banyak Film karya Anak Makassar dengan tema dan nuansa lokal, mengangkat kekhasan daerah dengan segala adat, tradisi dan kearidan lokalnya. Menarik untuk menyimak perjalanan Budaya Makassar ketika diangkat dalam...