Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global


Kontributor Palontaraq

This user hasn't shared any profile information

Mind Games. Ilustrasi by: Hersubeno Arief.   Oleh: Hersubeno Arief, Pemerhati Sosial Politik Benarkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang menjalankan mind games, permainan pikiran? Mereka coba mempengaruhi, memanipulasi rakyat Indonesia, —terutama pendukung Prabowo— agar meyakini bahwa pilpres sudah selesai. Tidak perlu lagi melakukan perlawanan. Para saksi tidak...

Karni Ilyas dan ILC TVOne. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Djadjang Nurjaman, Pengamat Media dan Kebijakan Publik TIDAK ada angin, tidak ada hujan, pemandu acara TV senior Karni Ilyas (KI) tiba-tiba mengumumkan cuti. Melalui akun twitternya @karniilyas mencuit: “Dear pecinta ILC. Selama hampir setahun ILC sudah bekerja memberikan informasi, pendidikan publik dan ikut...

Dari kiri-kanan (duduk):  Raja Gowa, Mangi-Mangi Karaeng Bontonompo, Raja Bone La Mappanjoeki, dan Raja Boetoeng Laode Hamidi di Makassar, 1947. (Sumber Foto: KITLV) Oleh: M. Farid W Makkulau Kerajaan Bone merupakan salah satu kerajaan besar di semenanjung timur jazirah Sulawesi Selatan. Rajanya bergelar Arung Mangkaue’ ri Bone, yang artinya Raja yang berkedudukan...

SEXY KILLERS – A DOCUMENTARY FILM Oleh: Nawir @nawir.inen SEXY KILLERS adalah film dokumenter yang akhir-akhir ini viral dan banyak didiskusikan oleh berbagai kalangan yang menarik perhatian berbagai pihak. Film yang menceritakan bagaimana kekayaan alam Indonesia dalam hal ini batu bara, mulai dari proses penambangan, dampak terhadap lingkungan sekitar dan pemanfaatan...

Presiden Jokowi dan Xi Jin Ping. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Ustadz Agung Wisnuwardana, Pemerhati Sosial Politik CHINA saat ini menterkenalkan diri ke kancah dunia dengan sebutan Tiongkok. Ada mimpi besar untuk menghadirkan kembali kebesaran Tiongkok di masa lalu. Setelah China mengadopsi sistem ekonomi kapitalis disandingkan dengan sistem politiknya yang tetap komunis,...

Ilustrasi: hersubeno arief Oleh: Hersubeno Arief, Pemerhati Sosial Politik Setelah sejumlah lembaga survei mengumumkan hasil Quick Count, publik banyak yang bertanya “Prabowo itu sebenarnya menang atau kalah?” Pertanyaan itu bukan hanya datang dari satu dua orang, namun jumlahnya jutaan. Ya benar jutaan. Ini bukan hyperbola, melebih-lebihkan. Tapi itulah fakta sebenarnya....

Ilustrasi- Dalam penulisan artikel harus teliti soal aspek kebahasaan. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Wahya, Staf Pengajar Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung 1. Pendahuluan Dunia pendidikan tinggi identik dengan dunia keilmuan dan penelitian ilmiah dalam berbagai disiplin, baik sebagai syarat kelulusan jenjang studi maupun...

Ilustrasi: SumberL KITLV Oleh: Prof Dr. A. Rasyid Asba, MA, Sejarawan UNHAS Abstrak Membicarakan nilai-nilai kelokalan, khususnya masalah demokrasi/ hidup berkelompok (wanua) masih dapat dikatakan belum dibuka secara bebas karena dapat mengancam integrasi nasional, khusunya kelompok politik yang masih menganut paham sentralistik pewarisan Orde Baru. Tradisi sejarah kita,...

Ilustrasi: Jokowi-jumatan-tegang (foto: hersubeno arief) Oleh: Hersubeno Arief, Pemerhati Sosial Politik Banyak yang bertanya-tanya, kalau benar Jokowi menang mengapa wajahnya terlihat murung, bahkan tegang. Tidak ada semburat kegembiraan, apalagi eforia kemenangan. Wajah Jokowi bukan wajah seorang petarung yang baru saja berjaya. Padahal Pilpres 2019 merupakan kontestasi...

Ilustrasi by: Hersubeno Arief Oleh: Hersubeno Arief, Pemerhati Sosial Politik PILPRES 2019 sudah selesai. Prabowo Subianto mengklaim menang dengan perolehan suara 62 persen. Sejumlah lembaga survei melalui hitung cepat ( quick count ) menyatakan Jokowi menang dengan selisih 8 persen. Pendapat publik terbelah. Di media mainstream, apalagi media sosial, perang opini berlangsung...