Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global


Kontributor Palontaraq

This user hasn't shared any profile information

Studi Wisata Sejarah ke Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq) Laporan:  M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya:  Mau Studi Wisata Sejarah Makassar, Baca Dulu Ini! PALONTARAQ.ID –  Komunitas Palontaraq sebagai komunitas yang mengembangkan literasi budaya dan sejarah mengajak para pelajar SMP dan SMA di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk...

Halaman parkir depan Fort Rotterdam. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Hudjolly PALONTARAQ.ID – Istilah ‘kekuasaan’ seringkali dihubungkan dengan batas-batas wilayah, padahal kekusaan tidak bermula dari batas wilayah atau teritorial. Pemahaman kekuasaan yang ada di setiap suku bangsa berbeda satu sama lain, perbedaan dalam hal cara pandang pada kekuasaan itu...

Ilustrated by: KITLV Leiden Oleh: Hudjolly Related Post: Pusat Kekuasaan Kerajaan Makassar: ‘Pocci Butta’ PALONTARAQ.ID – Konsep hubungan patron dan klien telah berlangsung sejak lama yang diwarisi hingga masa kini dan kesadaran semacam itu terdapat dalam semua masyarakat dunia. Setiap “bangsawan” (patron) mempunyai sejumlah orang dari tingkat...

Sureq Galigo. (foto: ist) Oleh: Ashari Thamrin Tulisan sebelumnya:  Kitab La Galigo bukan Karya Sastra Orang Bugis PALONTARAQ.ID – Nama-Nama Raja Luwu yang yang terdapat dalam Silsilah Melayu dan Bugis pada masa Galigo menurut Buku Andi Djemma Datu Luwu 1. SITI MALANGKE (Datue ri Malangke’?) ratu di tanah Bugis Silayang, 2. DATU PALINGI’I (Datu Palinge’ ?)...

Salah satu hasil Kebudayaan Islam. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Ahmad Baihaqy *) Related Post:  Mengapa mesti Belajar Sejarah Kebudayaan Islam? PALONTARAQ.ID – Seringkali kita bingung hubungan antara Islam dan kebudayaan. Apakah Islam yang mempelopori adanya kebudayaan atau justru Islam adalah bagian dari hasil kebudayaan? Tentang Kebudayaan Kita cukup sering mendengar...

Ilustrasi by: Wim Poli. (foto: ist/palontaraq) Oleh: W.I.M Poli Tulisan sebelumnya:  Dialog Serigala dan Anak Domba PALONTARAQ.ID – Aesop, pendongeng ulung dari Yunani, menyaksikan pada masanya adanya manusia yang berwatak hewan, yang memangsa sesamanya. Ia memberikan nasehat kepada masyarakat lewat sebuah dongeng. Prometheus adalah dewa kelas dua, yang dengan...

Tidak sukar cari alasan? (foto: wimpoli/*) Dialog Serigala dan Anak Domba *) Oleh: Wim Poli PALONTARAQ.ID – Sepanjang sejarah selalu terberita hubungan antara penguasa dan mereka yang dikuasainya, yang memprihatinkan. Gejala ini terlihat oleh Aesop, pendongeng ulung dari Yunani. Ia memberikan kritiknya lewat sebuah dongeng. Pada suatu ketika, seekor serigala mondar-mandir...

Harta dari Masa Lalu. (foto: ist/wimpoli) Pemuda dan Patung Dewa *) Oleh: W.I.M Poli PALONTARAQ.ID – Pergantian generasi adalah hal yang wajar, yang terjadi sepanjang zaman. Aesop, pendongeng ulung dari Yunani, menyaksikan peralihan kekuasaan, yang diprihatinkannya. Ia lalu memberikan nasehat kepada generasi pewaris masa depan lewat sebuah dongeng. Seorang pemuda...

Peta Kota Makassar Abad 16-17, di Museum Kota Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq) Oleh: Prof. Dr. S.M. Noor, S.H., M.H. PALONTARAQ.ID – Dari segi hukum internasional setidak-tidaknya ada dua hal yang membawa pengaruh besar terhadap Perang Makassar (1660-1670) yaitu pengaruh dari Perjanjian Westhpalia 1648 dan yang kedua adalah pengaruh dari perkembagan Doktrin...

Monumen Kesaktian Pancasila, Jakarta. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Azzam Diponegoro Related Post: Jika merasa Pancasilais, Amalkanlah Ini: 45 Butir Pancasila PALONTARAQ.ID – “Apa dasar Negara Indonesia yang akan kita bentuk ini?” tanya Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat kepada Anggota-anggota sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan...