Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Ilustrasi – Pengantin Adat Makassar. (foto: afifah_s/*) Oleh: M. Farid W Makkulau Pengantar Tulisan ini pernah dimuat sebelumnya di Social Blog Kompasiana, tertanggal  03 May 2011  Pukul 14:27 dengan seratusan view dan komentar.  Tulisan ini dengan judul yang sama tidak lagi bisa ditemukan di Kompasiana, karena penulis (baik atas nama penulis: M. Farid W Makkulau...

Ilustrasi – Monumen Kawali (Besi Luwu) dengan motto, “Toddopuli Temmalara.” (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – “Naiyya bessiE, engka Puengna, engkato parolana, naEkiya ulempulengngE, polEi ri langi’E appongengna, toto madEcEng natiwi”. Artinya: Sesungguhnya besi itu, memiliki pertuanan, serta ada pula pengikutnya,...

Foto bersama Kadis Diknas dengan Peserta Lomba dan Juri. (foto: ist/palontaraq) Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID, PANGKEP – Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep kembali menggelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMP. Hal ini disampaikan Dra Hasbirah, Ketua Panitia FLS2N SMP. “FLS2N SMP tingkat kabupaten ini merupakan agenda rutin setiap tahun...

Ilustrasi – Minasa ri Boritta. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Etta Adil PALONTARAQ.ID – Lagu Makassar ini salah satu lagu Makassar favorit penulis, diciptakan oleh Abdullah Sijaya (alm). Secara harfiah, Minasa ri Boritta, bermakna Harapan di Kampung Kita. Artis Daerah yang mempopulerkan lagu ini, diantaranya ialah Iwan Tompo dengan iringan musik Losquin yang...

Rumah Adat Kedatuan Luwu di Palopo. (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – Salah seorang murid To Ciung To Tongeng MaccaE ri Luwu yang taraf kecendekiaannya hampir menyamai gurunya tersebut adalah La Pagala NEnE Mallomo, negarawan Kerajaan Sidenreng yang hidup dalam paruh pertama abad XVI. NEnE Mallomo yang adalah ahli hukum tata negara...

Istana Kedatuan Luwu. (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – Bahwa kata “To” adalah berarti “orang” bagi segenap suku di Sulawesi Selatan. Jauh diujung selatan, yakni Selayar hingga Tanjung Bira, Ara sampai Kajang, penutur bahasa “konjo” tatkala menyebut “To”, maka itu berarti “orang”. Terkhusus pada keyakinan dan...

Tradisi Posepaa, saling menendang usai Pelaksanaan Shalat Idul Fitri. (foto: ist/palontaraq) Laporan: M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID, BUTON – Setiap daerah memiliki kekhasan dan keunikan tradisi masing-masing, entah itu berdiri sendiri, ataukah tradisi yang dilekatkan pada perayaan besar agama, semisal Tradisi Posepaa, yang di kekinian generasi milenial menyingkatnya...

Buku Stephen C. Druce. (foto: ist/palontaraq) Oleh:  M. Farid W Makkulau Pengantar Februari 2017, saya ‘menciptakan’ nama Palontaraq sebagai nama website (Palontaraq.id). Pemahaman saya, lontaraq tidak hanya bisa diartikan sebagai daun lontar, tempat menulis aksara atau mencatat pada masa lampau, tetapi dapat juga dimaknai sebagai pustaka atau buku, sehingga...

Selamat Datang Ramadan (foto: ist*/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Suatu kesyukuran dapat berjumpa dan menjumpai lagi Bulan Suci Ramadan. Kesyukuran yang harus diaplikasikan, bukan hanya dengan meningkatkan dan mempertebal keimanan serta memperbanyak amaliah kebaikan, tetapi juga dengan kembali merajut tali silaturrahim dengan keluarga, teman, sahabat, dan handai...

Istana Kedatuan Luwu (foto: ist/palontaraq) Oleh: Aswar Hasan, Akademisi UNHAS Saya sungguh terkejut sekaligus terharu mendengar ungkapan yang begitu indah, terlontar dari pidato sambutan Bupati Luwu, Basmin Mattayang pada acara Wisuda Sarjana Universitas Andi Djemma (Unanda) di Gedung Saodenrae, Palopo, Sabtu, 4 Mei 2019. Bupati Basmin Mattayang menyatakan, bahwa orang...