Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Angngaru’. (foto: ist/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya: Janji dan Sumpah Setia Mengangkat Raja PALONTARAQ.ID – PADA Setiap perayaan hari jadi suatu kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel), selalu saja “Aru” atau prosesi “Angngaru” ditempatkan sebagai bagian tak terpisahkan dari upacara penyambutan tamu, entah itu...

Film bermuatan lokal Budaya Makassar, Silariang. (foto: ist/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Related Post:  Menelisik Cinta Anak Makassar dalam Film Silariang PALONTARAQ.ID – Ada yang sudah mengetahui sebelumnya apa yang dimaksudkan dengan “Annyala”? Dalam kosakata Bahasa Makassar, Annyala diartikan bersalah, melakukan kesalahan, atau kebersalahan. Kesalahan...

Siajing – Bugis. (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu Related Post:  Bija PALONTARAQ.ID – Jika “sompunglolo” dipahami sebagai simpul ikatan kekerabatan, “siajing” adalah titik pusat garis lingkar yang mengikat suatu kumpulan persekutuan hidup sebagai suatu keluarga. Titik pusat itu disebutnya “jing”, yakni...

Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid. (foto: ist/palontaraq) – Tak Ubah Fungsi Ditjen Kebudayaan Laporan: Etta Adil Tulisan sebelumnya: Inilah 10 Objek Pemajuan Kebudayaan PALONTARAQ.ID – Struktur dan nomenklatur layanan kebudayaan sebagaimana tertuang dalam Permendikbud No 45 Tahun 2019 tentang Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berubah. Sejumlah...

Ma’raga. (foto: rudi_amrullah/*) Oleh: M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya:  Tradisi Posepaa, Tendangan Hari Raya (THR) di Wakatobi PALONTARAQ.ID – Ma’raga atau Makraga adalah salah satu karya budaya dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada Tahun 2016 untuk kategori Keterampilan dan Kemahiran...

Kantor Kelurahan Tamalanrea. (foto: ist/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya:  Lirik dan Arti Lagu Makassar “Naloko Nakku” PALONTARAQ.ID – Banyak sekali tempat atau daerah yang disebut dengan penamaan lokal berdasar Bahasa asli dan kearifan lokal masyarakat setempat. Sebut saja di Kota Makassar, dan kabupaten lain di sekitarnya. Pun...

Menanti kedatangan Rombongan Pengantin dalam Prosesi Perkawinan Adat Bugis-Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu Tulisan sebelumnya: Timbang Rasa PALONTARAQ.ID – Tulisan ini merupakan goresan Hikmah Jum’at berkah kepada anak-anakku. “Engkatu bokong temmawari riyaseng saromasE, Ana'” (ada bekal yang takkan pernah menjadi...

Silakan timbang rasa dengan siapa kita bersama, dan tentang siapa yang dicerita? (foto: mfaridwm/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu Tulisan sebelumnya: Tau Ugi PALONTARAQ.ID – “Taissengmuaga riyasengngE assilEwangeng pEnedding, ana’ ?” (tahukah anda yang dimaksud timbang rasa, nak ?”), tanya ayahku ketika itu. “DE’ uwissengngi,...

Penulis (ditengah) bersama Para Mahasiswa. (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu Related Post:  Menyoal Nama dalam Budaya Bugis makassar PALONTARAQ.ID – Anak-anakku para Mahasiswa (i) jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Semester l, Universitas Muhammadiyah Parepare TA 2019-2020. Hari ini adalah kuliah penutup dari seluruh rangkaian diskusi kita tentang...

Ilustrated by: ist/palontaraq Oleh: La Oddang Tosessungriu Tulisan sebelumnya: Kurru Sumange’ PALONTARAQ.ID – Inilah kata yang kerap diucapkan Ibunda kami.. serta ibunya bunda serta ibunya lagi dari segala lapis jaman. Ia adalah mata rantai kasih yang mempertautkan solidaritas kemanusiaan (pessE) sejak dari pesisir Malili, melintasi pegunungan Verbeck hingga...