Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Istana Kedatuan Luwu. (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – Bahwa kata “To” adalah berarti “orang” bagi segenap suku di Sulawesi Selatan. Jauh diujung selatan, yakni Selayar hingga Tanjung Bira, Ara sampai Kajang, penutur bahasa “konjo” tatkala menyebut “To”, maka itu berarti “orang”. Terkhusus pada keyakinan dan...

Halal bihalal, Tradisi saling memaafkan paska Perayaan Hari Raya besar keagamaan Islam. (foto: ist/palontaraq) Oleh: M. Farid Wajdi PALONTARAQ.ID – Pada Tahun 1948, tiga tahun setelah Indonesia Merdeka Tahun 1945, Indonesia terancam gejala disintegrasi bangsa. Para elit politik saling bertengkar, tidak mau duduk dalam satu forum. Sementara pemberontakan terjadi dimana-mana,...

Buku Stephen C. Druce. (foto: ist/palontaraq) Oleh:  M. Farid W Makkulau Pengantar Februari 2017, saya ‘menciptakan’ nama Palontaraq sebagai nama website (Palontaraq.id). Pemahaman saya, lontaraq tidak hanya bisa diartikan sebagai daun lontar, tempat menulis aksara atau mencatat pada masa lampau, tetapi dapat juga dimaknai sebagai pustaka atau buku, sehingga...

Ilustrasi – Zulfa binti Said Oleh: Ummu ‘Adil Pada zaman Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa aali wasallam, hiduplah seorang pemuda yang bernama Zahid, yang berumur 35 tahun, namun belum juga menikah. Dia tinggal di Suffah (teras) masjid Madinah. Ketika sedang mengasah pedangnya, tiba-tiba Rasulullah SAW datang dan mengucapkan salam. Zahid kaget dan menjawabnya...

Ilustrasi – Jihad di Bulan suci Ramadhan   Oleh: M. Farid Wajdi, S.H.i, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Bulan Ramadan, adalah bulan mulia, bulan yang diagungkan dan dikhususkan, bulan puasa yang berlimpah maghfirah, rahmah dan ampunan, didalamnya juga banyak sekali sejarah Islam dan peristiwa penting yang terjadi. Pada Bulan Ramadan, tak sedikit tokoh muslim...

Dari kiri-kanan (duduk):  Raja Gowa, Mangi-Mangi Karaeng Bontonompo, Raja Bone La Mappanjoeki, dan Raja Boetoeng Laode Hamidi di Makassar, 1947. (Sumber Foto: KITLV) Oleh: M. Farid W Makkulau Kerajaan Bone merupakan salah satu kerajaan besar di semenanjung timur jazirah Sulawesi Selatan. Rajanya bergelar Arung Mangkaue’ ri Bone, yang artinya Raja yang berkedudukan...

Ilustrasi: SumberL KITLV Oleh: Prof Dr. A. Rasyid Asba, MA, Sejarawan UNHAS Abstrak Membicarakan nilai-nilai kelokalan, khususnya masalah demokrasi/ hidup berkelompok (wanua) masih dapat dikatakan belum dibuka secara bebas karena dapat mengancam integrasi nasional, khusunya kelompok politik yang masih menganut paham sentralistik pewarisan Orde Baru. Tradisi sejarah kita,...

The Buginese (photo source: KITLV/*) By:  Etta Adil THE BUGIS are ethnic groups – the most of the three main language groups and ethnicities of South Sulawesi, in the southwest Sulawesi province, the third largest island in Indonesia. Thus the author quoted from the book, “Gender pluralism: southeast Asia since early modern times.” (Michael G. Peletz,...

To Balo, Manusia Belang Di Pedalaman Barru (foto: makassarguide.com) Oleh: M. Farid W Makkulau, Pemerhati Budaya Sulsel SECARA harfiah, Dalam Bahasa Makassar, To Balo berarti “manusia belang”, to artinya orang dan balo artinya belang. Sebutan ini diperuntukkan bagi komunitas tradisional yang bermukim di sekitar pegunungan Bulu Pao yang terbentang luas melintasi...

Jenderal besar AH Nasution diapit Prabowo dan Kivlan Zein. (foto: ist/palontaraq) – Penuturan Almarhum Jenderal Besar Abdul Haris Nasution Oleh: Mangarahon Dongoran, Wartawan Senior Mendekati hari pencoblosan Pilpres 2019, Prabowo terus menerus dihantam kampanye negatif oleh lawan politik nya. Bahkan dalam kampanyenya dua hari terakhir pihak Jokowi terus menggoreng...