Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Ilustrasi – Pelantikan Pejabat Negara. (foto: ist/palontaraq) Oleh: Ahmad Ubbe Related Post: Siapa tak bisa dipegang Kepalanya, Pantas dicekik Lehernya PALONTARAQ.ID – Banyak pengajaran dan renungan leadership menurut Lontaraq orang Bugis Makassar kepada Para Pemimpin, diantaranya ialah Pesan To Meggu Maccae ri Luwuq. Berikut ini dialog antara To Meggu MacaE...

Ilustrasi – Monumen Kawali (Besi Luwu) dengan motto, “Toddopuli Temmalara.” (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – “Naiyya bessiE, engka Puengna, engkato parolana, naEkiya ulempulengngE, polEi ri langi’E appongengna, toto madEcEng natiwi”. Artinya: Sesungguhnya besi itu, memiliki pertuanan, serta ada pula pengikutnya,...

Rumah Adat Kedatuan Luwu di Palopo. (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – Salah seorang murid To Ciung To Tongeng MaccaE ri Luwu yang taraf kecendekiaannya hampir menyamai gurunya tersebut adalah La Pagala NEnE Mallomo, negarawan Kerajaan Sidenreng yang hidup dalam paruh pertama abad XVI. NEnE Mallomo yang adalah ahli hukum tata negara...

Selamat Datang Ramadan (foto: ist*/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID – Suatu kesyukuran dapat berjumpa dan menjumpai lagi Bulan Suci Ramadan. Kesyukuran yang harus diaplikasikan, bukan hanya dengan meningkatkan dan mempertebal keimanan serta memperbanyak amaliah kebaikan, tetapi juga dengan kembali merajut tali silaturrahim dengan keluarga, teman,...

Pangulu Kulu-kulu (foto: dok.pribadi La Oddang Tosessungriu) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – Hari ini Jum’at, 8 Maret 2019, saya menerima telpon dari Junjunganku Opu TopapoataE Datu Luwu XL dari Jakarta. Sejak beberapa lama ini barusan saya bangun pagi dan terberkati dengan sapaan ramah junjunganku, meski tidak bertemu muka. Seketika ini teringat perihal...

Datu Luwu XL, H. La Maradang Mackulau, SH Opu To Bau’, (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – “Puang temmatenni sulo // Ata tenriatenning sulo // Puang temmabbawampawang // Ata tenribawampawang // Puang mappatutu // Ata ripatutu // Puang teppalEo // Ata tenrilEo // Puang teggoro’ liu // Ata telliu sEpe’” (Lontara Akkarungeng...

Datu Luwu XL, H. La Maradang Mackulau, SH Opu To Bau’. (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – Seorang saudaraku bertanya, apakah kedaulatan “Sabdo Pandito Ratu” pada raja-raja di Jawa sama dengan “MakkEadani DatuE” di Sulawesi Selatan ?. Semoga catatan kecil ini dapat menjawab sekedarnya, yakni sejumput yang dapat saya mengerti...

Foto: Badik koleksi La Oddang Tosessungriu. (foto: ist/palontaraq) – Menyambut Pameran Pusaka Komunitas KARPET KUNING di Fort Rotterdam, Makassar 27-29 Juli 2018) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – Syahdan menurut kata riwayat yang dituturkan dengan takzim, pada suatu ketika bertemulah beberapa panrita besi (ahli besi) dari seluruh penjuru negeri...

Mantan Bupati Gowa, Ikhsan Yasin Limpo bersama Datu Luwu XL, H. Maradang Mackulau, SH Opu To Bau’. (foto: ist/palontaraq) Oleh: La Oddang Tosessungriu PALONTARAQ.ID – Sebagaimana diketahui bersama, bahwa “tuppu’” merupakan salahsatu pilar yang menopang “ade’” (adat). Hal mana kemudian, “tuppu’” ini lebih akrab dikenal sebagai “tumpu’”...

Kompleks Makam Arung Matoa Wajo La Mungkace To Uddamang. (foto: ist/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau KABUPATEN  Wajo adalah salah satu kabupaten dalam lingkup wilayah Propinsi Sulawesi Selatan. Di sekitar tahun 1450 di daerah ini pernah berdiri sebuah kerajaan yang dinamai Kerajaan Wajo sebagai kelanjutan dari Dinasti Cinnatobi, rajanya disebut Arung Matowa Wajo...