Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Buku “Seni Tradisional di Pangkep”. (foto: mfaridwm/palontaraq) Judul Buku : Seni Tradisional di Pangkep Penulis : M. Farid W Makkulau Kata Pengantar: H. Djamaluddin Hatibu Dicetak Oleh : Intifadah Press Cetakan : Pertama, 2015 Penerbit : Pustaka Palontaraq/Pemkab Pangkep SENI TRADISIONAL  adalah seni yang mengusung nilai dan pesan budaya dalam pertunjukannya...

Buku karya R. Anderson Sutton – “Pakkurru Sumange’-Musik, Tari, dan Politik Kebudayaan Sulawesi Selatan. (foto: ist/palontaraq)   Judul Buku           : Pakkurru Sumange’ – Musik, Tari, dan Politik Kebudayaan Sulawesi Selatan Penulis                  : R Anderson Sutton Judul Asli             : Calling Back...

Idris atau Daeng Diri. (foto: mfaridwm) Namanya Idris, familiar dipanggil Diri’ atau Daeng Diri’, seorang pemusik tradisional yang penulis temu-kenali setahun yang lalu. Sekilas berhadapan dengan Daeng Diri’, siapapun akan merasa iba karena keterbatasan penglihatannya. Namun saat diperdengarkan kepiawaiannya memainkan beberapa alat musik tradisional maka rasa kasihan...

Patahuddin dengan dua alat musik Mandali buatannya (foto: mfaridwm) Tak banyak orang yang bisa memainkan alat musik tradisional Mandali’. Alat musik petik ini lazim juga disebut Mandoling, merupakan alat musik khas Bugis Makassar yang masih lestari dan dimainkan di daerah Pangkep. Meski terancam punah karena umumnya masyarakat saat ini, khususnya generasi mudanya lebih...

Daeng Ramli (foto: mfaridwm) Nama Ramli Nurdin atau yang akrab disapa “Daeng Ramli” di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, khususnya di Jagong, daerah tempat tinggalnya tidak banyak dikenal orang sebagai salah seorang pelestari musik tradisional, bahkan namanya sama sekali tidak dikenal Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat. Mengapa? Jawabnya tentu karena...

Daeng Hasa (ditengah), foto by: badauni KALAU ditanya, siapa sosok yang paling berjasa mengenalkan alat musik Mandali dan cara memainkannya kepada penulis maka orang itu adalah Daeng Hasa (63). “Resapi ….. Hayati ….. kemudian biarkan jarimu menari diatas mandali,” begitu ujarnya dalam bahasa makassar yang kental. Warga Biraeng Kecamatan Minasatene Kabupaten...