Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

SETIAP  orang memiliki alasan yang berbeda-beda untuk menulis, seperti halnya setiap orang punya alasan yang berbeda untuk tidak menulis. Bagi sebagian besar orang, menulis hanya diperlukan untuk memenuhi tuntutan tugas, baik tugas sekolah maupun tugas kuliah, begitupun tugas kantor atau pekerjaan. Meski begitu, tak sedikit pula menjadikan menulis sebagai suatu kebutuhan,...

Blitzkrieg relies on the close collaboration between infantry and the Panzer rigid train. Here, the infantry used a panzer to take refuge in the upward attack of Ukraine in September 1941. (foto: ist/wikipedia) Many paths can be taken so that the writings or opinions contained in the newspaper or magazine media. Certainly the main consideration of a mainstream media editor...

Buya Hamka (sumber foto: pantura) Siapa yang tidak mengenal Buya Hamka. Beberapa waktu lalu di banyak Teater 21 sedang diputar film besutan sutradara Hanny R. Saputra, “Dibawah Lindungan Ka’bah” yang dibintangi Herjunot Ali dan Laudia Cynthia Bella, judul sama yang diangkat dari roman karya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (disingkat HAMKA). Beliau lahir di Kampung...

Ikatlah ilmu dengan menulis. (foto: ist/palontaraq) Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis maka ia akan hilang dalam masyarakat dan sejarah. Demikian kata Pramoedya Ananta Toer. Menulis sama dengan bekerja untuk keabadian. Usia pemikiran bisa lebih panjang dari umur penulisnya selama pemikiran itu telah dituliskan di ruang ingatan publik, baik...

Tulislah Apa yang Kamu Sukai, dengan referensi yang sudah ada dalam alam pikiranmu. (foto: adil/doc.palontaraq) Tulisan Terkait: Menulis sebagai Interaksi Sosial Menulis: Kebutuhan untuk Berkembang Saya Menulis, maka Saya (Masih) Ada! SEBENARNYA  tidak ada tips terbaik dalam menulis selain segera mengambil pulpen dan kertas lalu tuliskan apa saja yang terbersit dalam...

Mewariskan Tradisi Bercerita. (foto: ist/palontaraq) Tulisan Sebelumnya: Tradisi Lisan: Berlomba dengan Kematian (1) Hal mendasar dari Tradisi lisan (Oral Tradition) adalah cerita rakyat yang diungkapkan melalui lisan dan dikembangkan secara turun temurun, namun si pelisan tidak menyaksikan atau bukan pelaku peristiwa. Hal ini berbeda dengan sejarah lisan dimana si penutur...

Palontaraq Goes To Schools di SMA Negeri 11 (SMADA) Pangkajene-Pangkep. (foto: ist) Komunitas Palontaraq sebagai komunitas yang concern dalam pengembangan budaya literasi aktif masuk ke berbagai sekolah memberikan pengajaran tentang bagaimana menulis dan membaca dengan baik. Literasi adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan memahami aksara dengan baik, dengan cara menulis...

Pilihlah Buku yang menarik dan paling diminati untuk dibedah. (foto: mfaridwm) KEGIATAN Bedah Buku atau Diskusi Buku merupakan salah satu cara efektif menyampaikan pemikiran penulis atau pengarang buku. Ide penyelenggaraannya bisa datang dari komunitas pencinta buku, pelajar atau mahasiswa, organisasi di kampus atau luar kampus, penerbit atau bahkan dari penulisnya sendiri.Bedah...

Menulis bisa dimana saja dan kapan saja. (foto: archut) Tulisan Sebelumnya: Dari ‘Creative Thinking’ ke ‘Creative Writing’ (1) BERPIKIR Analogi (comparative thinking) merupakan salah satu ciri yang menonjol dari orang yang senang berpikir kreatif. Berpikir kreatif (Creative Thinking) haruslah memenuhi tiga syarat. Pertama, melibatkan respons atau...

Menulis Kreatif diperlukan untuk tetap bersemangat mengasah produktifitas. (foto: mfaridwm) “Orang mengagumi, membesarkan dan menghargai innovator macam apapun, tetapi juga mengabaikan, memasung dan menghambat mereka yang terlalu inovatif atau bila gagasan bertentangan dengan tradisi dan pendapat yang diterima banyak orang”. (Morton Hunt, 1982). Tulisan Sebelumnya:...