Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Yang benar: khazanah, bukan: khasanah. (foto: ist/palontaraq) Oleh:  Muhammad Farid Wajdi KATA khazanah berasal dari bahasa Arab, dan sudah diserap masuk dalam Bahasa Indonesia.  Dalam bahasa asalnya, kata itu mengandung huruf zain (ز), sehingga sesuai dengan aturan pengindonesiaan kata atau istilah asing (dalam hal ini bahasa Arab), huruf zain dalam bahasa Arab menjadi...

Mengkritik atau mengeritik? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang dimaksud dengan konsonan ialah: konsonan/kon·so·nan/ n Ling 1 bunyi bahasa yang dihasilkan dengan menghambat aliran udara pada salah satu tempat di saluran suara di atas glotis; 2 bunyi bahasa yang dapat berada pada tepi suku kata dan tidak sebagai inti suku kata; 3 fonem yang mewakili suatu...

“Autodidak”, berlatih dan mendapatkan keahlian tanpa guru. (foto: ist/palontaraq) Oleh:  Muhammad Farid Wajdi BANYAK  penulis yang masih sering salah dalam menuliskan kata “Otodidak” yang seharusnya “Autodidak”, di sisi lain, ada pula yang sebaliknya, menuliskan kata “Automatis” yang seharusnya “otomatis”. Kesalahan...

Mana yang benar “antar” atau “hantar”, mengantar kiriman barang atau menghantar kiriman barang? (foto: ist/palontaraq) Oleh: Muhammad Farid Wajdi BANYAK  sekali kosakata dalam Bahasa Indonesia, yang sepintas pengucapan dan penulisan kata itu mirip, bahkan terkadang hanya beda satu huruf di depan atau di belakangnya.  Salah satu contohnya adalah...

(Foto: Azmiry/tek.id) Oleh:  Muhammad Farid Wajdi ADALAH KH. Ma’ruf Amin membuat geger jagad perpolitikan tanah air pasca debat Cawapres, antara dirinya sebagai Capwapres 01 dengan Cawapres 02 Sandiaga Salahuddin Uno, beberapa waktu lalu, khususnya terkait pemakaian istilah “Infrastuktur Langit” yang diucapkan kyai sepuh tersebut. Apa sebenarnya yang...

Kopi beda rasa. (foto: youtube) Oleh:  Muhammad Farid Wajdi MEMAKNAI  kata “rasa” dalam Bahasa Indonesia ternyata akan membawa kita pada keganjilan dalam pengucapannya, pada kata merasa, terasa dan serasa.  Pasalnya, kata “rasa”  memiliki pemaknaan “logika” yang tidak terserap secara utuh dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). “Rasa” artinya:...

Yang manakah yang dimaksud membonceng dan pembonceng? (sumber foto: bellisuma.blogspot.com) Oleh:  Muhammad Farid Wajdi PEMAHAMAN  umum tentang kata “ Membonceng” dengan kata dasar “bonceng” ini seringkali hanya dikaitkan dengan pemakaian kendaraan roda dua secara bersama-sama. Pengendara motor atau sepeda yang duduk di depan seringkali disebut membonceng, sedang...