BerandaSejarah LokalPalontaraq ajak Studi Wisata Sejarah Sulsel

Palontaraq ajak Studi Wisata Sejarah Sulsel

Laporan:  M. Farid W Makkulau

Tulisan sebelumnya:  Mau Studi Wisata Sejarah Makassar, Baca Dulu Ini!

PALONTARAQ.ID –  Komunitas Palontaraq sebagai komunitas yang mengembangkan literasi budaya dan sejarah mengajak para pelajar SMP dan SMA di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk lebih mengakrabi sejarah daerahnya, dengan mendampinginya dalam Studi Wisata Sejarah.

Uji coba Studi Wisata Sejarah Sulsel ini telah dilakukan pada pelajar/santriwati Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep sebanyak tiga kali, di Kota Makassar dengan destinasi Museum Kota Makassar, Fort Rotterdam, dan Taman Tokoh Sejarah (Samping Masjid Amirul Mukminin/Pantai Losari).

Wisata Sejarah ke Museum Kota Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Wisata Sejarah ke Museum Kota Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Di depan Fort Rotterdam. (foto: ist/palontaraq)
Di depan Fort Rotterdam. (foto: ist/palontaraq)
Di Fort Rotterdam. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Di Fort Rotterdam. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Di Anjungan Pantai Losari. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Di Anjungan Pantai Losari. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Gowa dengan destinasi Museum Karaeng Pattingaloang, Benteng Sombaopu, Masjid Agung Syekh Yusuf, Kompleks Makam Raja-raja Gowa/Makassar, Masjid Katangka, Masjid/Makam Syekh Yusuf Tuanta Salamaka.

Lihat pula: Santri Putri IMMIM Studi Wisata Sejarah ke Makassar-Gowa

Insya Allah, dengan narasi dan pendampingan yang baik, para siswa/pelajar/santri telah dapat memahami gambaran singkat Sejarah Sulawesi Selatan dengan tokoh-tokohnya dari Studi Wisata Sejarah ini.

Masjid Amirul Mukminin dan Patung Sultan Hasanuddin di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Salah satu spot foto yang menarik, Masjid Amirul Mukminin dan Patung Sultan Hasanuddin di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Studi Wisata Sejarah ke Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq)
Studi Wisata Sejarah ke Kompleks Makam Raja-raja Gowa_Makassar (foto: ist/palontaraq)

Tak hanya dari buku, Para Pelajar/santri juga mesti melihat langsung situs, bangunan bersejarah, dan artefak peninggalan sejarah lainnya. Karena itu sangat penting bagi para pelajar itu untuk mengunjungi museum, benteng, dan makam tokoh sejarah.

Para Pelajar dapat mempertanyakan sendiri bagaimana narasi sejarah yang pernah terjadi di lokasi kunjungan, siapa dan bagaimana peran tokoh-tokoh sejarah itu, dan akhirnya merasakan sendiri atmosfer perubahan ruang dan waktu itu dalam dimensi dan pembelajaran sejarah yang ditunjukkannya.

Lihat pula: Yuk, Belajar di Museum

Berikut ini pembelajaran sejarah dan pendampingan yang diberikan dalam Studi Wisata Sejarah sesuai dengan destinasinya, baik destinasi yang ada di Kota Makassar maupun yang berada dalam wilayah Kabupaten Gowa, yaitu:

Studi Wisata Sejarah ke Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq)
Studi Wisata Sejarah ke Museum Kota Makassar  (foto: ist/palontaraq)
Mengenalkan Arung Palakka, Tokoh utama dalam Perang Makassar. (foto: ist/palontaraq)
Mengenalkan Arung Palakka, Tokoh utama dalam Perang Makassar. (foto: ist/palontaraq)
Narasi tentang Walikota Makassar. (foto: ist/palontaraq)
Potret dan Narasi tentang Walikota Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Lihat pula:  Menengok Koleksi Museum Kota Makassar

1. Museum Kota Makassar

  • Penjelasan tentang Gedung dan Lambang Museum Kota Makassar;
  • Penjelasan tentang Periodisasi Sejarah Kota Makassar;
  • Penjelasan tentang Profil: Sultan Hasanuddin, Arung Palakka, dan Cornelis Speelman dan perannya dalam Perang Makassar serta dampaknya pasca Perjanjian Bungaya.
  • Penjelasan tentang Sejarah dan Perkembangan Pemerintahan Kota Makassar (Pada saat menunjukkan Profil Walikota Makassar dari tahun ke tahun, dan penjelasan yang lebih spesifik tentang Walikota Makassar HM Dg Patompo).
  • dan lain-lain penjelasan yang dianggap perlu, sesuai juga dengan apa yang dipertanyakan siswa/pelajar.
Pintu gerbang Fort Rotterdam. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Pintu gerbang Fort Rotterdam. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Memberi penjelasan tentang Benteng dan bagian-bagian bangunannya. (foto: ist/palontaraq)
Memberi penjelasan tentang Benteng dan bagian-bagian bangunannya. (foto: ist/palontaraq)
Museum La Galigo dalam Kompleks Fort Rotterdam. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Museum La Galigo dalam Kompleks Fort Rotterdam. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Lihat pula: Menelusuri Sejarah Makassar di Fort Rotterdam

2. Fort Rotterdam (Benteng Ujungpandang)

  • Penjelasan tentang Bangunan Fort Rotterdam dan bagian-bagian Bangunannya;
  • Penjelasan tentang La Galigo, Museum La Galigo, dan koleksi/isi Museum;
  • Penjelasan (lanjutan) tentang Profil: Sultan Hasanuddin, Arung Palakka, dan Cornelis Speelman dan perannya dalam Perang Makassar serta dampaknya pasca Perjanjian Bungaya.
  • Penjelasan tentang Sejarah Pangeran Diponegoro (Pada saat menunjukkan Ruang Tahanan Pangeran Diponegoro);
  • dan lain-lain penjelasan yang dianggap perlu, sesuai juga dengan apa yang dipertanyakan siswa/pelajar.

Lihat pula: Riwayat Raja Bone (15): La Tenri Tatta Arung Palakka

Arung Palakka. (foto: ist/palontaraq)
Patung setengah badan Arung Palakka di Taman Pantai Losari, samping Masjid Amirul Mukminin. (foto: ist/palontaraq)
Patung setengah badan Arung Palakka di Taman Pantai Losari, samping Masjid Amirul Mukminin. (foto: ist/palontaraq)
Patung setengah badan A. Pangerang Pettarani di Taman Pantai Losari, samping Masjid Amirul Mukminin. (foto: ist/palontaraq)
Salah satu spot foto yang menarik - Masjid Amirul Mukminin, Patung Syekh Yusuf, dan Masjid 99 Kubah di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Salah satu spot foto yang menarik – Di depan Patung Syekh Yusuf, dengan latar belakang Masjid Amirul Mukminin dan Masjid 99 Kubah di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar. (foto: mfaridwm/palontaraq)

3. Taman Tokoh Sejarah (Pantai/Tanjung Losari)

  • Penjelasan tentang Pantai Losari (dulu dan kini);
  • Penjelasan tentang Tokoh-tokoh Sejarah yang ada patung setengah badannya di samping Masjid Amirul Mukminin;
  • dan lain-lain penjelasan yang dianggap perlu, sesuai juga dengan apa yang dipertanyakan siswa/pelajar.
Baruga Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Baruga Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Museum Karaeng Pattingaloang. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Museum Karaeng Pattingaloang. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Lihat pula: Kecendekiawanan Pattingaloang: Malu (Aku) Mengetahuinya

4. Museum Karaeng Pattingaloang (dalam Kompleks Benteng Sombaopu)

  • Penjelasan tentang Profil Karaeng Pattingaloang;
  • Penjelasan tentang Bangunan Museum Karaeng Pattingaloang dan Koleksi-koleksinya;
  • dan lain-lain penjelasan yang dianggap perlu, sesuai juga dengan apa yang dipertanyakan siswa/pelajar.
Di Benteng Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Di Benteng Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Penulis di sisi Benteng Sombaopu. (foto: ist/palontaraq)
Di Benteng Sombaopu. (foto: ist/palontaraq)
Foto bersama di Kompleks Benteng Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Foto bersama di Kompleks Benteng Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Di Benteng Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Foto bersama di Benteng Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Lihat pula: Wisata Sejarah ke Benteng Sombaopu

5.  Benteng Sombaopu (Bekas Reruntuhan Benteng Sombaopu)

  • Penjelasan tentang Benteng Sombaopu (Bekas Reruntuhan Benteng Sombaopu)
  • Penjelasan tentang Raja Gowa IX, Karaeng Tumapakrisika Kallonna, Raja Gowa yang memulai modernisasi Kerajaan Gowa (Makassar). Benteng dan Pelabuhan Sombaopu dibangun di masa kekuasaannya.
  • dan lain-lain penjelasan yang dianggap perlu, sesuai juga dengan apa yang dipertanyakan siswa/pelajar.
Kompleks Makam Sultan Hasanuddin. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Kompleks Makam Sultan Hasanuddin. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Kompleks Makam Sultan Hasanuddin. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Kompleks Makam Sultan Hasanuddin. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Kompleks Makam Sultan Hasanuddin. (foto: ist/palontaraq)
Kompleks Makam Sultan Hasanuddin. (foto: ist/palontaraq)
Kompleks Makam Sultan Hasanuddin. (foto: ist/palontaraq)
Kompleks Makam Sultan Hasanuddin. (foto: ist/palontaraq)

Lihat pula:  Mengakrabi Sejarah Sultan Hasanuddin

6. Kompleks Makam Sultan Hasanuddin/Raja-raja Gowa-Talloq (Kerajaan Makassar)

  • Penjelasan tentang Daerah Pallantikan, dan Kompleks/Bangunan Makam;
  • Penjelasan (lanjutan) tentang Profil Sultan Hasanuddin;
  • Penjelasan tentang Profil Raja-raja Makassar yang ada makamnya dalam kompleks Makam Raja tersebut;
  • Penjelasan tentang Sejarah dan Perkembangan Kerajaan Gowa-Tallo (Kerajaan Makassar);
  • Penjelasan tentang Sudang (Sudanga), senjata pusaka Kerajaan Gowa;
  • dan lain-lain penjelasan yang dianggap perlu, sesuai juga dengan apa yang dipertanyakan siswa/pelajar.
Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq)
Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq)
Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq)
Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq)
Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq)
Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq)

7.  Kompleks Makam/Masjid ‘Al-Hilal Tua’ Katangka

  • Penjelasan tentang Makam dan Masjid Katangka
  • Penjelasan tentang Periodisasi Sejarah Masuknya Islam di Gowa/Makassar;
  • dan lain-lain penjelasan yang dianggap perlu, sesuai juga dengan apa yang dipertanyakan siswa/pelajar.
Makam Syekh Yusuf di Kobbang, Gowa. (foto: ist/palontaraq)
Makam Syekh Yusuf di Kobbang, Gowa. (foto: ist/palontaraq)
Penulis dengan latar belakang Potret/Lukisan Syaikh Yusuf al-Maqassari di Museum Kota Makassar. (foto: ist/palontaraq)
Penulis dengan latar belakang Potret/Lukisan Syaikh Yusuf al-Maqassari di Museum Kota Makassar. (foto: ist/palontaraq)

Lihat pula: Mencari Pustaka tentang Syekh Yusuf al-Maqassary

8.  Kompleks Makam/Masjid Syekh Yusuf ‘Tuanta Salamaka’ al-Maqassary

  • Penjelasan tentang Profil Syekh Yusuf ‘Tuanta Salamaka’ al-Maqassary
  • Penjelasan tentang Keilmuan, Dakwah, dan Perjuangan Syekh Yusuf.
  • Penjelasan tentang Makam Syekh Yusuf di Kobbang, Gowa.
  • dan lain-lain penjelasan yang dianggap perlu, sesuai juga dengan apa yang dipertanyakan siswa/pelajar.
Dokumentasi Kegiatan Studi Wisata Sejarah dalam bentuk video. (foto: ist/palontaraq)
Dokumentasi Kegiatan Studi Wisata Sejarah dalam bentuk video. (foto: ist/palontaraq)
Di depan Fort Rotterdam. (foto: ist/palontaraq)
Foto bersama di depan Fort Rotterdam. (foto: ist/palontaraq)

Para siswa/pelajar tetap diberikan jeda waktu untuk berswafoto dan pendamping dari Komunitas Palontaraq mengabadikan kunjungan Studi Wisata Sejarahnya dalam bentuk foto bersama atau merekamnya dalam bentuk video.

Untuk jadwal makan siang dan shalatnya disesuaikan dengan kondisi perjalanan, beberapa pilihan yang dilakukan selama ini adalah makan siang dan shalat dhuhur (Jama’ dengan Shalat Ashar) di Pantai Losari, atau Shalat Dhuhur di Masjid Cheng Hoo dan makan siangnya di kompleks Benteng Sombaopu, bisa dilanjutkan dengan Shalat Ashar di Masjid Katangka atau Masjid Syekh Yusuf.

Demikianlah Komunitas Palontaraq dengan Studi Wisata Sejarah sebagai salah satu kegiatannya, bagi Sekolah/Pondok Pesantren yang ingin melakukan Studi Wisata Sejarah bersama Komunitas Palontaraq dapat menghubungi: palontaraq@gmail.com atau via WA: 081257328077

Tabe’ Salamaki tapada Salama’. (*)

 

 

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT