Oleh: M. Farid W Makkulau
Tulisan sebelumnya: Bercermin dari Sejarah
PALONTARAQ.ID – Untuk mengenal dan mengakrabkan diri dengan Sejarah Kota Makassar, salah satu kegiatan yang bisa dilaksanakan adalah jalan-jalan ke Bangunan Bersejarah, sebut saja namanya jappa-jappa, traveling atau city tour.
Saat ini banyak sekali sekolah, lembaga atau komunitas yang melakukan pengenalan bangunan bersejarah atau studi wisata sejarah sebagai salah satu bentuk kegiatan pembelajaran mengenal Sejarah Makassar.
Studi Wisata Sejarah pada dasarnya bertujuan mengakrabkan diri dengan sejarah sambil berwisata, termasuk mengenal kebudayaan masyarakat di masa lampau, warisan peradaban dan legacy yang ditinggalkan, jejak dan artefak sejarah yang bisa dipelajari, begitu pula dengan tokoh sejarah serta kearifan lokalnya.



Lihat pula: Santri Putri IMMIM Studi Wisata Sejarah ke Makassar-Gowa


Untuk mendapatkan pembelajaran sejarah yang komprehensif, berikut ini beberapa destinasi yang penulis rekomendasikan untuk dikunjungi, yaitu:
1. Museum Kota Makassar (Klik DISINI)



2. Museum La Galigo/Fort Rotterdam

3. Gedung Kesenian Makassar (Societet de’ Harmonie)


4. Gedung RRI

5. Gedung Balaikota

6. Gereja Immanuel (Klik DISINI)

7. Vihara Ibu Agung Bahari (Klik DISINI)

9. Taman Tokoh Sejarah di Pantai Losari (Samping Masjid Amirul Mukminin)


10. Museum Pattingaloang/Benteng Sombaopu (Lihat pula: Karaeng Pattingaloang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional)

11. Makam Syekh Yusuf

12. Makam Raja-raja Gowa



13. Masjid Katangka


Tak mudah menghubungkan sejarah antara satu bangunan/benteng/makam peninggalan sejarah dengan bangunan bersejarah lainnya, kecuali sedikit yang memahaminya.
Terkait hal tersebut, berikut ini penulis juga menyarankan agar setiap guru dan akademisi, pendamping studi wisata sejarah agar memperbanyak referensi bacaan tentang jalannya Sejarah Sulawesi Selatan, khususnya Sejarah Kerajaan Gowa-Talloq.
Begitu pula pemahaman yang baik tentang Latar belakang Sejarah Perang Makassar dan lahirnya Perjanjian Bungaya, Sejarah Masuknya Islam di Sulawesi Selatan, Sejarah Melayu dan Tionghoa di Makassar, Sejarah Pemerintahan Hindia Belanda dan kekaraengan serta Perkembangan Kota Makassar itu sendiri.
Hal yang tak kalah pentingnya, tentunya adalah pemahaman yang baik terkait Tokoh-tokoh Sejarah yang paling banyak ditemukan siswa/mahasiswa dalam Studi Wisata Sejarah, diantaranya ialah Sultan Hasanuddin, Arung Palakka, Sultan Alauddin, Karaeng Pattingaloang, Syekh Yusuf al-Maqassary, Cornelis Speelman, dan lain sebagainya.

Mengakrabi Sejarah Sultan Hasanuddin
Arung Palakka, Inspirasi Perjuangan Rakyat Bone
Kecendekiawanan Pattingaloang: Malu (Aku) Mengetahuinya
Mencari Pustaka tentang Syekh Yusuf al-Maqassary
Pertanyaan yang seakan terlupakan, dilupakan, dan banyak guru/dosen Sejarah adalah terkait Apa dan bagaimana itu La Galigo, serta siapa itu Sawerigading. Menggelitik, namun penuh selidik. Faktanya, memang hanya sedikit orang yang memahami dengan baik tentang La Galigo dengan tokoh utamanya Sawerigading.

Baik siswa dan mahasiswa maupun guru dan dosen Sejarah, ataupun siapapun peminat studi sejarah, hendaknya dapat memahamkan dengan baik fragmen pemahaman sejarah dari tiap destinasi wisata sejarah dengan banyak membaca buku/literatur sejarah yang ada.
Sebagai masukan dan bahan sederhana, sebaiknya dibuka dan dibaca ulasan dalam link-link berikut ini. Tulisan (link tulisan) tersebut hasil kunjungan dan pemahaman penulis sebagai peminat dan penikmat Studi Sejarah.
Asal Usul Perubahan Nama Makassar dan Ujungpandang (1)
Asal Usul Perubahan Nama Makassar dan Ujungpandang (2)
Menelusuri Sejarah Makassar di Fort Rotterdam
Wisata Sejarah ke Benteng Sombaopu
Untuk lebih memerkaya wawasan kesejarahan dalam Studi Wisata Sejarah, penulis juga merekomendasikan untuk membaca link tulisan berikut ini, tulisan dari Budayawan La Oddang Tosessungriu, Sejarawan Suriadi Mappangara dan Pakar Hukum Internasional S.M. Noor.
Bugis Makassar dalam Lintasan Sejarah
Perang Makassar – Studi Modern Awal Kebiasaan dalam Hukum Perang
Demikian, Semoga bermanfaat adanya. Salamaki Tapada Salamaq’. (*)
(* M. Farid W Makkulau, Peminat dan Penikmat Studi Sejarah. Menulis Buku, Sejarah dan Kebudayaan Pangkep, Sejarah Kekaraengan di Pangkep, dan Biografi beberapa tokoh Sejarah. Saat ini lagi menyusun buku “Sejarah Islam di Kota Makassar”.




[…] Selengkapnya lihat disini: Mau Studi Wisata Sejarah Makassar, Baca Dulu ini! […]
[…] Masjid Katangka/Kompleks Makam Raja-raja Gowa-Tallo; Lihat disini: Mau Studi Wisata Sejarah Makassar, Baca Dulu ini! […]