Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Penulis bersama beberapa pelajar/siswi di depan Masjid Amirul Mukminin. (foto: ist/palontaraq) Tulisan sebelumnya: Sajak Anak Jalanan Menulis Peradaban Karya: Etta Adil   Kisahkanlah padaku tentang masa yang telah kau lalui Ingatan cerita yang harusnya kau tulis Berita penting yang harusnya termuat di media Tentang fakta dan hasil wawancaramu yang harusnya terpublikasi   Sampaikanlah...

Sulapa Appa atau Sulapa EppaE dalam Aksara Lontaraq. (foto: ist/palontaraq)   Tulisan sebelumnya:  Gecong Raja Oleh: La Oddang Tosessungriu   “Ta” diatasnya “Ma”, Kubaca ia “Sa” “SEuwwa” adalah panjinya, Yakni Penyatuan antara Tuhan ..dan hamba-Nya “Sulapa’ Eppa'” demikian itu wujudnya, “Tau”...

Penyair Taufik Ismail (foto: ist/palontaraq) Related Post:  Indonesia Tanah Sajadah Oleh:  Taufiq Ismail Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok, Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawai merokok, di kabinet menteri merokok, di reses parlemen anggota DPR merokok, Di...

foto: dok.pribadi La Oddang Tosessungriu   Tulisan sebelumnya:  De’de Toasi Oleh: La Oddang Tosessungriu   Pada tapal batas dua negeri, Engkau dilahirkan.. Atiraja konon engkau dinyanyikan, Tatkala malam dijenguk purnama.. Tumbukan lesung bertalu, ..ditingkahi dengungan gongratu, Mengiringi liukan tarian para bissu ri langi, Sang PanrE DEwata menempa ragamu, Penyatuan...

Indahnya persaudaraan saat di Wamena, Papua. (foto: dok.pribadi FH/*) Related Post:  Papua, Ini Tanyaku? Air Mata untuk Wamena Oleh: Fahri Hamzah Wamena, aku berdoa untukmu… Peluklah kembali saudara.. Jangan ada luka dan airmata.. Wamena.. aku pernah menyeruput kopi di rumahmu.. Menyantap papeda… Dan menghirup udara segar di kaki Jayawijaya… bahkan...

Fadly Zon baca puisi “Sajak Sepatu Kotor”. (foto: ist/palontaraq) Related Post:  Sajak Sang Penista Sajak Sepatu Kotor Karya: Fadly Zon sepasang sepatu penuh tanah, debu dan kotoran kau pamerkan di tengah kebakaran ketika orang-orang tersiksa pengap udara sesak bau menyengat rakyat makin sekarat melahap asap sepasang sepatu kotor monumen kerja rezim teledor di...

Rusuh dan pembakaran fasilitas publik di Manokwari. (sumber foto: jawapos) Related Post:  Sajak Anak Jalanan   Papua, Ini Tanyaku? Karya: Shaifuddin Bahrum   Ketika… Aceh diluluhlantahkan gelombang Tsunami… Mayat-mayat bergelimpangan, Kampung jadi hilang dukaku begitu dalam… Lombok dan Palu diguncang gempa dan tsunami… kampung terkubur...

Indonesia Tanah Sajadah. (foto: ist/palontaraq) Oleh: D. Zawawi Imron   Sebelum kita lahir ke dunia ini Rahmat Allah telah menjelma di air susu dada ibu Lalu kita diturunkan pada sebidang tanah dan air Yang membentang dari Aceh sampai Papua Itulah Indonesia Yang gunungnya biru berselendang awan Ada hamparan padi menguning keemasan Diatasnya burung-burung kecil yang...

Ilustrasi – Merayakan Kemerdekaan Sajak Erwan Juhara   Masih tercium bau amis darah para Martir bangsa Membentang sepanjang gerak nusa Tjut Nyak Dien hingga Martina Tiahahu Di Jawadwipa, jantung Nusantara amis darah itu membuncah Laksana pupuk semangat para patriotis negeri zamrud Menegakkan merah putih niat dalam dada hina inlander Mengibarkan merah putih kain...

Merayakan Kemerdekaan (Ilustrasi) Jangan Teriak Merdeka, Malu Kita Karya: Ahmad Sastra Negeri ini masih dicekik ribuan triliun hutang berbunga haram Jika negeri ini telah mampu melunasi hutang itu Silahkan teriak merdeka ! Jika belum mampu, lebih baik diam dan berfikir Malu kita ! Banyak anak negeri yang hanya jadi babu di negeri orang Mereka, seringkali disiksa dan dianiaya Jika...