Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Penulis ditengah para pelajar menjelaskan Sejarah Arung Palakka di Museum Kota Makassar. (foto: andiadil/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya:  Mengakrabi Sejarah Sultan Hasanuddin PALONTARAQ.ID – Siapa yang tidak kenal Arung Palakka? Tokoh sejarah fenomenal ini adalah “Sang Pembebas” bagi rakyat Bugis, khususnya Bone-Soppeng dan...

Studi Wisata Sejarah ke Kompleks Makam Raja dan Masjid Tua Katangka. (foto: ist/palontaraq) Laporan:  M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya:  Mau Studi Wisata Sejarah Makassar, Baca Dulu Ini! PALONTARAQ.ID –  Komunitas Palontaraq sebagai komunitas yang mengembangkan literasi budaya dan sejarah mengajak para pelajar SMP dan SMA di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk...

Museum Karaeng Pattingaloang dalam Kompleks Benteng Sombaopu. (foto: mfaridwm/palontaraq) Oleh: Nirwan Ahmad Arsuka Related Post:  Kecendekiawanan Pattingaloang: Malu (Aku) Mengetahuinya PALONTARAQ.ID – Hari itu, I Mangngadaccinna Daeng I Ba’le’ Sultan Mahmud Karaeng Pattingalloang , tengah berdiri menyambut angin semilir dan gemerisik ombak Makassar. Saya bayangkan,...

Kompleks Makam Sultan Hasanuddin dan Raja Gowa lainnya di Gowa. (foto: ist/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya:  Mau Studi Wisata Sejarah, Baca Dulu Ini! PALONTARAQ.ID – Kerajaan Gowa (di belakang hari lebih dikenal dengan sebutan Kerajaan Makassar, setelah penyatuan Gowa-Talloq) adalah salah satu kerajaan besar dan pernah menguasai sepertiga...

Penulis didepan Museum Kota Makassar. (foto: ist/palontaraq) Laporan: M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya:  Menelusuri Sejarah Makassar di Fort Rotterdam PALONTARAQ.ID – Tak banyak yang tahu bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memiliki Museum Kota yang merekam jejak perjalanan Kota Makassar dari sejak Abad XVII hingga era reformasi saat ini. Terima kasih...

Pusat Pemerintahan Daerah di Pangkep, Kantor Bupati Pangkep. (foto: ist/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Tulisan Sebelumnya:  Barasa’: Kerajaan yang hanya Ada dalam Narasi Tutur PALONTARAQ.ID – ‘Pocci Butta’. Istilah ini saya perkenalkan pertama kali saat menjadi pembicara pada seminar sehari ”Mencari Jejak Sejarah Kerajaan Siang”, Rabu, 28 Oktober...

Dari kiri-kanan (duduk):  Raja Gowa, Mangi-Mangi Karaeng Bontonompo, Raja Bone La Mappanjoeki, dan Raja Boetoeng Laode Hamidi di Makassar, 1947. (Sumber Foto: KITLV) Oleh: M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID – Kerajaan Bone merupakan salah satu kerajaan besar di semenanjung timur jazirah Sulawesi Selatan. Rajanya bergelar Arung Mangkaue’ ri Bone, yang artinya...

Portret van de Vorstin van Tanette met haar familie (Sumber:  COLLECTIE TROPENMUSEUM) Oleh:  M. Farid W Makkulau Tulisan Sebelumnya:  Menelisik Sejarah Kelahiran Pemerintah Kabupaten Barru KABUPATEN Barru dahulunya adalah wilayah beberapa kerajaan. Salah satunya adalah Kerajaan Tanete, yang sebelumnya bernama Pujananting kemudian menjadi Agangnionjo. Pada sekitar Abad...

Sureq Galigo. (foto: ist)   Oleh:  La Oddang Tosessungriu, Opu Matoa Cenrana Kedatuan Luwu Related Post:  La Galigo, Sutranya Sastra PALONTARAQ.ID – INILAH  sekilas geliat hidup mereka, para Anak Bangsa ini yang kupersebutkan baginya, jika sekiranya sebutan “bangsawan” terkesan menjauhkan dirinya dari ridha Tuhannya. Kututurkan dengan santun, baginya...

Fort Rotterdam. (foto: mfaridwm/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau Tulisan sebelumnya:  Explore the History of Makassar in Fort Rotterdam PALONTARAQ.ID – Pernah mengunjungi Kota Makassar, Ibukota Propinsi Sulawesi Selatan? Kota Makassar merupakan kota terkemuka di Indonesia Bagian Timur. Sejarahnya masih bisa ditelusuri lewat peninggalan sejarah yang masih tersisa,...