Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Scroll to Top

Palontaraq

Bertindak Lokal Berpikir Global

Dari kiri-kanan (duduk):  Raja Gowa, Mangi-Mangi Karaeng Bontonompo, Raja Bone La Mappanjoeki, dan Raja Boetoeng Laode Hamidi di Makassar, 1947. (Sumber Foto: KITLV) Oleh: M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID – Kerajaan Bone merupakan salah satu kerajaan besar di semenanjung timur jazirah Sulawesi Selatan. Rajanya bergelar Arung Mangkaue’ ri Bone, yang artinya...

Portret van de Vorstin van Tanette met haar familie (Sumber:  COLLECTIE TROPENMUSEUM) Oleh:  M. Farid W Makkulau Tulisan Sebelumnya:  Menelisik Sejarah Kelahiran Pemerintah Kabupaten Barru KABUPATEN Barru dahulunya adalah wilayah beberapa kerajaan. Salah satunya adalah Kerajaan Tanete, yang sebelumnya bernama Pujananting kemudian menjadi Agangnionjo. Pada sekitar Abad...

Sureq Galigo. (foto: ist)   Penulis: La Oddang Tosessungriu, Opu Matoa Cenrana Kedatuan Luwu   INILAH  sekilas geliat hidup mereka, para Anak Bangsa ini yang kupersebutkan baginya, jika sekiranya sebutan “bangsawan” terkesan menjauhkan dirinya dari ridha Tuhannya. Kututurkan dengan santun, baginya yang mencintai Allah SWT, melebihi atas segala atribut duniawi,...

Fort Rotterdam. (foto: mfaridwm/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID – Pernah mengunjungi Kota Makassar, Sulawesi Selatan? Kota Makassar merupakan kota terkemuka di Indonesia Bagian Timur. Sejarahnya masih bisa ditelusuri lewat peninggalan sejarah yang masih tersisa, menjadi bukti bahwa daerah ini pernah menjadi salah satu pusat perdagangan terbesar...

Foto Makassar Tempo Doeloe – Pasar Boetoeng (Pasar Butung, 1907) Oleh:  Siti Junaeda, Dosen Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Makassar A. Pengantar Abad ke-20 sering disebut sebagai zaman modern, oleh Furnivall diterjemahkan sebagai zaman ”ekspansi, efisiensi, dan kesejahteraan”.[1] Salah satu penanda zaman ini adalah perluasan sistem pendidikan...

Ilustrasi-Perang Makassar 1667 (foto: KITLV) Oleh:  M. Farid W Makkulau PALONTARAQ.ID – SEJARAH sebagai  peristiwa masa lampau  menyangkut manusia dan kebudayaannya, perlu terus menerus dikaji, dipelajari dan diteliti. Sejarah disusun berdasarkan peninggalan (artefak), sumber lisan dan mengonfirmasikannya dengan tradisi tutur dari berbagai peristiwa yang terjadi...

Sarepao (foto: Nor Sidin/Passompe) Oleh: Nor Sidin PALONTARAQ.ID – Kerajaan Cina pada epos I la galigo sangat penuh misteri, cerita lisan yang selama ini beredar tentang di mana pusat Kerajaan cina sangat kabur karena ada beberapa daerah juga di luar Wajo pun mengklaim bahwa daerahnya merupakan ibukota kerajaan Cina dahulunya. Walaupun dalam penggambaran tofograpy...

Situs Makam Megalitik Sumpang Ralla yang disebut Tampung Lebba di Tanete Riaja, Barru. (foto: mfaridwm/palontaraq) Oleh: M. Farid W Makkulau SALAH satu peninggalan sejarah budaya yang ada di Kabupaten Barru Propinsi Sulawesi Selatan adalah situs Makam Megalitik Sumpang Ralla, yang berada di Kecamatan Tanete Riaja. Tak banyak informasi kesejarahan yang disediakan untuk...

The stretch of rice fields on Bontoa, Maros. (foto: mfaridwm/palontaraq) Pengantar:  Tulisan dengan judul asli “Bontoa dalam Tinjauan Sejarah” ini ditulis oleh M. Farid W Makkulau dengan nama Akun Etta Adil di Social Blog Kompasiana (Sementara Tulisan di Kompasiana tersebut telah dihapus) .  Karena banyaknya pegiat social media dan blogger yang mengcopas...

One corner of Pangkep City today, strategic economic area in palampang-pangkajene. (foto: ist/palontaraq) By:  M. Farid W Makkulau The Kingdom of Siang In the second period, in line with the more distant shoreline due to the deposition of river of “Siang” as the main access into the city, and the move to a Gowa Malay merchant colony on the west coast, even up to Suppa...