
Oleh: Muhammad Farid Wajdi, Anggota Asosiasi Pengobat Tradisional dan Ramuan Indonesia (ASPETRI) Sulsel
PALONTARAQ.ID – TIPES. Umumnya pikiran pertama yang terbersit di benak saat mendengar gejala dan penyakit tipes adalah kemestian rawat inap atau anjuran beristirahat yang banyak.
Tipes atau demam tifoid adalah penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh jenis Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi, begitu ilmu medis memberinya pengertian.
Infeksi bakteri tersebut terjadi di usus halus namun kumannya dapat menyebar ke aliran darah. Gejala tipes ini mirip dengan gejala Demam Berdarah (DBD),sehingga banyak yang salah mengartikan kondisi tersebut.
Biasanya gejala tipes diawali dengan demam, sakit perut, sakit kepala dan kelelahan. Seiring berjalannya waktu, tipes dapat menimbulkan gejala lebih parah, seperti sembelit (konstipasi), diare, penurunan nafsu makan, muntah, menggigil, ruam pada kulit, mimisan, dan keluar darah pada feses.
Lihat juga: Herba Alami untuk Atasi Batuk
Gejala tipes biasanya dapat diatasi selama 2-4 pekan jika disertai dengan pengobatan yang tepat. Pengobatan standar, yaitu dengan pemberian Obat-obatan antibiotik, analgetik-antipiretik, dan lain sebagainya.
Pengobatan Tradisional
Ada berbagai macam cara pengobatan tradisional, yang secara empirik ampuh dan efektif mengatasi gejala tipes dan menyembuhkan Penyakit Tipes, yaitu:
1. Kompres Air Hangat
Cara ini dapat menurunkan suhu tubuh saat demam karena tipes. Ambil lap atau handuk bersih, kemudian rendam dalam air hangat dan peras. Letakkan handuk tersebut di dahi dan gantilah secara teratur (jika sudah dingin).
Bisa juga ditempelkan pada bagian tubuh tertentu, seperti di bagian ketiak, selangkangan, tangan atau kaki untuk menurunkan suhu tubuh. Lakukanlah secara teratur agar suhu tubuh dapat segera turun. Hindari penggunaan air es untuk mengompres, karena hal tersebut dapat memperburuk kondisi.

Lihat juga: Daun Sambung Nyawa dan Manfaatnya
2. Tingkatkan Asupan Cairan Tubuh
Gejala penyakit tipes, seperti diare serta demam tinggi dapat membuat tubuh Anda mengalami kekurangan cairan (dehidrasi). Oleh karena itu, meningkatkan asupan cairan tubuh dapat membantu mengendalikan kondisi tersebut. Komsumsilah jus buah segar, teh herbal, air kelapa, air gula, dan sup. Disarankan minum air putih hangat 8-10 gelas yang telah dimasak setiap hari.
3. Membuat Oralit
Membuat Oralit atau ORS (Oral Rehydration Salts) untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare. Caranya: Ambil ½ sdt garam dan 2 sdt gula, Larutkan dalam air dan minumlah secara rutin.
4. Cuka Apel
Kandungan asam dalam cuka apel dapat membantu menurunkan panas dan suhu tubuh, selain mencegah tubuh kehilangan mineral akibat diare. Ambil ½ sdt cuka apel dan sedikit madu, campurkan ke dalam air lalu minumlah sebelum makan selama 5-7 hari.
Alternatif lainnya, campurkan cuka apel dan air dengan perbandingan 2:1 lalu masukkan handuk atau lap dalam larutan tersebut dan peras. Letakkan kompresan tersebut pada dahi dan ganti handuk secara berkala. Lakukan cara tersebut sampai demamnya reda.

Lihat juga: Bawang Putih dan Manfaatnya untuk Kesehatan
5. Bawang Putih
Bawang putih merupakan bahan alami yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menyingkirkan racun berbahaya dan mempercepat proses penyembuhan. Konsumsilah 2 siung bawang putih sebelum makan atau saat perut kosong. Lakukan cara ini selama beberapa pekan.
Bisa juga campurkan ½ sdt bawang putih tumbuk dengan secangkir susu dan air. Rebuslah campuran tersebut hingga menjadi ¼ bagian saja lalu minumlah sebanyak 3 kali perhari. Hindari penggunaannya untuk wanita hamil dan anak kecil.
6. Daun Basil
Daun Basil memiliki bentuk mirip dengan daun kemangi. Sifat anti bakteri dan antibiotik yang terdapat didalamnya sangat baik untuk membantu menghilangkan bakteri, juga untuk mengurangi demam, meredakan gejala sakit perut, dan meningkatkan imunitas.

Siapkan 20 lembar daun basil dan satu sdt tumbukan jahe, lalu masukkan ke dalam air. Rebus campuran tersebut sampai setengah bagian. Tambahkan madu dan minumlah 2-3 kali sehari.
Bisa juga dengan membuat jus basil, dengan mencampurkan 5-7 daun basil dan sedikit lada hitam, lalu di blender dan diminum 2-3 kali sehari selama beberapa pekan.
Lihat juga:Â Cara Membuat Minuman Herba Jahe
7. Cengkeh
Sifat antibakteri dapat membantu mengurangi intensitas diare dan muntah. Ambil 5-7 cengkeh dan masukkan ke dalam air mendidih. Rebus hingga airnya menjadi setengah bagian.
Setelah dingin, minumlah larutan herbal tersebut pada siang hari. Lakukan minimal selama sepekan.

8. Pisang
Mengonsumsi pisang setiap hari dapat meredakan demam tifoid. Pisang mengandung pektin yang merupakan serat larut dan dapat menyerap cairan dari usus, sehingga dapat membantu mengatasi diare.
Tak hanya itu, kandungan potassium di dalamnya juga dapat mencegah hilangnya elektrolit tubuh selama diare dan demam. Konsumsilah 2-3 pisang matang setiap hari sampai demam reda.
Bisa juga dengan mencampurkan 2 buah pisang dengan ½ gelas yogurt dan satu sendok teh madu, minum 2-3 kali sehari dalam sepekan.

Lihat juga: Buah Naga Merah untuk Asam Urat
9. Buttermilk
Buttermilk merupakan susu yang dihasilkan dari fermentasi mentega. Sifatnya mudah dicerna, membantu tubuh terhindar dari dehidrasi dan mempercepat proses pemulihan.
Konsumsilah 2 gelas buttermilk setiap hari sampai sembuh total. Bisa juga campurkan 2 sdt jus daun ketumbar dengan buttermilk. Lalu, konsumsi sebanyak 2 kali sehari selama sepekan.

10. Makanan Bernutrisi Tinggi
Mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi dianjurkan untuk mempercepat penyembuhan penyakit tipes dan agar terhindar dari rasa lemah karena demam. Pemilihan makanan yang tepat dapat menjaga keseimbangan elektrolit dan cairan dalam tubuh serta meningkatkan imunitas tubuh.
Caranya dengan meningkatkan asupan kalori, energi yang cukup pada tubuh. Konsumsilah makanan yang kaya protein, seperti susu dan telur untuk mempercepat proses penyembuhan.
Konsumsilah lebih banyak makanan tinggi karbohidrat untuk meningkatkan energi. Hindari makanan yang mengandung gula dan lemak berlebih.
Konsumsilah lebih banyak jus buah, kaldu, dan sup untuk melengkapi mineral yang hilang. Untuk Anak-anak yang terserang tipes disarankan agar menghindari jajan di luar atau makan makanan yang tidak higienis.

Ingatlah selalu meminum air yang telah direbus dan menghilangkan kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein, berkarbonasi, beralkohol, dan makanan pedas.
Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi jika mengalami sembelit akibat demam tifoid. Ambil ½ sendok teh biji psyllium dan masukkan ke dalam air hangat dan minumlah untuk memperlancar buang air besar.
Lihat juga:Â 29 Manfaat Daun Bidara
11. Buah Cranberry
Buah cranberry memiliki sifat anti bakteri untuk meningkatkan imunitas tubuh. Bisa langsung dikonsumsi atau menjadikannya jus cranberry sebagai penambah energi. Bagi wanita hamil atau orang yang memiliki alergi terhadap buah ini sebaiknya menghindarinya.

12. Lemon sebagai Disinfektan alami
Lemon mampu mengatasi masalah saluran pencernaan sehingga mampu meredakan demam tifoid. Campurkan sedikit madu ke dalam jus atau perasan buah lemon. Konsumsi minuman herbal tersebut selama sepekan dan pasca pemulihan.
Lihat juga: Kunyit Asam dan Manfaatnya untuk Kesehatan
13. Delima
Buah delima bisa meningkatkan energi tubuh dan mencegah dehidrasi. Cukup tambahkan madu atau lada hitam pada jus delima untuk membantu meredakan demam tifoid.
14. WortelÂ
Sayuran ini diyakini dapat membantu proses penyembuhan penyakit tipes karena banyaknya kandungan antioksidan di dalamnya yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sebaiknya konsumsi sayuran ini setelah mengukusnya atau meminumnya sebagai jus.
Lihat juga: Khasiat Madu saat Dicampur Kayu Manis
15. Madu
Madu mampu mengatasi gangguan pada proses pencernaan saat sakit tipes. Masukkan satu sdm madu ke dalam air hangat. Setelah itu, minumlah ramuan herbal tersebut untuk mengembalikan energi yang hilang selama sakit tipes.

16. Jeruk
Jeruk dapat memberikan asupan air, nutrisi, mineral dalam tubuh, dan membantu meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, jeruk memiliki efek pendinginan untuk mengurangi rasa gelisah dan ketidaknyamanan karena demam tifoid.
Masukkan perasan jeruk nipis secukupnya ke dalam secangkir jus jeruk, kemudian minum sebanyak 3 kali sehari untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Lihat juga:Â Cara Atasi Plak Pembuluh Darah
17. Bunga Echinacea
Bunga Echinacea berfungsi sebagai penguat jaringan dalam tubuh. Rebus akar Echinacea secukupnya dengan segelas air selama 10 menit. Setelah mendidih, saring larutan itu dan minumlah sebanyak 3 kali sehari.
Bisa juga dengan menumbuk/mengiling Bunga Echinacea hingga menjadi bubuk. Lalu rebus dalam segelas air dan tunggu hingga 10 menit. Kemudian disaring dan diminum 3 kali sehari.

18. Bunga Jambu Biji
Bunga dan daun jambu biji efektif mengatasi diare, selain itu berkhasiat mengobati batuk dan pilek, mengurangi dahak atau lendir, membatasi aktivitas mikroba, dan mendisinfeksi saluran pernafasan.
Hal ini karena banyaknya kandungan zat nutrisi, vitamin C dan zat besi di dalam jambu biji yang bermanfaat mengatasi tipes dan penyakit lain yang disebabkan oleh infeksi virus.
Ambillah bunga jambu biji secukupnya dan giling hingga halus. Campurkan dengan segelas susu kambing dan aduk hingga rata. Konsumsilah minuman tersebut sebelum makan atau saat perut kosong. Minumlah sebanyak 3 kali sehari sampai kondisi tubuh membaik.
Lihat juga: Terapi Fashdu dan Manfaatnya
19. Kismis
Kismis merupakan tonik alami dan pembunuh bakteri demam tipoid yang hebat. Masukkan kismis dalam segelas air dan biarkan semalaman. Keesokan harinya, minum air rendaman tersebut dan lakukan ini setiap hari.

20. Air Kelapa
Air kelapa terkenal dengan energi alaminya, yang mengandung beberapa mineral penting seperti magnesium, sodium, lemak, kalsium, potassium, magnesium, karbohidrat atau elektrolit yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan meningkatkan energi. Bisa juga dikombinasikan dengan Buttermilk.
Minumlah air kelapa sebanyak mungkin setiap kali terserang tipes. Bisa juga dengan menambahkan tumbukan pisang ke dalam air kelapa untuk mendapatkan hasil lebih maksimal. Air kelapa cukup untuk menghindarkan diri dari dehidrasi.
Lihat juga: Berobat dengan Kurma Madinah
Terakhir, jika mengalami tipes, lupakanlah sejenak rutinitas yang melelahkan. Istirahat yang cukup, dan penting untuk mengingatkan seluruh keluarga agar selalu menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan untuk menghindari penyebaran penyakit.
Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)


