BerandaKesehatanHerbaDaun Sambung Nyawa dan Manfaatnya

Daun Sambung Nyawa dan Manfaatnya

Oleh:  Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – DAUN Sambung Nyawa atau Sambung Nyowo, disebut juga Akar Sebiak. Daun Sambung Nyawa bernama Latin Gynura procumbens merupakan salah satu jenis tanaman asli indonesia yang sudah lama dipakai oleh masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit.

Daun Sambung Nyawa berbentuk helaian daun, bulat telur, bulat memanjang dengan ukuran panjang antara 3,5 – 12,5 cm, dan lebarnya 1- 5,5 cm. Karakteristik Daun Sambung Nyawa adalah ujung daunnya tumpul, meruncing pendek, pangkal membulat (rompang), tepi daun rata, bergelombang atau agak bergigi.

Tangkai Daun Sambung Nyawa berukuran sekitar 0,5-1,5 cm, sedang permukaan kedua sisi daun gundul atau berambut halus. Daun Sambung Nyawa mempunyai susunan dan fragmen sesuai dengan sifat anatomi keluarga tumbuhan bunga matahari (Asteraccae= Compositae).

Belakangan penelitian tentang khasiat daun sambung nyawa tidak hanya dilakukan di Indonesia saja, tetapi juga di negara lain seperti Malaysia, Singapura, bahkan di Korea Selatan.

Daun Sambung Nyawa mengandung 4 senyawa flavonoid, tanin, saponin dan steroid (triterpenoid), bersifat dingin dan natural. Daun Sambung nyawa sebagai herbal sudah terdaftar di Balai Pengobatan Obat dan Makanan, POM TR 163 396 901.

Daun Sambung Nyawa yang biasanya dikonsumsi hanya sebagai lalapan hidangan pelengkap, kini sudah bisa dikonsumsi secaara praktis dalam bentuk kapsul.

Lihat juga: Manfaat Daun Kelor untuk Pengobatan

Batang tanaman Sambung nyawa sering digunakan untuk menurunkan demam.  Daun Sambung Nyawa juga digunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan.

Disamping itu Daun Sambung Nyawa juga digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa.

Daun sambung nyawa bersifat anti neoplastik, dapat menurunkan tekanan darah, juga digunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, disamping itu digunakan pada upay menghentikan pendarahan.

Umbinya dipakai untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.

Daun Sambung Nyawa. (foto: ist/palontaraq)
Daun Sambung Nyawa. (foto: ist/palontaraq)

Lihat juga: Pertolongan Pertama dan Tanaman Obat bagi Penderita Stroke

Daun Sambung Nyawa mengandung flavonoid, glikosida, kuersetin, asam fenoleat, triterpenoid, saponi, steroid, dan minyak atsiri. Daun Sambung Nyawa berkhasiat sebagai Diuretik, antipieritk, hipotensi, hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah), sitostatik (menghambat pertumbuhan sel kanker), dan anti hipertensi.

Untuk mengatasi gigitan ular atau serangga dapat digunakan daun dan umbi tumbuhan Sambung Nyawa satu batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji.

Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.

Untuk mengatasi muntah darah (perdarahan rahim) digunakan pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari, kayu secang tua yang telah diserut 1/4 genggam.

Kunyit dikupas, diiris tipis, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1 1/2 gelas. Angkat dan saring, diminum 2 kali sehari ½ gelas.

Untuk penyembuhan bisul digunakan daun Sambung nyawa segar 8 gram dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul. Selain itu, daun sambung nyawa juga membantu mengatasi lemak dalam darah atau herba anti kolesterol.

Lemak dalam darah sangat berbahaya karena jika dibiarkan karena akan menghambat aliran darah di pembuluh darah. Karena banyaknya manfaat dari Daun Sambung Nyawa, seharusnya  tanaman ini ada di setiap pekarangan atau halaman rumah.

Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT