Sejarah dan Peristiwa Penting pada Bulan Ramadan (1)

by Penulis Palontaraq | Rabu, Mei 8, 2019 | 260 views
Ilustrasi - Jihad di Bulan suci Ramadhan

Ilustrasi – Jihad di Bulan suci Ramadhan

 

Oleh: M. Farid Wajdi, S.H.i, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)

PALONTARAQ.ID – Bulan Ramadan, adalah bulan mulia, bulan yang diagungkan dan dikhususkan, bulan puasa yang berlimpah maghfirah, rahmah dan ampunan, didalamnya juga banyak sekali sejarah Islam dan peristiwa penting yang terjadi.

Pada Bulan Ramadan, tak sedikit tokoh muslim melakukan hal-hal besar yang mengubah wajah peradaban, padahal sebagaimana kita tahu mereka sedang menjalankan puasa.

Tak mudah melewatkan Ramadan sebagai “Syahr Siyam” (bulan puasa) dimana setiap amal dilipat-gandakan pahalanya, namun pada saat yang sama umat muslim banyak yang tetap terlibat dalam perang melawan kaum musyrikin, menegakkan kebenaran dan keadilan.

Selama sebulan penuh, manusia yang beriman diwajibkan untuk menunaikan shaum, sebuah ibadah yang sangat spesial di hadapan Sang Khalik. Rasulullah SAW bersabda, “Telah berfirman Allah azza wa jalla: Tiap-tiap amal anak Adam untuknya sendiri, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan aku sendiri yang akan membalasnya …’’ (HR Bukhari).

Lihat juga: Hari Pertama Ramadhan: Dimulainya Penaklukan Andalusia

Sejarah peradaban Islam mencatat ada begitu banyak peristiwa penting dan bersejarah yang terjadi pada Bulan Ramadhan. “Bulan Ramadhan memiliki hubungan yang erat dengan Alquran,” ujar Maulana Muhammad Zakariyya al-Kandahlawi dalam Fadhilah Ramadhan.

Nabi Muhammad SAW diangkat sebagai Rasul Allah SWT ketika sedang berkhalwat di Gua Hira juga pada Bulan Ramadhan. Wahyu pertama (Qs. Al Alaq: 1-5) turun kepada Rasulullah SAW pada bulan Ramadhan, sehingga disebut pula Ramadhan adalah “Syahrul Qur’an”, bulan diturunkannya Al-Qur’an.

Al-qur’an diturunkan pertama kali tepatnya pada tanggal 17 Ramadhan 13 tahun sebelum Hijriyah Nabi menerima wahyu pertama. Pakar astronomi, Syekh Mahmud Basya menuturkan, waktu itu bertepatan dengan awal Februari tahun 610 Masehi. (lihat pula dalam Qs.Ad-Dukhan: 3-4)

Allah SWT berfirman, “Bulan Ramadhan adalah (bulan) di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil)(Qs Al-Baqarah: 185).

Tiga (3) Tahapan Diturunkannya (Nuzulul) Qur’an disini yang perlu dipahami disini, ialah:
1. Al Quran diturunkan sekaligus ke Lauh Mahfuzh oleh Allah (berdasar keterangan di Surat Al Alaq 1-5)
2. Al Quran diturunkan sekaligus dari Lauh Mahfuzh ke Bait Al-Izzah (langit dunia) pada malam Lailatul Qadr (berdasar keterangan di Surat Al Buruj [85] ayat 21-22]
3. Al Quran diturunkan bertahap/berangsur-angsur dari Bait Al-Izzah melalui perantara Ruhul Al-Amin (Malaikat Jibril) kepada Rasulullah saw (selama 22 tahun 2 bulan 22 hari)

Ilustrasi - Perang Badar

Ilustrasi – Perang Badar

Lihat juga: Hari Kedua Ramadhan: Kemenangan Pasukan Dinasti Mamluk atas Pasukan Mongol

Pada Bulan Ramadhan pula lah, terjadi dua peristiwa besar dalam sejarah awal umat Islam, yaitu Gazwah Badr (Perang Badar dan Fathu Makkah (Pembebasan Makkah). Perang Badar terjadi pada 17 Ramadhan Tahun ke-2 Hijriyah (624 M).

Perang Badar merupakan peperangan pertama kaum Muslimin melawan kaum kafir Quraisy dari Makkah setelah hijrah ke Madinah. Hal ini disebut dalam Qs.Ali-Imran: 123-125, sekaligus sebagai jawaban atas do’a Rasulullah, Allah menyebut dalam Qs.Al-Anfaal:8-9.

Perang Badar ini melibatkan 313 tentara muslim, berikut 2 kuda dan 70 unta, berhadapan dengan 1000 tentara kafir, berikut 100 unta dan 700 unta.

Perang Badar menyebabkan 72 tentara musyrik terbunuh (36 diantaranya dibunuh oleh Sayidina Ali), termasuk Abu Jahal (pemimpin), 70 orang dipenjara dan sisanya melarikan diri. Sementara di pihak muslim, tercatat 14 orang syahid. Peperangan ini dimenangkan kaum muslimin, dan merupakan kemenangan pertama pejuang Islam melawan kaum musyriq.

Ilustrasi - Fathu Makkah

Ilustrasi – Fathu Makkah

Sedangkan Fathu Makkah atau pembebasan Kota Makkah terjadi pada tanggal 20 Ramadhan tahun 8 Hijriah. Nabi SAW berangkat dari Madinah, Tanggal 10 Ramadhan bersama para sahabat [1000 pasukan] dalam keadaan berpuasa.

Ketika sampai di Al-Kadid, Pasukan muslim berbuka puasa, baru kemudian pada tanggal 21 Ramadhan barulah memasuki kota Mekkah setelah menang perang sehari sebelumnya. Pada tahun ke 628, Kafir Quraisy dan Muslim menandatangani perjanjian Hudaybiyyah.

Meskipun hubungan yang lebih baik terjadi antara Mekkah dan Madinah setelah Perjanjian Hudaibiyah, 10 tahun gencatan senjata dirusak oleh Quraisy dengan sekutunya Bani Bakr, menyerang Bani Khuza’ah yang merupakan sekutu Muslim.

Pada saat itu, musyrikin Quraisy ikut membantu Bani Bakr, padahal berdasar perjanjian Hudaibiyah tersebut dimana Bani Khuza’ah telah bergabung ikut dengan Nabi SAW dan sejumlah dari mereka telah memeluk Islam.

Pasca Fathu Makkah dan kemenangan diraih Umat Islam, Nabi memerintahkan untuk menghancurkan 360 berhala di sekitar Ka’bah dan Kaum Muslimin mengumandangkan takbir, Rasulullah shalat di Maqam Ibrahim dan meminum air Zam Zam. Kesemua peristiwa ini terjadi dalam Bulan Ramadhan.

Lima hari sebelum berakhirnya Ramadhan tahun tahun ke-9 Hijriyah, Nabi SAW mengirim Khalid bin Al-Walid untuk memusnahkan berhala Al-Uzza dan penyembahan berhala pun berakhir di Nakhla. Tercatat Amr bin Al-Ash merobohkan berhala Suwa’ dan Sa’ad bin Zaid Al-Asyhali merobohkan berhala Al-Manat.

Ilustrasi

Ilustrasi – Kafilah Khalid bin Walid

Lihat juga: Penting Diketahui: Kaji Ulang tentang Puasa Ramadhan

Banyak lagi peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan Ramadhan. Dimensi historis dan komunal dari bulan Ramadhan terwujud dalam banyak peristiwa penting, yaitu:

1. Pernikahan Rasulullah dengan Hafshah binti Umar bin Al-Khattab dan pernikahan Rasulullah dengan Zainab binti Khuzaimah

2. Pernikahan Sayidina Ali bin Abi Thalib dengan Fatimah Az-zahra binti Muhammad terjadi pada hari Jumat di bulan Ramadhan.

3. Kematian putri Rasulullah, Ruqayyah binti Muhammad (istri pertama Sayidina Uthman bin Affan), kemudian Rasulullah menikahkan Uthman dengan Ummu Khulthum (adik Ruqayyah).

4. Runtuhnya Masjid Adh-Dhirar milik Orang-orang munafiq

5. Kedatangan delegasi rombongan Kaum Tsaqif yang ingin masuk Islam

6. Bulan Ramadhan Tahun ke-2 Hijriyah ini pula Zakat Fitrah disyariatkan

7. Bulan Ramadhan Tahun ke-5 Hijriyah, para pejuang Islam membuat persiapan untuk menghadapi musuh saat perang Khandaq. Sedangkan perangnya terjadi pada bulan Syawal dan dimenangkan kembali oleh umat Islam.

8. Bulan Ramadhan tahun ke-8 Hijriyah, Rasulullah mengutus sahabat agar merobohkam berhala kaum Kafir Quraisy.

9. Tercatat sebanyak 6 kali Rasulullah melakukan peperangan melawan Kafir Quraisy, salah satunya adalah Perang Tabuk, yang terjadi di Bulan Ramadhan tahun ke-9 Hijriyah.

10. Bulan Ramadhan tahun ke-9 Hijriyah rombongan dari kota Ta’if tiba di Madinah kemudian memeluk agama Islam di hadapan Rasulullah dan mereka turut berpuasa bersama umat Islam di Madinah. Sebelumnya, penduduk Kota Ta’if pernah mencatat sejarah ketika penduduknya mengusir Rasulullah dan rombongan dakwahnya.

Setelah Nabi SAW dan umat Islam berhasil dalam Fathu Makkah, kaum Bani Thaqif bersikeras tidak mau tunduk kepada Rasulullah. Pasukan muslim kemudian mengepung Kota Ta’if dalam waktu lama dan akhirnya rombongan mereka datang ke Madinah di Bulan Ramadhan tahun ke-9 Hijriyah dengan menyerahkan Kota Ta’if sebagai tanda menyerah. Patung Al-Laata yang dipuja sebelum ini kemudian dimusnahkan.

Lihat juga: Persiapan Menyambut Bulan Ramadan

11. Bulan Ramadhan tahun ke-9 Hijriyah, rombongan Raja Himyar tiba di Madinah untuk masuk Islam. Rasulullah menuliskan beberapa panduan tentang hak dan kewajiban mereka. Catatan ini merupakan salah satu dokumen penting di dalam sejarah perundangan Islam.

12. Bulan Ramadhan tahun ke-10 Hijriyah, Rasulullah mengutus rombongan yang dipimpin Ali bin Abi Thalib ke negeri Yaman (sebelah selatan semenanjung Arab) dengan membawa surat untuk penduduk Yaman. Suku Hamdan kemudian memeluk Islam hanya dalam sehari.

13. Bulan Ramadhan tahun ke-53 Hijriyah pejuang Islam dapat menaklukkan Pulau Rudes.

14. Bulan Ramadhan tahun ke-91, pejuang Islam mendarat di selatan Andalusia (Andalus), yaitu wilayah-wilayah bagian semenanjung Iberia.

15. Tanggal 26 bulan Ramadhan tahun ke-92 Hijriyah, panglima Islam Tariq bin Ziyad berhasil menguasai selat Giblatar (jabal thariq) Andalus dan mengalahkan Raja Rodriq dalam peperangan yang sengit.

16. Bulan Ramadhan tahun ke-129 Hijriyah mula muncul di Khurasan pendukung peng-azas Kerajaan Bani Abbas dilantik sebagai Khalifah Al-Abbasiyah yang pertama.

17. Bulan Ramadhan tahun ke-132 Hijriyah, berakhirnya pemerintahan Bani Ummaiyah dan pada masa itu Abu Al-Abbas dilantik sebagai Khalifah Al-Abbasiyah yang pertama.

18. Bulan Ramadhan tahun ke-361 Hijriyah, Al-Jami’ah Al-Azhar, Cairo Mesir selesai dibina untuk kegunaan tempat mengajarkan ilmu-ilmu Arab dan Syara’

19. Hari Jumat, tanggal 25 bulan Ramadhan Tahun ke-479 H, masuknya Islam di benua Biru dalam perang ‘Zulaaqah’ di Andalus [sekarang: Portugal dan Spanyol] dipimpin Panglima Perang Yusuf bin Yasyfin melawan Perancis, pasukan Alfonso 6.

Ketika itu terjadi kebangkitan Dinasty Murabit di Afrika Utara. Gubernur Cordova Al-Muktamin meminta bantuan Sultan Dinasty Murabit, Yusuf bin Tasyifin untuk memerangi 80.000 tentara Alfonso 6 dan berhasil ditaklukkan. Dalam waktu yang singkat Sultan Yusuf berhasil menguasai seluruh Spanyol dan menyelamatkan umat Islam. Setelah itu, Spanyol Dinasty Murabit berdiri sejak 1090-1147 M.

Lihat juga: Puasa dengan Syukur – 1

20. Bulan Ramadhan tahun ke-584, Salahuddin Al-Ayyubi dapat mengalahkan kaum Salib dan membebaskan semula sebagian besar negeri yang pernah dikuasai oleh pihak kaum Salib.

21. Tanggal 15 bulan Ramadhan tahun ke-658 Hijriyah atau 3 September 1260 M, kerajaan Mamalik dapat mengalahkan dan membendung kemarahan pasukan Mongol atau tentara Tartar di ‘Ain Jalud yang akan memasuki Mesir dengan maksud menguasai seluruh negeri Islam melalui Mesir.

22. Hari Jumat, bulan Ramadhan tanggal 17 Agustus 1945 [ 9 Ramadhan 1364 H], pada pukul 10.00 WIB, Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan atas nama Bangsa Indonesia oleh Soekarno-Hatta.

Lihat juga: Esensi Puasa itu Menahan – 2

23. Bulan Ramadhan tahun ke-1393 Hijriyah [1973], kemenangan muslim atas pasukan Salib dengan merebut kembali tanah Palestina yang sebelumnya direbut Zionis Yahudi Israel. Perang ini melibatkan tentara Islam pakatan Mesir dan Syria melawan Israel pada 10 Ramadhan 1390 H [6-24 Oktober 1973].

Perang Yom Kippur ini, juga disebut Perang Arab-Israel 1973, Perang Oktober, atau Perang Ramadhan, adalah bagian dari konflik Arab-Israel sejak dari tahun 1948. Pada Juni 1967, terjadi perang 6 hari antara Israel dengan Mesir, Syria dan Yordania. Dalam peperangan itu, Israel berhasil menduduki Bukit Golan, Syria di utara dan semenanjung Sinai, Mesir di selatan hingga ke kanal Suez.

Bersambung ke Bagian (2)

Like it? Share it!

Leave A Response