Oleh: Nur Hasyim S Anam
PALONTARAQ.ID – Dari 4 mdzhab yang ada hanya madzhab Maliki dan Hanafi yang memperboleh zakat fitrah menggunakan uang. Dan ketika kita mengikuti pendapat sebuah madzhab maka kita harus mengikutinya secara utuh segala ketentuan di madzhab tersebut agar tidak terjadi talfiq. Antara lain:
Ketentuan Madzhab Maliki:
– Zakat menggunakan makanan pokok yang berlaku di negara tersebut;
– Boleh diberikan dalam bentuk uang seharga makanan pokok.
– Tidak boleh dipindah ke luar daerah;
– Boleh dita’jil atau dikeluarkan sebelum waktunya namun tidak boleh lebih dari H-2 sebelum idul fitri.
Ketentuan madzhab Hanafi:
– Zakat harus menggunakan 4 biji-bijian yang tercantum dalam hadits yakni 1 sho kurma, ½ sho gandum (wheat), 1 sho jelai (barley), atau 1 sho anggur kering.
– Boleh diberikan dalam bentuk selain 4 biji-bijian yang termaktub dalam hadits namun harus seharga biji yang tercantum dalam hadits. Jadi kalau mau mengeluarkan dalam bentuk beras atau uang maka dikurs 4 biji-bijian yang manshus.
– Ukuran mud atau sho’ dalam madzhab Hanafi tidak sama dengan mud atau sho’ tiga madzhab yang lain.
Selain ketentuan-ketentuan di atas, sama dengan ketentuan dalam madzhab Syafii sebagaimana yang telah maklum.
Jadi mengingat kentuan di atas kalau mau zakat menggunakan uang ikut pendapat Maliki maka tidak boleh dibayar sebelum H-2 idul fitri dan tidak boleh zakat di luar daerah di mana dia berada pada malam idul fitri.
Jika hendak mengikuti pendapat Hanafi maka harus tahu berapa kadar zakat versi Hanafi.
Berikut ini saya cantumkan kadar zakat dari 4 madzhab sesuai dengan hasil penelitian saya.
Dan untuk kepentingan ini saya sengaja membuat ukuran mud, sho versi madzhab 3 dan madzhab Hanafi. Bahan PVC 12 mm dan dipotong menggunakan system computer sehingga akurat. Takaran mud ini perlu dibuat sebab kadar zakat itu sejatinya menggunakan takaran bukan timbangan.
Berikut ini ukuran mud dan sho meruju kepada kitab Fathul Qadir karya syekh Ma’shum bin Ali
Versi madzhab tiga:
1 mud = 9.22 cm x 9.22 cm x 922 cm = 0.766 liter
1 sho = 14.65 cm x 14.65 cm x 14.65 cm = 4.145 liter = 4 mud
Versi Hanafi:
1 mud = 10.54 cm x 10.54 cm x 10.54 cm = 1.170 liter
½ sho = 13.27 cm x 13.27 cm x 13.27 cm = 2.341 liter = 2 mud
1 sho = 4 mud.
Menggunakan mud dan sho versi 3 madzhab, saya menakar beras. Berikut hasilnya:
~ 1 mud beras = 0.766 liter = 667 gram = Rp 7.337 (Jika 1 kg beras Rp. 11.000)
~ 1 sho beras = 4.145 liter = 2685 gram = Rp 29.535 (Jika 1 kg beras Rp. 11.000)
Menggunakan mud dan sho versi madzhab Hanafi saya menakar gandum dan kurma. Berikut hasilnya:
~ 1 mud gandum versi madzhab Hanafi = 1.170 liter = 875 gram = Rp 13.563 (Dan untuk kepentingan ini saya telah membeli 2 kg tepung gandum merk Taj Mahal di olshop seharga Rp 31.000)
~ ½ sho gandum versi madzhab Hanafi = 2.341 liter = 1766 gram = Rp. 27.373 (Jika harga 2 kg tepung gandum Rp 31.000).
Untuk kurma tidak usah ditulis mahal banget.
Kesimpulan: Besaran zakat adalah
Versi 3 madzhab = Beras 2.7 kg = Rp 30.000
Versi Hanafi = Gandum 1.8 kg = Rp 28.000
Jika Baznas menetapkan besaran harga zakat sebesar Rp. 40.000 maka itu sudah lebih dari cukup.


