Beranda Berita Internasional Yusuf Mansyur berenang diantara Kubangan Darah Muslim Uyghur

Yusuf Mansyur berenang diantara Kubangan Darah Muslim Uyghur

Oleh: Nasrudin Joha

Tulisan sebelumnya: Iba pada Muslim Uyghur dan Prihatin pada Muslim di Negeri ini!

PALONTARAQ.ID – Sekali lagi, ketika Nasrudin Joha (Nasjo) mengkritik tokoh Anda tidak usah berang dan menyalahkan Nasjo.

Tapi, Anda perlu koreksi sebab kritik itu muncul. Nasjo tak pernah mengkritik tanpa sebab, Nasjo hanya mengepulkan asap sementara apinya itu berasal dari pihak yang dikritik.

Seperti artikel yang Anda baca ini, ditulis untuk mengkritik Yusuf Mansur. Jadi, siapapun Anda pecinta Paytren, atau yang maniak baca buku ‘The Miracle Of Giving’, jangan uring-uringan sama Nasjo.

Tapi coba teliti apa sebab pisau sosmed Nasjo, menguliti Yusuf Mansur. Memang benar, Yusuf Mansur saat ini berada dibarisan rezim, satu kubu dengan TGB, Ma’ruf Amien, Abu Janda, Ade Armando, Busukma, dan lain-lain.

Jadi, dalam setiap isu yang menyudutkan rezim Yusuf Mansur akan terlibat atau melibatkan diri untuk mengeluarkan ‘fatwa’ yang membela rezim.

Yang jelas, Yusuf Mansur punya kasus sama seperti TGB dan Ma’ruf Amien. Agak sulit, bagi Yusuf Mansur untuk menentang rezim karena mudah saja kasusnya digulirkan.

Belum lama ini, Yusuf Mansur melalui akun resmi Instagramnya berkomentar terkait kondisi Muslim Uyghur di Xinjiang.

Yusuf Mansur seperti menggambarkan kondisi Xinjiang baik-baik saja, bahkan dia menyebut ada pesantren besar dengan ribuan santri.

“Saya banyak dapat cerita indah tentang Xinjiang. Termasuk sahabat saya, DR. Abu Bakar. Yang punya pesantren di Xinjiang, dengan 1200 santri. Mukim loh.

Saya pernah ditunjukkan berbagai video sekolah/madrasah/pesantren Dr. Abu Bakar. Ya Xing Education namanya. Ya Xing itu Yaasiin,” kata Yusuf Mansur di akun IG-nya, Rabu (18/12/2019).

Kontan saja, statement ngawur Yusuf Mansur ini dibantah oleh Azam. Azam Izzudin Haq mempertanyakan Pesantren Ya Xing Education di Xinjiang yang diklaim memiliki 1500 santri.

Dia meminta Yusuf Mansur tunjukkan di kota mananya saja, akan di datangi. Menurut azam, Di Xinjiang, Yaxing itu nama hotel, mall, supermarket. Demikian kata Azzam di akun twitternya, Rabu (18/12/2019).

Sikap Yusuf Mansur yang tak melakukan kroscek pada informasi seputar Muslim Uyghur ini bisa dipahami. Karena posisi Yusuf Mansur itu sedang mereduksi opini yang menyudutkan China juga rezim Jokowi.

Screenshot dari Medsos. (foto: ist/palontaraq)
Screenshoot dari Medsos. (foto: ist/palontaraq)

Kenapa dalam isu Muslim Uyghur ini rezim Jokowi ikut tersudut? Jelas, karena Jokowi mengambil sikap bungkam. Jokowi, tak berani mengkritik apalagi mengusir dubes China, karena Jokowi banyak utang kepada China.

Sikap Yusuf Mansur adalah sama dengan delegasi ormas yang berkunjung ke Xinjiang, 10 bulan yang lalu.

Mereka ini ingin mereduksi kekejaman rezim teroris China dengan mengatakan di Xinjiang tidak ada masalah, semua baik-baik saja. Mereka melegitimasi kebiadaban rezim China.

Kasihan sekali nasib Yusuf Mansur ini, kaki dan tangannya telah terbelenggu kasus. Dia, tak mungkin mengucapkan kata kecuali susunan huruf dan kalimatnya telah dipersiapkan oleh rezim.

Pada kasus muslim Uyghur, sebenarnya Yusuf Mansur diam saja umat sudah mempertanyakan. Kenapa diam terhadap kezaliman China terhadap saudara muslim Uighur di Xinjiang ?

Namun, umat semakin jengah karena Yusuf Mansur tak hanya diam tetapi juga bersuara. Bukan bersuara mengutuk rezim komunis China, bukan mengunggah doa untuk keselamatan saudar muslim Uyghur, tetapi Yusuf Mansur justru membela rezim China dengan mengumbar narasi ‘Xinjiang baik-baik saja’, Astaghfirullah.

Yusuf Mansur benar-benar telah berenang, diantara kubangan darah muslim Uyghur yang menjadi korban kebengisan rezim teroris komunis China.

Di akherat kelak, setiap kata dan perbuatan pasti akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT. [*]

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...

Ketua TP PKK Sulsel Kunjungi Ponpes Putri IMMIM

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin secara mendadak melakukan kunjungan silaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Putri...