5 Cara Bantu Muslim Uyghur

by Penulis Palontaraq | Sabtu, Des 22, 2018 | 150 views
Uyghur Muslims Victims of the World’s Largest Ethnic Cleansing. (foto: Extra Newsfeed)

Uyghur Muslims Victims of the World’s Largest Ethnic Cleansing. (foto: Extra Newsfeed)

Tulisan Sebelumnya:

Uyghur Menjerit, Kemana Pembela HAM?

Bangsa Uighur merupakan sekumpulan etnis Turk yang beragama Islam,  mendiami  negeri bernama Turkistan Timur. Dahulu leluhur etnis  mampu membuat Turkistan Timur menjadi  wilayah yang sangat berbudaya, terkenal dengan  kaligrafi yang indah dan menghias keindahan arsitektur masjid dengan kaligrafi tersebut. Etnis Turk juga mempunyai tradisi kuliner yang  membuat siapa saja yang menyantapnya merasa bahagia.

Namun kini, tanah air mereka sedang lara, merintih kesakitan, ketika rantai penindasan melilit lehernya. Kejayaan Turkistan Timur di masa lampau kini terhapus oleh coretan dan genangan darah Cina. Kengerian yang bermula di tahun 1949, saat Mao Tse Dong mengerahkan  People’s Liberation Army (PLA) untuk mencaplok wilayah Turkistan Timur. Meskipun secara umum bahasa, budaya, ataupun cara hidup mereka berbeda dengan China, namun motif utama pencaplokan tersebut adalah sumber daya alam Turkistan Timur yang melimpah. Sumber daya alam menjadi motif utama incaran Cina.

Moslem Uyghur (foto: bbc)

Moslem Uyghur (foto: bbc)

Sejak  lambat laun nama Turkistan Timur mulai terlupakan dan berubah menjadi Xinjiang. Langit kelampun dan kemarau panjang mulai menggerogoti eksistensi etnis Uighur, mereka terusir dari kediaman mereka, dan pabrik-pabrik mulai dibangun di atas lahan mereka. Etnis Uighur pun dipaksa tinggal di rumah-rumah yang tidak sesuai dengan tradisi dan budaya mereka.

Cina juga melenyapkan kehidupan Etnis Uighur dengan memaksa menjadi Cina sepenuhnya dalam bentuk dan realitas, semisal  pria Uighur dilarang memanjangkan jenggot serta memakai kopiah,  dilarang mengajarkan Al-Quran kepada anak mereka, dilarang menyelenggarakan pernikahan dengan tata cara Islam, wanita Uighur dilarang mengenakan baju panjang, hingga yang terburuk  wanita Uighur dipaksa menikah dengan pria Cina.

China tortures the Uyghur people (foto: uighur.nl)

China tortures the Uyghur people (foto: uighur.nl)

Penderitaan Etnis Uighur tidak berhenti sampai di situ, Presiden China hari ini Xi Jinping bahkan membangun kamp konsentrasi yang diberi nama re-education camp. Orang-orang Uighur dimasukkan ke dalam kamp tersebut untuk “dididik kembali” sampai mereka bersedia melepaskan keislaman serta identitas budaya mereka.

Sebagai seorang muslim yang mempunyai spirit rahmatan lil alamin dan ukhuwah Islamiyah sudah sepantasnya kita memikirkan apa yang bisa kita perbuat untuk membantu saudara kita di Turkistan Timur. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban penderitaan mereka:

1. Berhenti Menggunakan Produk Buatan China

Kemajuan ekonomi bagaikan bahan bakar bagi kediktatoran China, maka merongrong perekonomian bisa jadi merupakan satu-satunya jalan untuk menghentikannya. Anda bisa memulainya dengan tidak membeli handphone buatan China, uninstall aplikasi buatan China, berhenti belanja dari marketplace asal China seperti Alibaba dan Tencent.

Protes Penindasan Muslim Uyghur, pendemo bakar bendera komunis china. (foto: merdeka.com)

Protes Penindasan Muslim Uyghur, pendemo bakar bendera komunis china. (foto: merdeka.com)

Bagi traveller, hindari bepergian ke China, hindari menginap di hotel milik China. Buatlah pemerintahan Beijing mengerti bahwa mereka tidak bisa terus-terusan menari di atas tangisan dan penderitaan muslim Uyghur. Memboikot produk-produk China memang berat, tidak semudah memboikot produk-produk Israel, namun jika tidak kita mulai dari sekarang, kapan lagi?

2. Sebarkanlah Fakta-fakta Terkait Uighur

Tidak semua orang tahu mengenai situasi yang sebenarnya terjadi di Turkistan Timur, dan China sangat takut terhadap orang-orang yang mengetahuinya karena hal itu bisa mengungkap wajah mereka yang sebenarnya. Maka sebarkanlah fakta-fakta terkait Uighur dengan segala cara yang anda mampu; jika anda tidak mampu menggelar seminar atau konferensi pers, anda bisa membuat kelompok diskusi meskipun kecil.

3. Lindungi Muslim Uighur yang Tinggal di Sekitarmu

Beberapa muslim Uighur berkesempatan melarikan diri lalu tinggal di luar China, bisa jadi beberapa di antara mereka tinggal di sekitarmu. Jika anda bertemu mereka, maka rangkullah mereka, dengarkan curahan hati mereka, dan jadilah saudara yang dapat memberikan perlindungan kepada mereka.

4. Mintalah Pemerintahmu untuk Berbicara dengan China

Anda bisa menulis surat kepada Pemerintah, mention mereka di twitter, tag mereka di facebook, atau bisa juga membuat petisi. Mintalah kepada pemerintah agar bersuara dan mendesak pemerintah China agar segera mengakhiri tindakan represifnya terhadap muslim Uighur.

(foto: Suara-islam)

Bela muslim uyghur, ribuan massa datangi Kedutaan Besar Cina. (foto: Suara-islam)

5. Menggelar Aksi Damai

Anda tidak perlu jauh-jauh mendatangi kantor PBB, anda cukup menggelar aksi damai di manapun anda berada, lebih baik lagi jika anda menggelar aksi damai di depan kedutaan China, teriakkan sekeras mungkin “Hentikan penindasan terhadap muslim Uighur!!!”

Sumber: themuslimvibe.com

Like it? Share it!

Leave A Response