Oleh: Etta Adil
PALONTARAQ.ID – Berikut ini teks puisi berjudul “sendiri” yang ada dalam Antologi Puisi “Penjara Suci” (Pustaka Puitika, 2015)
Sendiri!
Telah jauh aku melangkah. sendiri!
Belajar dalam sunyi, membaca sejarah
Aku tak tahu darimana pengetahuan itu berasal
Kadang dalam mimpi, aku menjadi saksi peristiwa yang telah abadi
Semakin jelas sebagaimana tertulis dalam Lontaraq
Telah jauh aku melangkah. sendiri!
Aku anak bugis dari pihak ayah dan keturunan melayu dari pihak ibu
Narasi tutur dari pihak keduanya menggantung di benak pikiran
Tak ada kata yang bermata untuk menggambarkan upaya menjaga budaya
Hanya mata yang basah mengingat aku telah melupakan saudara yang merantau
Telah jauh aku melangkah. sendiri!
Kehidupanku merindukan saudara yang jauh tetap tegakkan adat keluarga
Di tanah bugis makassar, justru aku terlibat dalam perang batin
Berdiri kaku di benteng pertahanan, menjaga siri’ dan pacce’
Mataku tetap basah berharap saudara yang jauh kembali mengajarkan padaku arti berbudaya yang sebenarnya.
Pangkajene, 5 Januari 2014


