BerandaKesehatanPesan Dakwah Prof dr Veny Hadju, Ph.D: Stunting (39)

Pesan Dakwah Prof dr Veny Hadju, Ph.D: Stunting (39)

Oleh: Prof dr Veny Hadju, Ph.D

Related Post: Pesan Dakwah Prof dr Veny Hadju, Ph.D: Stunting (38)

PALONTARAQ.ID – Di Posyandu kita akan bertemu profesi yang tidak asing bagi kita, namanya Kader Posyandu. Profil profesi yang mulia ini sangat bervariasi antar desa dan juga antar daerah.

Tidak ada standar baku untuk profesi sebagai kader Posyandu ini. Bisa dikatakan siapa pun bisa. Ada yang sudah Lansia dan sudah berkarier puluhan tahun sebagai kader. Ada ibu rumah tangga dan punya beberapa anak. Ada juga yang masih muda dan energik. Mereka ada yang mendapat reward dari dana desa namun tidak sedikit yang sukarela, berbakti kepada masyarakat.

Keberadaan kader saat ini menjadi penting seiring dengan program percepatan penurunan stunting di negara yang kita cintai ini. Kader bertanggung jawab untuk menyediakan data hasil pengukuran berat badan dan panjang atau tinggi badan Balita.

Data ini yang diambil oleh Tenaga Puskesmas untuk selanjutnya diinput ke dalan sistem yang disebut e-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat). Data ini akan terbaca di tingkat kabupaten, provinsi, sampai pusat.

Data ini yang kemudian menjadi bahan evaluasi dan digunakan dalam perencanaan tahunan. Bisa dibayangkan apabila pengukuran oleh kader ini tidak tepat atau dilakukan tanpa prosedur standar. Garbage in garbage out, kata orang bijak.

Kualitas kader disadari masih lemah karena memang pelatihan kepada mereka masih sangat terbatas. Belum ada namanya standar kompetensi Kader Posyandu. Belum ada juga standar kurikulium yang menjadikan profesi yang mulia ini diakui.

Seharusnya upaya percepatan penurunan stunting tidak hanya menyiapkan alat anthropometri yang terstandar. Kualitas Kader Posyandu yang bekerja sukarela di tengah-tengah masyarakat sudah saatnya diperbaiki.

Kita harus peduli kepada kapasitas mereka. Mereka harus diberi kesempatan untuk terus menambah ilmunya agar berberkah amalnya dan menjadi jalan menuju kesuksesan abadi di akhirat kelak seperti Sabda Rasulullah.

Man salaka thariiqan yaltamisu fiihi ‘ilman, sahhalallaahu lahu bihi thariiqan ilal jannah.
Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. (HR Muslim 2699)

PERSIAPKAN KADER YANG BERKUALITAS SAAT INI UNTUK GENERASI EMAS 2045 NANTI.

 

Pesan Dakwah, 10 Jumadil Akhir 1445H

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT