Al-Qur'an Keistimewaan Penghafal Al-Qur'an

Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an

-

- Advertisment -

Pelatihan Metode Menghafal Alqur'an. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Pelatihan Metode Menghafal Alqur’an. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Oleh:  M. Farid Wajdi, S.H.i

Tulisan Terkait:  Ustadz Jaaze Bimbing Menghafal Al-Qur’an 10 Menit Perhalaman

PALONTARAQ.ID – RASULULLAH SAW bersabda, “Barangsiapa membaca Al-Qur’an dan menghafalnya lalu menghalalkan apa yang dihalalkannya dan mengharamkan apa yang diharamkannya, maka Allah SWT akan memasukkannya ke dalam surga dan menjaminnya untuk memberi syafa’at bagi sepuluh orang keluarganya yang wajib masuk neraka.” (Riwayat Ahmad dan Tirmidzi)

Keren nggak? Ada lagi nih tambahan bagi para penghafal Qur’an. Ada 4 keistimewaan yang Allah SWT berikan untuk para penghafal Al-Qur’an:

Pertama, Penghafal Al-Qur’an disejajarkan dengan Para Nabi

Perbedaannya hanya para penghafal Al-Qur’an ini tidak  mendapatkan wahyu dari Allah SWT.  Hal ini disebutkan dalam Hadist Rasulullah SAW,  Barang siapa yang membaca (menghafal) Al-Qur’an, maka sungguh dirinya telah menyamai derajat kenabian, hanya saja tidak ada wahyu baginya (penghafal). Tidak pantas bagi penghafal Al-Qur’an bersama siapa saja yang ia dapati dan tidak melakukan kebodohan terhadap orang yang melakukan kebodohan (selektif dalam bergaul) sementara dalam dirinya terdapat firman Allah SWT.” (Riwayat Hakim).

foto: ist/palontaraq
foto: ist/palontaraq

Kedua,  Para Penghafal Al Qur’an dianggap Sebagai Keluarga Allah di Bumi

Hal ini sesuai dengan Hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa,  “Sesungguhnya Alloh itu mempunyai keluarga yang terdiri daripada manusia. Kemudian Anas berkata lagi,” Siapakah mereka itu wahai Rasululloh? “Baginda Rasulullah SAW manjawab, yaitu Ahli Al-qur’an (orang yang membaca atau menghafal Qur’an serta mengamalkannya). Mereka adalah keluarga Allah dan Orang-orang yang istimewa bagi Allah SWT.” (Hadits Riwayat Ahmad)

Ketiga,  Mendapat Derajat yang Lebih Tinggi di Surga

Para penghafal Al-Qur’an (Hafidzahullah) akan mendapatkan derajat yang lebih tinggi lagi saat berada di surga kelak. Betapa banyaknya manfaat Al-Qur’an bagi mereka yang menghafalnya.

Rasulullah SAW bersabda, Akan dikatakan kepada shahib Qur’an,  Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau mentartilkan Al Qur’an di dunia sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.  (Riwayat Abu Daud dan At-Tirmidzi).

foto: ist/palontaraq
foto: ist/palontaraq

Keempat,  Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an juga diterima oleh Keluarganya

Keistimewaan tersebut juga akan diterima oleh keluarga terkhusus orangtuanya.  Dari Buraidah Al Aslami ra, ia berkata bahwa ia mendengar Rasululloh Saw bersabda, “Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: Mengapa kami dipakaikan jubah ini? Dijawab “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Alquran”. (Riwayat Al Hakim).”

Luar biasa, bukan?  Bukankah kita ingin mendapatkan ganjaran, balasan kebaikan dan keistimewaan seperti diatas? Seandainya kita belum  sanggup menghafal, jadikan Anak-anak kita penghafal Alqur’an.

foto: ist/palontaraq
foto: ist/palontaraq

Kalau belum juga, sediakan tempat untuk  dijadikan tempat menghafal kalau tidak punya tempat, minimal bersedekahlah kepada  tempat menghafal agar tetap berjalan. Insya Allah pahala setiap ayat-ayat yang dibacakan para penghafal Qur’an akan mengalir terus kepada para pemberi sedekah.

Yang punya tempat, mari menjadikannya sebagai  ladang pahala! Kalian tahu, jika Alloh menangguhkan kematian seseorang, yang akan dilakukannya adalah bersedekah.

Allah SWT Berfirman, Ya Rabbi , mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk Orang-orang yang Saleh?  (Qs. Al-Munafiqun: 10)

Semoga bermanfaat adanya. (*)

 

 

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Turunkan Tensi dengan Teh Bunga Rosella

  Oleh: Muhammad Farid Wajdi Tulisan sebelumnya: Tips Membuat Minuman Herba Penurun Tensi dan Rematik PALONTARAQ.ID - Kenal dengan Rosela? Bukan,...

Kisah Heroik Kapten Ruslan Buton Selamatkan Korban Penyanderaan

  Oleh: Ir. H Soetrisno T. Sudrjo PALONTARAQ.ID - Peristiwa itu terjadi sekira Tahun 2004 silam di tempat tinggal kami Jalan...

Ponpes Putri IMMIM siap Terapkan ‘New Normal’

PALONTARAQ.ID - Hasil Rapat Pimpinan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep, Jumat (29/5/2020) memutuskan tanggal 15 Juli sekolah dibuka...

Sekolah buka lagi?

Oleh: Ahmad Hadiwijaya, Dokter Anak/Korlap Relawan Covid-19 ALPUKAT PALONTARAQ.ID - Satu persatu fasilitas umum dibuka dan diaktifkan. Diawali dengan pembukaan...

Dua Perupa asal Pangkep Komentari Patung Sultan Hasanuddin

  Laporan: Etta Adil PALONTARAQ.ID - Patung Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin yang sosok dan karakter wajahnya berbeda-beda bertebaran di beberapa titik...

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Pemimpin yang Menyengsarakan Rakyat

Oleh: Ustadz Miftahul Ihsan, Lc إِنَّ الْحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ...

Must read

Kisah Heroik Kapten Ruslan Buton Selamatkan Korban Penyanderaan

  Oleh: Ir. H Soetrisno T. Sudrjo PALONTARAQ.ID - Peristiwa itu...

Sekolah buka lagi?

Oleh: Ahmad Hadiwijaya, Dokter Anak/Korlap Relawan Covid-19 ALPUKAT PALONTARAQ.ID -...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you