BerandaDigitalKetua FPSMI Pusat beri Pencerahan dalam Diskusi Daring Pembentukan FPSMI Sulsel

Ketua FPSMI Pusat beri Pencerahan dalam Diskusi Daring Pembentukan FPSMI Sulsel

Laporan: Andi Adil Makkulau

Related Post: Kepala Perpusnas kukuhkan Pengurus FPSMI Pusat

PALONTARAQ.ID – Meski masih suasana pandemi Covid-19, dan segala aktifitas seakan terbatasi, hal itu tak menyurutkan langkah pegiat Perpustakaan di Sulsel melaksanakan diskusi daring Pembentukan Forum Perpustakaan Sekolah/Madrasah Indonesia (FPSMI) via Zoom Meeting, yang berlangsung hari ini, Sabtu (10/4/2021), dari Pukul 13.30 sampai Pukul 15.00 WITA.

Fasilitator Diskusi Daring yang juga Founder Palontaraq, Muhammad Farid Wajdi, S.H.i.,C.T.,M.M. mengungkapkan bahwa Perpustakaan Sekolah/Madrasah sudah seharusnya menjadi perhatian dan tak lagi berfokus pada penataan perpustakaan secara konvensional, karena banyak hal yang berubah seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), termasuk dalam memandang pengelolaan dan pemanfaatan Perpustakaan Sekolah.

“Digitalisasi Perpustakaan atau e-Library menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar, apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, pengunjung perpustakaan menurun drastis karena adanya larangan berkumpul dan berkerumun. Pengelolaan dan Pemanfaatan Perpustakaan harus adaptif terhadap perkembangan platform aplikasi digital sebagai jalan memudahkan pelayanan,” ujar Muhammad Farid Wajdi, S.H.i.,C.T.,M.M yang juga pembina Relawan Pendidikan Indonesia (RPI) ini.

“Selain itu, upaya untuk melakukan percepatan pembentukan FPSMI di daerah dan wilayah juga mendesak dilakukan, supaya ada kerjasama, kolaborasi, dan sinergi dalam upaya memajukan perpustakaan sekolah ataupun madrasah. Untuk itulah Diskusi Daring ini dilakukan supaya segenap potensi SDM Perpustakaan dapat bersinergi membentuk FPSMI di daerahnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua FPSMI Pusat, Mulyanto menyemangati agar segenap tenaga dan pegiat Perpustakaan dapat bekerjasama dan segera menyepakati Pembentukan Kepengurusan FPSMI Sulsel mengingat potensi SDM Pustakawan di Sulsel cukup banyak dan mau terlibat.

Usai menguraikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FPSMI, Mulyanto berharap dalam waktu dekat FPSMI Sulsel sudah terbentuk. “Harus ada kerjasama, bukan berdasarkan keinginan saja tapi berdasarkan kemampuan untuk mengurusi FPSMI, semuanya demi kemajuan perpustakaan sekolah kita. Sinergi dan link kemitraan itu dibutuhkan, terutama juga nantinya menyangkut koordinasi dengan Perpustakaan Provinsi dan Dinas Pendidikan Provinsi serta stake holder lainnya yang terkait,” imbuhnya.

“Satu kesyukuran bahwa disini banyak pustakawan yang mau terlibat, meski begitu yang bukan pustakawan pun bisa melibatkan diri. Saya juga demikian pada awalnya, latar belakang saya bukan pustakawan, tapi jika niat kita tulus mau memajukan perpustakaan maka disitu nantinya kita akan temukan jalan. Saya harapkan semoga dalam waktu dekat, mungkin dalam Bulan Ramadan, FPSMI Sulsel sudah terbentuk, menyusul FPSMI Gorontalo yang hari ini dikukuhkan kepengurusannya,” harapnya.

Di akhir diskusi daring, disepakati ditunjuk Panitia Pembentukan Pengurus FPSMI Sulsel melalui Musyawarah Daerah, yaitu Saparuddin Numa, S.I.P (Pustakawan SD Negeri Borong Makassar) sebagai Ketua Panitia, Zulkifli, S.I.P (Pustakawan SMAS Semen Tonasa Pangkep) sebagai Sekretaris Panitia, dan Muhammad Damis, S.I.P (Pustakawan Athirah School Makassar) sebagai Bendahara Panitia. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT