Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Pustaka Online Kitab Kuning
PALONTARAQ.ID – KITAB Kuning atau disebut juga kutub turats, yaitu kitab-kitab karya dan warisan para ulama terdahulu yang menjadi sumber khazanah keilmuan Islam dalam berbagai bidang, seperti Aqidah-Akhlak, Adab, Bahasa Arab (Nahwu-Shorof), Fikih, Ilmu Tajwid dan Qiraat, Sirah Nabawiyah, Tafsir al-Qur’an dan Hadits, dan lain sebagainya.
Kitab kuning disebut demikian karena kertas cetakannnya berwarna kekuning-kuningan, serta ditulis dengan huruf Arab tanpa harokat, sehingga lazim pula disebut Kitab gundul. Bagi para pelajar muslim atau santri yang baru duduk di bangku Tsanawiyah – Aliyah perlu belajar keras untuk menguasai Nahwu-Shorof dengan baik agar dapat mahir membaca kitab kuning.
Untuk mengatasi kesulitan membaca kitab kuning tersebut, berikut ini cara mudah dan cepat bisa membaca kitab kuning, yaitu:
Kedua, Memiliki semangat belajar Bahasa Arab. Untuk bisa mahir membaca kitab kuning diawali dengan banyak membaca dan menghapal kosa kata bahasa Arab. Metode menghapal paling mudah yakni membaca makna Arab sebanyak 7x berulang-ulang, maka bacaan tersebut otomatis akan nempel sendiri di kepala. Contohnya lafadz abun yang berarti bapak. Jika lafadz abun dibaca tujuh kali, maka akan hapal dengan sendirinya.
Ketiga, Mengakrabi Kaidah-kaidah Bahasa Arab (Nahwu Shorof). Ilmu ini lazim pula disebut gramatika arab. Mengakrabi Nahwu Shorof merupakan pintu gerbang membaca kitab kuning. Tak bisa membaca kitab kuning tanpa menguasai kedua jenis ilmu yang saling terkait ini. Perhatikan dengan baik pola kalimat dalam Bahasa Arab (Jumlah Ismiyah dan Jumlah Fi’liyah) serta banyak latihan/praktek mengidentifikasi kata. Rekomendasi Kitab dalam Belajar Nahwu Shorof secara bertahap adalah: Matn Ajurumiyah, Imrithi, Mutammimah Ajurumiyah dan Alfiah Ibnu Malik.
Keempat, Menjaga sanad keilmuan dengan cara bertawasul kepada para ulama musannif kitab kitab sebagai salah satu wujud menjaga adab. Misal, mengirimkan al-Fatihah ketika akan membaca atau menghafal kitab matn, seperti mengirimkan al-fatihah kepada pengarang kitab Taqrib, Syekh Abu Suja.
Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Sulsel.



[…] Cara Mudah dan Cepat Bisa Membaca Kitab Kuning […]