KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Pemenang Pilpres 2019

by Penulis Palontaraq | Selasa, Mei 21, 2019 | 82 views
KPU tetapkan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019. (foto: ist/palontaraq)

KPU tetapkan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019. (foto: ist/palontaraq)

Laporan:  Etta Adil

Related Post: Rocky Gerung: “Saya sangat Kagum pada Pendukung Jokowi!”

PALONTARAQ.ID, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sepertinya mengabaikan berbagai tuntutan pengusutan berbagai dugaan kecurangan dalam proses situng dan rekapitulasi perhitungan suara di berbagai tingkatan, menyusul dituntaskannya rekapitulasi nasional hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilu Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 2019.

Dalam rapat rekapitulasi nasional yang dipimpin Ketua KPU, Arief Budiman, selasa (21/5/2019) dinihari tersebut, KPU secara resmi menetapkan Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.

Sebelumnya, Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik membacakan hasil rekapitulasi nasional. “Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin 85.607.362 suara. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239,” ujar komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno KPU di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin 85.607.362 (55,50 persen) dari total suara sah nasional. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara (44,50 persen) dari total suara sah nasional.

Lihat pula:  Perampok dan Pencuri Suara itu Pasti Gelisah

Ketua KPU Arief Budiman kemudian membacakan keputusan hasil rekapitulasi nasional pilpres, pemilihan anggota DPR, anggota DPRD, dan anggota DPD. Arief langsung mengetok palu tanda penetapan hasil rekapitulasi.

Rapat pleno ini langsung diumumkan setelah KPU melakukan rekapitulasi empat provinsi terakhir. Pleno ini dihadiri seluruh komisioner KPU dan Bawaslu, Saksi dari parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf yang hadir adalah I Gusti Putu Artha, sedangkan dua orang saksi dari Prabowo-Sandi adalah juru debat BPN Ahmad Riza Patria dan Aziz.

Seperti diketahui, Jokowi-Ma’ruf unggul di 21 provinsi, yang terdiri atas Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung. Selanjutnya pasangan nomor urut 01 itu menang di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah.

KPU menyebutkan bahwa Pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul di Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua, sedang 13 provinsi lainnya dikuasai pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Paslon 02 masih bisa mengajukan sengketa hasil Pilpres ini ke MK. Jika dalam tiga hari setelah berakhirnya batas waktu pengujian keberatan penetapan hasil Pemilu ke MK, tidak ada sengketa yang diajukan, maka KPU dapat menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024. (*)

 

 

Like it? Share it!

Leave A Response