PP Muhammadiyah kutuk Tragedi Penembakan di Masjid Christchurch Selandia Baru

Kantor-PP-Muhammadiyah-2

Kantor-PP-Muhammadiyah (foto: pwmu/ist)

Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan Pernyataan Pers terkait Tragedi Penembakan dan Pembunuhan Muslim pada saat akan Shalat Jumat di Masjid Christchurch Selandia Baru, Jumat 14 Maret 2019, sekaligus menyampaikan turut berduka cita atas warga muslim yang terbunuh dari tragedi tersebut.

Lihat juga:  Kominfo Imbau Tak Sebar Konten Video Pembunuhan Muslim di Selandia Baru

Berikut Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tersebut, tertanggal 8 Rajab 1440 H atau bertepatan dengan tanggal 15 Maret 2019, ditandatangani oleh Prof Dr Bachtiar Effendy, MA sebagai Ketua dan Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed sebagai sekretaris umum.

—–

PERNYATAAN PERS
PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH
TENTANG TRAGEDI PENEMBAKAN DI MASJID CHRISTCHURCH SELANDIA BARU
Nomor: 101/PER/I.0/J/2019

Bismillahirrohmanirrohim

Sehubungan dengan tragedi penembakan di Masjid al-Noor, Lindwood, Christchurch Selandia Baru, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan:

1. Menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas tragedi penembakan di Masjid al-Noor, yang menewaskan puluhan Muslim. Mereka yang wafat adalah syahid yang mendapatkan tempat terhormat di hadapan manusia dan Allah azza wa jalla. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Kepada umat Muslim Selandia Baru agar tetap tegar dan tidak surut selangkahpun dalam berislam dan berdakwah di Selandia Baru.

2. Mengutuk keras penembakan yang sesungguhnya merupakan pembantaian dan aksi teroris yang sangat biadab serta permusuhan terhadap umat Islam, apapun motifnya dan siapapun pelakunya.

3. Mendesak Pemerintah Selandia Baru agar segera mengusut tuntas motif dan pelaku pembantaian maupun dalangnya serta memberikan hukuman yang seberat-beratnya. Pemerintah Selandia Baru agar meningkatkan keamanan dan melindungi seluruh warga negara khususnya umat Islam agar dapat hidup damai dan menjalankan ajaran agama dengan aman.

4. Mengapresiasi pernyataan tegas dan sikap cepat Pemerintah Indonesia yang mengambil langkah diplomatis dan mendesak agar segera melakukan langkah-langkah diplomasi lebih lanjut dan tindakan kemanusiaan untuk membantu, mengevakuasi, dan menyelamatkan warga Indonesia yang menjadi korban.

5. Menghimbau umat Islam Indonesia untuk bersikap tenang, tidak membuat pernyataan yang memperkeruh suasana, dan melakukan langkah–langkah yang kontra produktif. Umat Islam Indonesia hendaknya menggalang solidaritas dan melakukan doa bersama untuk keselamatan dan mendukung perjuangan dakwah Muslim di Selandia Baru.

Nashrun min Allah wa fathun qarib.

Demikian Pernyataan Pers yang dikeluarkan PP Muhammadiyah. (*)

 

Like it? Share it!

Leave A Response