BerandaKesehatanDiabetes sembuh dengan Minyak Zaitun

Diabetes sembuh dengan Minyak Zaitun

Oleh:  Muhammad Farid Wajdi

Tulisan Sebelumnya:  Muhasabah saat Sakit

PALONTARAQ.ID – BANYAK  jalan menuju kesembuhan. Yang penting dalam Islam, adalah tetap ikhtiar untuk berobat. Kesembuhan tidak datang dengan sendirinya  tetapi harus dengan ikhtiar, termasuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ingatlah bahwa sakit bagi orang beriman adalah sarana penggugur dosa. Ikhtiar berobat adalah sunnah Rasulullah, sebagaimana sunnah Thibbun Nabawi yang menjadi anjurannya.

Berikut ini adalah pengalaman terapi dengan menggunakan minyak zaitun di Madinah Munawwarah dalam mengatasi Gula Darah (Diabetes) bahwa seseorang yang menderita penyakit diabetes mencapai 500 mg akan turun menjadi 300 mg setelah sebulan melakukan diet ketat dan rajin berolahraga, dan turun lagi menjadi  200 mg dalam keadaan berpuasa.

Hal ini tentu tidak  terlalu signifikan. Sebagaimana dituturkan dalam Seminar Prof. Hassan Syamsi Basya, setelah itu diputuskan terapi Minyak Zaitun. Hal luar biasa terjadi, hanya dalam 3 hari setelah konsumsi Minyak Zaitun, gula darah turun menjadi 180 mg atau turun sekitar  100 mg dari kondisi awal.

Tiga berikutnya setelah mengonsumsi minyak zaitun, turun lagi menjadi 93 mg dalam kondisi tidak berpuasa.  Setelah mengetahui semua hasil tersebut timbul beberapa pertanyaan, Apakah  minyak zaitun pengobatan sementara ataukah harus terus mengkonsumsinya?

Apakah minyak zaitun memperbaiki  kinerja pankreas ataukah hanya menyerap kadar gula berlebih dalam darah, ataukah membantu enzim insulin menyerap masuk dalam sel?

Tapi fakta yang paling penting, kadar gula darah benar-benar turun. Ada dua pilihan dosis, apakah mengonsumsi minyak zaitun untuk pengobatan diabetes  cukup meminumnya 2 sdm sebelum tidur dan 2 sdm makan setelah bangun tidur. Dari hasil penelitian terbukti lebih baik mengonsumsinya setelah bangun tidur. Hasilnya kadar gula darahnya menjadi normal.

Lihat pula: Terapi dengan Kaidah Fashdu

Prof. Hassan Syamsi Basya mengungkapkan bahwa penelitian pada beberapa pasien, meñghasilkan kesimpulan positif, yakni bahwa:

(1) Tubuh manusia berbeda-beda dalam merespon minyak zaitun, ada yang langsung turun gula darahnya 100 mg pada hari pertama, namun ada pula yang turun setelah 3 hari. Tapi hasilnya sangat baik.

(2) Mayoritas pasien mengatakan telah sembuh organ dalam mereka, terutama pankreas.

(3) Tanda-tanda diabetes turun drastis dan bahkan hilang, seperti rasa panas dingin di tapak kaki ketika malam hari atau seringnya buang air kecil.

(4) Beberapa pasien mulai meninggalkan obat-obatan kimia dari dokter.

(5) Tidak seorangpun pasien mengeluh efek samping buruk dari minyak zaitun.

Apa yang telah diungkapkan oleh Prof Hassan Syamsi Basya ini diatas sebenarnya bukti nyatanya adalah pengalaman penulis sendiri.

Penulis telah membuktikan sendiri khasiat yang luar biasa dari mengonsumsi minyak zaitun (olive oil virgin), bahkan bukan hanya untuk mengatasi diabetes, tapi juga untuk mengobati penyempitan pembuluh darah pada jantung.

Kini, penulis telah sembuh dan dapat beraktifitas dengan nyaman sebagaimana semula. Semoga bermanfaat adanya. Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT