Risalah untuk Putri IMMIM (5)
Untai huruf hijaiyah bersinar di lisan yang terjaga,
Setiap makhraj dititi dengan sabar dan cinta,
Tartil menjadi jalan agar makna tak terluka,
Ayat demi ayat direngkuh seperti sahabat setia,
Dengung ghunnah mengalun lembut di dada,
Zikir dan tilawah menyatu dalam jiwa.
Nun sukun bertemu huruf, hukum pun berbicara,
Ada idzhar, idgham, iqlab, ikhfa yang mulia,
Jelas panjang mad menjaga irama makna,
Agar kalam Ilahi tak berubah arah suaranya,
Membaca bukan sekadar bunyi, tapi menjaga amanah,
Untuk hati yang rindu petunjuk dan cahaya,
Di setiap waqaf tersimpan hikmah jeda,
Dalam tartil tumbuh tenang dan doa,
Ilmu tajwid adalah jembatan cinta,
Niat ikhlas mengantar hafalan ke dada.
Bait demi bait Al-Qur’an dirawat dengan setia,
Engkau, putri IMMIM, jadikan ia sahabat jiwa,
Tekun menghafal, niscaya hidup bercahaya,
Al-Qur’an memuliakan siapa pun yang mengakrabi dan menjaganya.
***