Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Mukaddimah Ta’lim Muta’allim
PALONTARAQ.ID – Dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim, Syaikh Az-Zarnuji mendedikasikan satu bab khusus yang membahas tentang hal-hal yang dapat mendatangkan rezeki (penarik) dan hal-hal yang menghambat rezeki atau menyebabkan kefakiran.
Syaikh Zarnuji memandang bahwa kefakiran seringkali bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan juga akibat dari perilaku, adab, dan kebiasaan sehari-hari.
Berikut adalah beberapa penyebab kefakiran menurut kitab Ta’lim Muta’allim tersebut:
1. Perilaku Saat Tidur dan Buang Hajat
Syaikh Zarnuji menekankan bahwa beberapa kebiasaan fisik yang dianggap sepele dapat menutup pintu rezeki, yaitu: (1) Tidur dalam keadaan telanjang. Dianggap sebagai perilaku yang tidak beradab, (2) Buang air kecil dalam keadaan telanjang, (3) Makan dalam keadaan janub (sebelum mandi wajib), dan (4) Tidur telentang saat fajar/pagi hari. Tidur setelah subuh diyakini dapat menghalangi datangnya berkah rezeki (tidur shubhah).
2. Adab terhadap Makanan dan Kebersihan
Kerapian dan penghargaan terhadap nikmat Tuhan sangat ditekankan Syaikh Zarnuji dalam Kitabnya, Ta’lim Muta’allim. Karena itu sangat dilarang untuk: (1) Membiarkan sisa makanan berceceran. Tidak membersihkan meja atau membiarkan remah-remah makanan terbuang, Membakar kulit bawang merah atau bawang putih, (3) Menyapu rumah dengan kain atau sapu tangan, (4) Menyapu rumah pada malam hari, serta (5) Membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah.
3. Kebiasaan dan Etika Harian
Beberapa tindakan dianggap menunjukkan kurangnya wibawa atau rasa syukur adalah: Berjalan di depan orang tua atau guru secara sengaja tanpa keperluan, Memanggil orang tua dengan nama aslinya (tanpa sebutan penghormatan), Membersihkan sela-sela gigi (bersiwak/tusuk gigi) dengan kayu yang kasar, Mencuci tangan dengan tanah atau debu (saat ada air/sabun), dan Menjahit pakaian saat pakaian tersebut masih melekat di badan.
4. Sikap Mental dan Ibadah
Faktor spiritual memegang peranan kunci dalam kitab “Ta’lim Muta’allim” yang menjadi penyebab kefakiran/kemiskinan, yaitu: Meninggalkan salat atau meremehkan rukun-rukunnya, Bergegas keluar dari masjid setelah salat subuh (tanpa berzikir atau berdoa), Pergi ke pasar terlalu pagi dan pulang paling akhir, mendoakan keburukan (melaknat) anak sendiri, serta Gemar berbohong.
Tabel Ringkasan Faktor Penyebab Kefakiran/Kemiskinan
| Aspek | Contoh Perbuatan |
| Kesehatan & Tidur | Tidur setelah subuh, tidur telanjang. |
| Kebersihan Rumah | Menyapu malam hari, membiarkan sarang laba-laba di rumah. |
| Adab Makan | Makan tanpa mencuci tangan, meremehkan remah makanan. |
| Relasi Sosial | Durhaka pada orang tua, berbohong, kikir. |
Penjelasan Syaikh Az-Zarnuji dalam kitab ini sering kali bersifat edukasi karakter (akhlaq). Beliau ingin menekankan bahwa kemudahan rezeki berkaitan erat dengan kedisiplinan, kebersihan, rasa hormat kepada sesama, dan ketaatan kepada Allah.
Demikian catatan singkat mengenai Penyebab Kefakiran atau kemiskinan, sebagaimana disebutkan Syaikh Zarnuji dalam Kitabnya, Ta’lim al-Muta’allim. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.


