BerandaBeritaDaerahPutri IMMIM Tampilkan Tari 4 Etnis di Ajang PLP 2022

Putri IMMIM Tampilkan Tari 4 Etnis di Ajang PLP 2022

Laporan: Ramadhan M

Related Post: Field Trip Putri IMMIM Kunjungi Naval Museum, RRI, TVRI dan Fajar

PALONTARAQ.ID – Empat santriwati Kelas VIII SMPS Ponpes Modern Putri IMMIM tampil memukau membawakan tari empat etnis di hadapan peserta Pekan Literasi Pangkep (PLP) 2022 dan masyarakat umum di panggung utama Tugu Bambu Runcing Pangkajene, Senin malam (12/9/2022).

Penampilan Tari 4 Etnis ini dibawakan sebelum Dialog Literasi vs Hoax, juga ditempat yang sama, Panggung Utama PLP 2022. Ketua Panitia PLP 2022, Ahmad Firman, ST mengungkapkan terima kasihnya kepada Santriwati Putri IMMIM Pangkep telah mau mengambil panggung hiburan dan turut menjadi bagian dari kemeriahan Pekan Literasi Pangkep (PLP) 2022.

Santriwati Kelas VIII Putri IMMIM yang tampil menari tari 4 Etnis di ajang PLP 2022. (foto: ist/*)
Santriwati Kelas VIII Putri IMMIM yang tampil menari tari 4 Etnis di ajang PLP 2022. (foto: ist/*)

“Kami sangat mengapresiasi Putri IMMIM yang didampingi Bapak M. Farid W Makkulau, yang kami kenal sebagai Budayawan dan Penulis Pangkep untuk mengambil peran menghibur peserta dan masyarakat umum dengan Tari 4 Etnis diantara selingan acara Dialog Literasi vs Hoax di hari kelima penyelenggaraan PLP 2022 ini,” ujarnya.

Santriwati Pondok Pesantren Putri IMMIM Minasatene Pangkep yang tampil menari Tari 4 Etnis adalah Santriwati kelas VIII pesantren yang beralamat di Jalan Poros Haji Fadeli Luran Minasatene tersebut, yaitu Malika Azzahra asal Ma’rang Pangkep, Paulia Mumtahanah Mulya asal Mamuju, Afifah Maisyarah Fadwansyah asal Mamuju, dan Nayla Fadhiyah Ilham asal Maros. Keempatnya tampil apik, percaya diri dan memukai membawakan tari 4 etnis yang sudah tidak asing lagi mereka tampilkan karena pernah dilombakan secara internal di dalam lingkup Pesantren.

Santriwati Putri IMMIM Pangkep bersama Gurunya, Muhammad Farid Wajdi. (foto: ist/*)
Santriwati Putri IMMIM Pangkep bersama Gurunya, Muhammad Farid Wajdi. (foto: ist/*)

Sementara itu, Muhammad Farid Wajdi, guru pendamping santriwati mengungkapkan kebahagiaannya dapat menampilkan santriwati di panggung utama Pekan Literasi Pangkep (PLP) 2022. “Kami bersikeras tampil biar pelajar lainnya serta masyarakat umum tahu bahwa di pondok pesantren tidak hanya belajar agama, kitab kuning dan bahasa arab, tetapi juga piawai berkesenian, tak terkecuali kesenian tradisional,” ungkap Farid yang juga dipercaya sebagai Juri Duta Baca Pangkep dalam ajang PLP 2022 ini. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT