BerandaHukumKisah Hakim Agung Membela Pembunuh Penghina Rasulullah SAW

Kisah Hakim Agung Membela Pembunuh Penghina Rasulullah SAW

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

Related Post: Hati-hati, Islam itu Milik Allah

PALONTARAQ.ID – Kisah ini mengesankan dalam dunia hukum. Kisah tentang seorang Hakim Agung (Al-Imam al-Qadhy) yang mengundurkan diri saat mengadili seorang pemuda pelaku pembunuhan.

Suatu ketika seorang ulama masyhur, Al-Imam al-Qadhy Syekh Yusuf Bin Ismail An-Nabhani yang juga Hakim Agung (Qadhy) di Lebanon diperhadapkan padanya mengadili tersangka kasus pembunuhan.

Saat persidangan berlangsung, didudukkanlah seorang pemuda yang menjadi tersangka pembunuhan. Tak nampak sama sekali ketakutannya menghadapi kemungkinan vonis hakim yang terburuk sekalipun atas dirinya.

Saat persidangan, terjadilah dialog berikut antara Syekh Yusuf An-Nabhani selaku Qadhy dengan Pemuda sang tersangka kasus pembunuhan tersebut.

Syekh Yusuf An-Nabhani bertanya, “Apa betul kamu telah melakukan suatu pembunuhan?”

Sang pemuda menjawab, “Iya, betul Hakim. Saya telah membunuh seseorang wahai Hakim”.

Lalu Syekh Yusuf An-Nabhani bertanya lagi, “Kalau boleh Kau jelaskan apa motif dari pembunuhanmu wahai Anak Muda?”

Dijawab oleh Sang pemuda itu, “Orang Itu…telah menghina Rasulullah SAW terang-terangan. Saya tidak sanggup lagi menahan amarahku terhadap Orang-orang yang mencaci Rasulullah SAW dihadapanku. Lantas aku membunuhnya”.

Syekh Yusuf An-Nabhani terdiam sejenak, lalu bertanya lagi, “Tangan yang mana Kau gunakan untuk membunuh orang itu, Kanan atau Kiri?”

Dijawab olehnya: “Tangan kananku ini wahai Hakim”.

Lalu Tiba-tiba Syekh Yusuf An-Nabhani turun dari singgasana Hakim menuju ke arah pemuda tadi. Meraih tangan kanannya lalu menciumnya berkali-kali, seraya berkata, Tangan Ini kelak yang akan membawamu ke sorga….”.

“Wahai hadirin sekalian… Saksikanlah, mulai hari ini, Saya mengundurkan diri dari jabatanku selaku Qadhy (Hakim) di sini, Karena saya tidak akan pernah sanggup menghukum seseorang yang telah membunuh yang disebabkan membela Kehormatan Rasulullah SAW!”

Masya Allah!

Maka renungkanlah ….

Mari kita mengambil pelajaran dan hikmah dari kisah ini. Demikian cinta dan hormatnya Syekh Yusuf An-Nabhani Kepada Rasulullah SAW dan agamanya, bagaimanakah dengan kita?

Bagaimanakah dengan cinta kita kepada Rasulullah SAW? Bagaimanakah sikap kita ketika melihat Panji-panji Rasulullah SAW dilecehkan, dihinakan, dan dibakar? Bagaimanakah sikap kita ketika “khilafah” yang merupakan ajaran agama Islam justru dikriminalisasi?

Maka renungkanlah ….

Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT