Beranda Kesehatan Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

 

Laporan: Nurhudayah

Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

PALONTARAQ.ID – Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep, yaitu penilaian “Kantin Sehat” setelah disurvey oleh Tim Penilai/Petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Senin (23/11/2020).

Petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Sarinande, S.ST mengungkapkan bahwa tujuan kunjungan ke Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep adalah memberikan penilaian “Kantin Sehat”.

Tim Penilai Kantin Sehat, didampingi Ketua YASDIC IMMIM Pangkep saat berada di dalam Kantin Thalabah. (foto: ist/palontaraq)
Tim Penilai Kantin Sehat, didampingi Ketua YASDIC IMMIM Pangkep, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam saat berada di dalam Kantin Thalabah. (foto: ist/palontaraq)

“Tujuan kami adalah memastikan apakah kantin yang ada dalam lingkungan sekolah atau pesantren ini bersyarat dari segi kebersihan lingkungannya, hygiene sanitasi makanannya, perlakuan penyajian, dan proses pembuatan yang dilaluinya, dan aspek penilaian lainnya,” ungkap Sarinande, didampingi Ikhwana, SKM.,M.Kes dari Dinas Kesehatan Pangkep.

Tim Penilai “Kantin Sehat” sebelumnya diterima di Ruang Ketua YASDIC IMMIM Pangkep, sebelum melakukan peninjauan ke kantin dan dapur pesantren.

Ketua YASDIC IMMIM Pangkep, Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam mengapresiasi kunjungan dan penilaian yang dilakukan oleh Tim Petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten, serta didampingi dari Tim Puskesmas Minasatene.

Penandatanganan Stiker Pembinaan "Kantin Thalabah" sebagai Kantin Sehat. (foto: ist/palontaraq)
Penandatanganan Stiker Pembinaan “Kantin Thalabah” sebagai Kantin Sehat. (foto: ist/palontaraq)

“Insya Allah, kami tentunya berterima kasih atas kunjungan Tim Penilai Kantin Sehat ini, juga sekaligus sebagai upaya perbaikan dan penataan yang lebih baik ke depannya, segala aspek kesehatan dan kebersihan lingkungan dalam kampus, bukan hanya kantin dan dapur, tetapi seluruh area kampus, begitu juga orang yang tinggal dan beraktifitas didalam Kampus ini,” ungkap Dra Hj Sri Hajati Fachrul Islam.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Minasatene, Nurul Mukmin, SKM.,M.Kes mengungkapkan keyakinannya bahwa Kantin Sekolah dan seluruh lingkungan kampus pesantren bersih dan terjaga kesehatan lingkungannya, mengingat prestasi yang telah diraih selama ini sudah sangat bagus, bahkan sampai tingkat nasional, mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI.

Penyerahan Stiker Pembinaan Kantin Sehat dari Tim Penilai ke Ketua YASDIC IMMIM Pangkep. (foto: ist/palontaraq)
Penyerahan Stiker Pembinaan Kantin Sehat dari Tim Penilai ke Ketua YASDIC IMMIM Pangkep. (foto: ist/palontaraq)

“Puskesmas Minasatene sendiri punya kerjasama dengan Pesantren Putri IMMIM ini dalam hal dukungan manajemen pengelolaan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Alhamdulillah selama ini sudah berjalan baik.”

“Alhamdulillah pula, Kantin Pesantren setelah ditinjau hari ini juga kondisi kebersihan dan kesehatan lingkungannya juga terjaga dengan baik,” ungkap Nurul Mukmin, Kepala Puskesmas Minasatene.

Foto bersama Tim Penilai Kantin Sehat dari Dinkes dengan Pimpinan dan Para Pembina Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep. (foto: ist/palontaraq)
Foto bersama Tim Penilai Kantin Sehat dari Dinkes dengan Pimpinan dan Para Pembina Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep. (foto: ist/palontaraq)

Kunjungan Tim Penilai Kantin Sehat berakhir Pukul 11.30 WITA dan Kantin Pesantren “Kantin Thalabah” dinilai bersyarat sebagai Kantin Sehat.

“Kantinnya layak dan berhak mendapatkan Stiker Pembinaan sebagai Kantin Sehat, semoga kedepannya dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Sarinande, S.ST, Tim Penilai dari Dinkes Provinsi Sulsel. (*)

1 KOMENTAR

  1. 1)abdullah al saffah bin muhammad bin ali bin abdullah bin al abbas
    2)
    3)menjadi lima periode yaitu sebagai berikut periode pertama tahun 132 H/750 – 232H/847 M,disebut periode persia pertama,periode kedua tahun 232 H/847 M – pengaruh turki pertama
    4) a.perkembangan ilmu pengetahuan dan sastra seni.
    b.gerakan penerjemahan dan arabisasi
    c.mendirikan pusat kegiatan ilmiah di kufah dan basrah yang akhirnya memunculkan nama² besar
    5) a.memindahkan pusat pemerintah dari damaskus ke baghdad
    b.membentuk wirazat untu membantu kekholifaan dalam menjalankan pemerintah negara
    c.membentuk diwanul kitabah yang tugasnya menjalankan tata usaha
    6)kemajuan yang sudah terlakasanakan dalam bidang pastinya tidak akan terlepas,disemua militer terdapat perbedaan karakteristik yang mencolok antara pemerintahan ummayyah dan dinasti abbasiyab.
    7)a.berkembangnya ilmu pengetahuan
    b. lahirnya para atlit olaraga
    c.berkembangnya ekonomi masyarakat
    d.munculnya para ahli politik
    e.lahirnya aliran atau sekte islam
    8.abu ja’far al manshur (754-775) al mahdi (775-785M)
    Harun al rasyid (1785-809M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT