Covid-19 dan Otonomi Desa

Dana Desa

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kemendesa, Taufik Madjid, mengungkapkan bahwa Dana Desa dapat digunakan untuk Penanganan Wabah Virus Corona (Covid-19). (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Bachrianto Bachtiar

PALONTARAQ.ID – Desa dengan otonominya, Desa dengan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) nya sangat mampu mengendalikan warganya secara partisipatif dengan mendorong aksi kolektif membangun perilaku individu dalam rumah tangga warganya untuk mengendalikan Pandemi global Covid-19.

Dengan Otonomi Desa, akan lebih mudah mengarahkan warga untuk sadar menjaga kebersihan dirinya, melakukan social dan physical distance serta menyiapkan konsumsi dari bahan lokal yang meningkatkan imunitas tubuh.

Selain itu, Pemerintah Desa juga akan mudah mengendalikan agar kegiatan ekonomi warga tetap berjalan, produksi pertanian rakyat terus berjalan dengan akses pasar yang tetap terjaga.

Kewenangan Desa

Kewenangan Desa Sepenuhnya untuk Menggunakan Dana Desa untuk Penanganan Covid-19. (foto: BNPB)

Pemerintah Desa juga berfungsi mengendalikan warga yang rentan secara fisik, seperti kaum manula serta warga miskin yang rentan ekonominya.

Pemerintah Desa juga harus memastikan koordinasi dengan pemerintahan pada level di atasnya kecamatan dan Kabupaten sampai ke tingkat Propinsi dan Pusat.

Dengan segala kelebihannya itu, Desa sebenarnya dapat menjadi ujung tombak pengendalian wabah Virus Corona (Covid-19) di tingkat bawah, juga agar tidak terjadi keresahan ekonomi saat pemberlakuan Social Distancing dengan segala dampaknya di tingkat Desa.

 

 

Like it? Share it!

Leave A Response