Mengenal Khulafaur Rasyidin (1)

Nama Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin. (foto: ist/palontaraq)

Nama Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

Tulisan sebelumnya: Mengapa mesti Belajar Sejarah Kebudayaan Islam?

PALONTARAQ.ID – Pengantar Mengenal Khulafaur Rasyidin, menyangkut Pengertian, Profil Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib), Model Kepemimpinan, dan Prestasi Khulafaur Rasyidin menjadi pembahasan dalam Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Kelas VII Semester 2.

A. Pengertian dan Tugas Khulafaur Rasyidin

1. Pengertian Khulafaur Rasyidin menurut Bahasa

Khulafaur-Rasyidin berasal dari kata khulafa’ dan ar- rasyidin. Kata khulafa, merupakan jamak dari kata khalifah artinya pengganti sedangkan kata ar-rasyidin artinya mendapat petunjuk.

Jadi khulafaurrasyidin menurut bahasa adalah orang yangditunjuk sebagai pengganti, pemimpin atau penguasa yang selalu mendapat petunjuk dari Allah SWT.

2. Pengertian Khulafaur Rasyidin menurut Istilah

Khulafaurrasyidin menurut istilah adalah pemimpin umat dan kepala negara yang telah mendapat petunjuk dari Allah SWT. untuk meneruskan perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Khulafaur Rasyidin (bahasa Arab: ﺍﻟﺨﻠﻔﺎﺀ ﺍﻟﺮﺍﺷﺪﻭﻥ) atau Khalifah Ar-Rasyidin adalah empat orang khalifah (pemimpin) pertama agama Islam, yang dipercaya oleh umat Islam sebagai penerus kepemimpinan Nabi Muhammad setelah ia wafat.

Empat orang tersebut adalah para sahabat dekat Nabi Muhammad SAW yang tercatat paling dekat dan paling dikenal dalam membela ajaran yang dibawanya di saat masa kerasulan Muhammad SAW. Keempat khalifah tersebut dipilih bukan berdasarkan keturunannya, melainkan berdasarkan konsensus bersama Umat Islam.

Sistem pemilihan terhadap masing-masing khalifah tersebut berbeda-beda, hal tersebut terjadi karena para sahabat menganggap tidak ada rujukan yang jelas yang ditinggalkan oleh Nabi Muhammad SAW tentang bagaimana suksesi kepemimpinan Islam akan berlangsung.

Secara resmi istilah Khulafaur Rasyidin merujuk pada empat orang khalifah pertama Islam, namun sebagian ulama menganggap bahwa Khulafaur Rasyidin atau khalifah yang memperoleh petunjuk tidak terbatas pada keempat orang tersebut di atas, tetapi dapat mencakup pula para khalifah setelahnya yang kehidupannya benar-benar sesuai dengan petunjuk al- Quran dan Sunnah Nabi. Salah seorang yang oleh kesepakatan banyak ulama dapat diberi gelar khulafaur rasyidin adalah Umar bin Abdul-Aziz, khalifah Bani Umayyah ke-8.

3. Tugas Khulafaur Rasyidin

Tugas Rasulullah SAW meliputi dua hal, yaitu tugas kenabian dan tugas kenegaraan, sedangkan Tugas Khulafaur Rasyidin hanya menggantikan tugas sebagai kepala negara, pemerintahan dan Pemimpin Umat Islam.

Berikut adalah 4 Sahabat Nabi yang menjadi Khulafaur Rasyidin:

1. Abu Bakar ash-Shiddiq (573 – 634 M, menjadi khalifah 632 – 634 M)

2. Umar bin Khattab (586-590 – 644 M, menjadi khalifah 634 – 644 M)

3. Utsman bin Affan (644 – 655 M)

4. Ali bin Abi Thalib (655 – 661 M)

Like it? Share it!

Leave A Response