Penipuan dan Kebiadaban Syiah serta Solusi terhindar dari Marabahayanya

by Kontributor Palontaraq | Selasa, Sep 10, 2019 | 43 views
Penganut Syiah memperingati Hari Asyura, 10 Muharram. (foto: ist/palontaraq)

Penganut Syiah memperingati Hari Asyura, 10 Muharram. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Abu Abdillah

PALONTARAQ.ID –  Peperangan abadi antara kebenaran dan kebatilan tak akan pernah padam hingga hari kiamat. Pengibar panji-panji Islam senantiasa eksis pada setiap masa dan zaman, begitu pula dengan pengibar bendera kebatilan.

Mereka berjuang siang dan malam untuk menyebarkan dan menularkan virus kebatilannya ke berbagai objek dakwah dengan trik-trik khusus.

Demikian halnya dengan sekte sesat Syi’ah, salah satu barisan pengibar bendera kebatilan dan kesesatan yang gigih mempublikasikan produk agama mereka ke berbagai lapisan masyarakat.

Marilah kita perhatikan trik-trik dakwah Syi’ah, agar kita memahami dan mengetahui jerat tipu daya mereka.

A. Trik-Trik Syi’ah dalam Berdakwah

Di antara trik-trik dakwah mereka yang populer adalah:

1. Mengkritisi Para Sahabat, lalu Mengkafirkan Mereka

Syi’ah berani melaknat kepada dua sahabat mulia, Abu Bakar dan Umar . Mereka senantiasa melantunkan wirid dan do’a yang mereka kumandangkan:

“Ya, Alloh. Selamat dan sejahterakanlah Muhammad dan seluruh keluarga Muhammad. Dan laknatlah kedua berhala Quraisy, kedua Jibt, dan kedua Thoghut serta kedua anak perempuan mereka.”

Sikap mereka yang demikian, tidak lain hanyalah ingin menunjukkan kepada kaum Muslimin agar tidak mengikuti metodologi para sahabat dalam beragama.

Akan tetapi yang dijadikan panutan dan teladan dalam beragama adalah para Imam Syi’ah yang mereka anggap maksum dari berbagai kesalahan dan kekeliruan.

2. Meragukan Keotentikan al-Qur’an Melalui Sejarah atau Hadits Palsu

Syi’ah mengklasifikasikan para sahabat Rosululloh demikian rendahnya sampai pada tingkatan paling keji, padahal Para Sahabat adalah para penulis, penghafal, dan perawi al-Qur’an, maka dari itu Syi’ah pun meragukan keotentikan al-Qur’an yang bersumber dari kalangan para sahabat.

3. Memasukkan Madzhab Syi’ah Menjadi Madzhab Kelima.

Kaum Muslimin semenjak zaman dahulu hingga sekarang mengakui adanya empat madzhab dalam agama Islam. Mereka adalah Madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali.

Namun, Syi’ah mencoba memasukkan madzhab mereka ke dalam tubuh umat Islam.  Dengan berbagai tipu daya dan muslihat, mereka mencoba mengetengahkan ajaran-ajaran Syi’ah di komunitas kaum Muslimin.

Mereka membuat opini bahwa perbedaan yang terjadi antara Syi’ah dan kaum Muslimin hanya terjadi pada masalah ruang lingkup hukum Islam yang bersifat furu’iyah dan ijtihadiyah, sebagaimana perbedaan yang terjadi di antara imam empat madzhab.

Salah satu ritual Syiah, menyakiti tubuh mereka. (foto: ist/palontaraq)

Salah satu ritual Syiah, menyakiti tubuh mereka. (foto: ist/palontaraq)

4. Propaganda Pendekatan Syi’ah Sunni.

Dakwah Syi’ah memiliki berbagai trik-trik dalam rangka menyebarkan risalah sesat dan kekufuran. Salah satu trik mereka secara halus dan sangat tersembunyi adalah propaganda pendekatan (taqrib) Syi’ah Sunni.

Banyak kaum Muslimin yang tertipu dan terpedaya dengan trik ini. Hingga sebagian mereka menganggap bahwa Syi’ah merupakan bagian dari Islam.

Secara singkat tujuan hakiki propaganda taqrib syi’ah tersebut adalah sebagai berikut:

1. Propaganda taqrib bagi misi Syi’ahisasi adalah agar kaum Muslimin mengambil aqidah mereka dan memburu umat Islam supaya masuk dalam ikatan aliran kebatinan, lalu memurtadkan mereka secara keseluruhan dari Islam yang murni dan memusnahkan Islam dari pemeluknya.

2. Syi’ah berupaya keras mengincar sebagian ulama Ahlus Sunnah agar mau mengadakan studi perbandingan dengan mereka. Hal ini dilakukan sebagai kendaraan dalam menyebarkan agama Syi’ah dan sebagai argumentasi Syi’ah di hadapan orang-orang awam di kalangan Ahlus Sunnah. Sehingga merekapun akan di-kategorikan sebagai Ahlussunnah menurut presepsi kaum Muslimin.

3. Meminimalisasi kalangan Ahlus Sunnah agar tidak membuat citra buruk terhadap ajaran agama Syi’ah.

4. Menghidupkan Kawin Kontrak.

Mereka membuat hadits-hadits palsu seputar hukum mut’ah, keutamaan bagi siapa saja yang bermut’ah dan ancaman bagi orang yang melarang dan meninggalkan mut’ah.

Bahkan mereka sering mempopulerkan pernyataan mereka, bahwa mut’ah adalah sarana paling efektif untuk mendekatkan diri kepada Alloh.

Perhatikan beberapa hadits palsu sebagai berikut:

“Barangsiapa yang keluar dari dunia ini (wafat) dan ia belum melakukan mut’ah niscaya ia akan datang pada hari kiamat dengan hidung yang terpotong.”

“Barangsiapa yang mut’ah satu kali saja derajatnya seperti derajat Husain. Dan barangsiapa yang mut’ah sampai dua kali derajatnya seperti derajat Hasan. Dan barangsiapa yang mut’ah sampai tiga kali derajatnya seperti derajat Ali bin Abi Tholib. Dan barangsiapa yang mut’ah sampai empat kali, niscaya derajatnya seperti derajatku.”

B. Bukti-Bukti Kekejaman Syi’ah terhadap Kaum Muslimin

1. Menghalalkan Darah Ahlus Sunnah

Syaikh Muhammad bin Ali bin Bawabih al-Qummi, seorang penganut Syi’ah, meriwayatkan dalam kitabnya Ilal as-Syara’i dari Daud bin Farqud berkata, “Aku berkata kepada Abi Abdillah Alaihissalam, “Apa pendapat Anda mengenai hukum membunuh kaum an-Nashib (Ahlus Sunnah)?”

Beliau menjawab, “Darah kaum Sunni itu halal, akan tetapi saya mengingatkan Anda, jika Anda mampu untuk memendamnya di bawah dinding, atau menenggelamkannya di dalam air agar mereka tidak menyaksikan hal tersebut, maka lakukanlah!”

Kemudian aku bertanya kembali mengenai hukum harta orang Ahlus Sunnah?

Ia menjawab, “Binasakanlah semampu Anda.” Para ahli fiqih mereka mengatakan, “Apabila Anda mendapat kesempatan untuk bekerjasama walaupun dengan setan untuk membunuh Ahlus Sunnah,”

“Maka lihatlah itu sebagai suatu kesempatan emas dan jangan dilewatkan. Tidak masalah apabila hal itu Anda lakukan walaupun bekerjasama dengan para setan, semisal: setan Tartar, setan kaum salibis, setan Amerika, dan setan Inggris.”

Khumaini berkata, “Kita akan menumpahkan darah para pembangkang (Ahlus Sunnah), kita akan bunuh anak-anak lelaki mereka dan kita biarkan anak-anak perempuan, dan tidak akan ada seorang pun yang akan luput dari siksaan. Harta mereka akan sepenuhnya menjadi hak milik para pengikut Ahlul Bait (Syi’ah).

“Kita akan hapuskan Makkah dan Madinah dari muka bumi karena dua kota tersebut menjadi benteng bagi orang-orang Wahabi. Kita wajib menjadikan Karbala sebagai tanah Alloh yang suci dan penuh berkah, sebagai kiblat manusia dalam shalat dan dengan itu semua kita akan mewujudkan impian para imam Alaihis salam.”

2. Media Massa di Seluruh Dunia Berbicara Tentang Kekejaman Syi’ah.

Surat-surat kabar dunia berbicara tentang kebiadaban yang dilakukan oleh Syi’ah dan para sekutunya terhadap penduduk Beirut Barat dan perkemahan Orang-orang Palestina, di antaranya: Kantor berita Perancis menyebutkan,  “Sesudah jatuhnya perkemahan Shabra, Kelompok Syi’ah dan Gerakan Amal (organisasi Syi’ah) menyebar dengan penuh semangat di setiap sepuluh dan dua puluh meter untuk menghalangi para jurnalis dan photografer untuk mengambil gambar apapun.”

Surat kabar Sunday Times juga menyebutkan bahwa beberapa orang Palestina dibunuh di rumah sakit-rumah sakit Beirut dan sejumlah jenazah orang-orang Palestina ditemukan dengan kondisi leher-leher mereka telah disembelih.

3. Kerjasama Syi’ah dengan Yahudi adalah Fakta dan Bukan Ilusi.

Abdullah Muhammad al-Ghorib berkata, “Kerja sama Syi’ah dengan musuh Zionis di selatan Lebanon adalah fakta yang nyata dan bukanlah legenda yang dikarang oleh musuh-musuh Syi’ah.

Semua surat kabar dan kantor berita nasional maupun internasional telah berbicara tentang kerja sama ini dan telah dirasakan oleh kaum Muslimin dan kaum Nasrani di Selatan sebagaimana tangan yang merasakan sesuatu. Dan kedua belah pihak Syi’ah dan Yahudi juga telah mengakuinya.”

C. Strategi Menyelamatkan Umat dari Tipu Daya Syi’ah

Agar umat ini selamat dari bahaya virus kesesatan dan kekafiran Syi’ah seyogyanya diupayakan secara sungguh-sungguh cara menanggulangi dakwah agama Syi’ah yang merasuk ke jantung aqidah kaum Muslimin.

Di antara strategi yang dapat dilakukan guna membendung dan menghalangi dakwah sesat mereka adalah sebagai berikut:

1. Kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Rosululloh

Allah SWT berfirman:

 

(فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَىٰ)

Artinya:

“Maka jika datang kepada kalian petunjuk dari-Ku, lalu barang-siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.” *(QS. Thoha [20]: 123).

2. Memberikan perhatian besar pada pengajaran aqidah Islam versus aqidah Syi’ah melaluipengajaran dan pelatihan secara berjenjang serta melalui peran aktif media elektronik dan informasi.

3. Mengutus para da’i yang bermanhaj aqidah Alus Sunnah wal Jama’ah untuk meluruskan aqidah umat Islam.

4. Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar.

Rosululloh shallallohu ‘alayhi wasallam bersabda:

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيمَانِ

Artinya:

“Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia mengubahnya dengan tangannya; jika tidak mampu maka dengan lisannya; jika tidak mampu, maka dengan hatinya; dan itu adalah keimanan yang paling lemah.” (HR. Muslim)

5. Peran aktif kepala rumah tangga dalam mengarahkan keluarganya tentang bahaya Syi’ah.

6. Berjama’ah.

Ikut serta dalam ikatan Jama’ah Ahlus Sunnah wal Jama’ah sangat efektif sekali guna membentengi diri dari pengaruh virus Syi’ah.

[Lihat: Kekufuran Syi’ah; Silsilah Tarbiyyah HASMI]

Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response