Beranda Al-Qur'an Al-Qurthubi dan Kisah tentang Malaikat Izrail Tertawa, Menangis dan Terkejut

Al-Qurthubi dan Kisah tentang Malaikat Izrail Tertawa, Menangis dan Terkejut

Tafsir Al-Qurthubi. (foto: ist/palontaraq)
Tafsir Al-Qurthubi. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – Dalam khazanah sarjana muslim terkemuka, dikenal nama Al-Qurthubi atau Qurtubi, yaitu seorang Imam, Ahli hadits, seorang yang ‘alim, dan mufassir (penafsir) Al-Qur’an yang terkenal.

Nama lengkap Al-Qurthubi adalah ‘Abu ‘Abdullah Muhammad bin Ahmad bin Abu Bakr Al-Anshari al-Qurthubi” (Arab: أبو عبدالله القرطبي). Beliau berasal dari Qurthub (Cordoba, Spanyol) dan mengikuti mahzab fiqih Maliki.

Al-Qurthubi terkenal melalui karya Kitab Tafsir Al-Qur’an berjudul “Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an wa al-Mubayyin Lima Tadhammanahu Min as-Sunnah wa Ayi al-Furqan”, yang masyhur dikenal sebagai Tafsir Al-Qurthubi. Kitab ini terdiri atas 20 jilid dan merupakan salah satu kitab tafsir Al-Qur’an terbesar dalam Sejarah Islam.

Dalam Kitab Tafsir ini, Al-Qurthubi memfokuskan dalam menetapkan hukum-hukum al-Qur’an, melakukan istimbath atas dalil-dalil, menyebutkan berbagai macam qira’at, i’rab, nasikh dan mansukh.

Karya-karya Al-Qurthubi yang lain adalah Kitab Al-Asna fi Syarh Asma’illaj al-Husna, At-Tidzkar fi Afdhal al-Adzkar, Syar at-Taqashshi, Qam’ al-Hirsh bi az-Zuhd wa al-Qana’ah, At-Taqrib likitab at-Tamhid, Al-I’lam biima fi Din an-Nashara min al-Mafasid wa al-Auham wa Izhharm Mahasin Din al-Islam, dan At-Tadzkirah fi Ahwal al-Mauta wa umur al-Akhirah”.

Imam Qurthubi berpulang ke rahmatullah dan dimakamkan di Mesir, pada Senin, 09 Syawal Tahun 671 H sebagaimana dirujuk dalam Al-A’lam karya Az-Zirikli, 5/322 dan Hadiyyatul ‘Arifin, karya Al-Babani, 2/129.

Bilakah Malaikat Izrail tertawa, menangis atau terkejut?

Dalam Kitab “Tadzkirah fi Ahwal al-Mauta wa umur al-Akhirah” karya Imam Qurthubi, disebutkan bahwa Allah SWT bertanya kepada Izrail, malaikat maut: “Apakah engkau pernah menangis ketika kamu mencabut nyawa anak cucu Adam?”

Maka Malaikat pun menjawab: “Aku pernah tertawa, pernah juga menangis, dan pernah juga terkejut dan kaget.”

“Apa yang membuatmu tertawa?”

“Ketika aku bersiap-siap untuk mencabut nyawa seseorang, aku melihatnya berkata kepada pembuat sepatu, ‘Buatlah sepatu sebaik mungkin supaya bisa dipakai selama setahun’,”.

“Aku tertawa karena belum sempat orang tersebut memakai sepatu dia sudah kucabut nyawanya.”

Allah SWT lalu bertanya: “Apa yang membuatmu menangis?”

Maka malaikat menjawab: “Aku menangis ketika hendak mencabut nyawa seorang wanita hamil di tengah padang pasir yang tandus, dan hendak melahirkan.”

“Maka aku menunggunya sampai bayinya lahir di gurun tersebut. Lantas kucabut nyawa wanita itu sambil menangis karena mendengar tangisan bayi tersebut karena tidak ada seorangpun yang mengetahui hal itu.”

“Lalu apa yang membuatmu terkejut dan kaget?”

Malaikat menjawab: “Aku terkejut dan kaget ketika hendak mencabut nyawa salah seorang ulama Engkau. Aku melihat cahaya terang benderang keluar dari kamarnya, setiap kali Aku mendekatinya cahaya itu semakin menyilaukanku seolah ingin mengusirku, lalu kucabut nyawanya disertai cahaya tersebut.”

Allah SWT bertanya lagi: “Apakah kamu tahu siapa lelaki itu?”

“Tidak tahu, ya Allah.”

“Sesungguhnya lelaki itu adalah bayi dari ibu yang dahulu kau cabut nyawanya di gurun pasir gersang itu, Akulah yang menjaganya dan tidak membiarkannya.”

Demikianlah kisah Malaikat Izrail, sebagaimana dituturkan Imam al-Qurthubi dalam Kitabnya, At-Tadzkirah fi Ahwal al-Mauta wa umur al-Akhirah, dan telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, “Buku Pintar Alam Akhirat”.

Barakallahu fiikum.  (*)

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...

Ketua TP PKK Sulsel Kunjungi Ponpes Putri IMMIM

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin secara mendadak melakukan kunjungan silaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Putri...