Khazanah Referensi Target Amaliah Harian Ramadan

Referensi Target Amaliah Harian Ramadan

-

- Advertisment -

Ramadan Kareem
Ramadan Kareem

Oleh:  M. Farid Wajdi, S.H.i

PALONTARAQ.ID – JIKA Allah SWT menghendaki, biidznillah, kita akan merasakan nikmatnya maghfirah, rahmat dan ampunan Allah SWT dalam Bulan Ramadan. Karena itu, jangan sedikitpun melewatkan setiap detik dan menit berlalu tanpa mengejar pahala kebaikan yang dilipat-gandakan.

Berikut ini referensi maksimalisasi Ramadan kita dengan target harian, sebagai berikut:

Referensi Target Harian Ramadhan

Buat Planing Ramadanmu. (foto: ist/palontaraq)
Buat Planing Ramadanmu. (foto: ist/palontaraq)

Pukul ⏰ 02.30-03.50 (sepertiga malam): Shalat Tahajud, Perbanyak Do’a.

Pukul ⏰ 03.50-04.30 (dinihari): Akhirkan Sahur, Perbanyak Istighfar, Tadarrus Al-Qur’an.

Pukul ⏰ 04.30-06.30 (subuh): Sholat Sunnah Fajar, Subuh Berjama’ah Di Masjid, Dzikir Pagi, Tilawah, Sholat Isyrak/Dhuha.

Target (ilustrasi: ist/palontaraq)
Buatlah Target Ibadahmu selama Ramadan (ilustrasi: ist/palontaraq)

Pukul ⏰ 06.30-11.45 (Pagi): Olahraga Ringan (Joging, Memanah), Kerja Nafkah Halal, Hindari dusta (Meski Bercanda), Ghibah, Piktor, dan lain-lain.

Isi Ramadhanmu dengan segala kegiatan positif. (foto: mfaridwm/palontaraq)
Isi Ramadhanmu dengan segala kegiatan positif. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Berolahraga di Pagi hari. (foto: hellosehat)
Berolahraga di Pagi hari. (foto: hellosehat)

Lihat juga: Penting Diketahui:  Kaji Ulang tentang Puasa Ramadan

Pukul ⏰ 11.45-13.00 (Siang): Shalat Dhuhur Berjamaah, Tilawah, Qailulah (Tidur sejenak).

Pukul ⏰ 13.00-15.00 (Siang/Ba’da Dhuhur): Kerja nafkah halal, Hindari dusta (Meski Bercanda), Ghibah, Piktor.

Pukul ⏰ 15.00-18.00 (Sore): Shalat Ashar berjama’ah, Hindari dusta (Meski Bercanda), Ghibah, Piktor, Sedekah/Sedekah Buka Puasa, Silaturahim, Mengajak Kawan/Saudara Kebaikan, Dzikir Petang, Doa Sebelum Buka (Waktu yang Mustajab), Segera Berbuka (Sunah Dengan Kurma/Air Putih)

Pukul ⏰ 18.00-19.00 (Petang/Maghrib): Shalat Maghrib Berjamaah, Ngemil makanan ringan berbuka, Tilawah, Persiapan Shalat Isya, Tarawih, dan Witir.

Pukul ⏰ 19.00-20.30 (Malam): Shalat Isya Berjama’ah, Menyimak Taklim/Ceramah, Shalat Tarawih dan Witir.

Shalat Tarawih. (foto: tribunnews/*)
Shalat Tarawih. (foto: tribunnews/*)

Pukul ⏰ 20.30-22.00 (Tengah Malam):  Makan malam buat yang tidak diet, Tilawah, Baca Hadist, Tadarrus Al-Qur’an Terjemahan (Tadabbur ayat).

Awas Pencuri Bulan Ramadan

1. Televisi. Ini merupakan pencuri yang berbahaya, yang bisa merusak puasa orang orang dan mengurangi pahala, seperti film sinetron dan iklan murahan.

2. Pasar. Ini juga merupakan pencuri spesial dalam menghabiskan uang dan waktu tanpa batas. Oleh karena itu tentukan belanjaanmu begitu pergi ke pasar.

Lihat juga: Infak, Sedekah, dan Zakat di Bulan Ramadan

3. Begadang. Pencuri yang mengambil waktu yang palimg berharga. Pencuri yang mengambil sholat tahajud dari seoramg hamba di sepertiga malam terakhir, dan mencuri kesempatan untuk istighfar serta taubat.

4. Dapur. Pencuri yang banyak mengambil waktu yang panjang untuk membuat beragam jenis masakan, berupa makanan dan minuman. Hampir-hampir semuanya tidaklah lewat di mulut, kecuali sejenak saja.

Sibuk Bersosial Media selama Ramadan? (foto: ist/palontaraq)
Sibuk Bersosial Media selama Ramadan? (foto: ist/palontaraq)

5. Handphone. Sebagian orang hanya sekedar menjawab panggilan masuk. Bisa diserang dengan dosa berupa ghibah, namimah, dusta, memuji diri atau orang lain, membeberkan rahasia, berdebat tanpa ilmu, ikut campur urusan orang, dan sebagainya dari kesalahan-kesalaham mulut yang banyak yang juga merupakan majlis yang kosong dari dzikir.

6. Kikir. Sedekah akan melindungimu dari neraka, dan sebaik-baik sedekah adalah di bulan Ramadan; maka bersedekahlah secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.

7. Majelis yang kosong dari mengingat Allah. Pencuri ini adalah yang mempersiapkan bagimu penyesalan di hari kiamat.

Lihat juga:  Universitas Ramadhan

Nabi SAW bersabda: “Tidaklah suatu kaum bermajelis, tidak mengingat Allah dan tidak juga bersholawat kepada Nabi mereka kecuali mereka meninggalkan penyesalan. Bila Allah mau maka Allah akan menyiksa mereka, atau Allah berkehendak mengampuninya.”

Adapun pencuri besar adalah facebook atau whatsapp, Instagram, Twitter, dan seluruh Media Sosial, apabila tidak digunakan dengan benar dalam kebaikan dalam menyambut tamu yang berharga ini (Ramadan).

Aku wasiatkan diriku dari kelalaian dalam Bulan Ramadan. Kalaulah Aku masih dapati Ramadan tahun ini, maka belum tentu Aku dapatkan pada tahun yang akan datang.

Cara Menghatam Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Metode Mengkhatamkan Al-Qur'an di Bulan Ramadan. (foto: ist/palontaraq)
Metode Mengkhatamkan Al-Qur’an di Bulan Ramadan. (foto: ist/palontaraq)

1. Untuk 1 x Khatam: Shalat Subuh 4 halaman, Shalat Dzuhur 4 halaman, Shalat ‘Ashar 4 halaman, Shalat Maghrib 4 halaman, dan Shalat ‘Isya 4 halaman

2. Untuk 2 x Khatam: Shalat Subuh 8 halaman, Shalat Dzuhur 8 halaman, Shalat ‘Ashar 8 halaman, Shalat Maghrib 8 halaman, dan Shalat ‘Isya 8 halaman.

3. Untuk 3 x Khatam: Shalat Subuh 12 halaman, Shalat Dzuhur 12 halaman, Shalat ‘Ashar 12 halaman, Shalat Maghrib 12 halaman, dan Shalat ‘Isya 12 halaman.

“Barang siapa menunjukkan satu kebaikan, maka baginya pahala semisal orang yang mengikuti KEBAIKAN tersebut.” (HR. Muslim, no. 1893)

Marhaban Yaa Syahru Ramadan. Semoga bermanfaat adanya.  (*)

Berita sebelumyaNiat Shalat Tarawih
Berita berikutnyaFalsafah Luwu yang Hilang
Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Jangan alihkan Kesalahan Polri pada Surat jalan Djoko Tjandra

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Sengaja atau tidak, pimpinan Polri berusaha mengalihkan fokus kesalahan Polri secara institusional menjadi kesalahan Brigjen...

Rakyat dibayangi Pertanyaan: Mungkinkah Komunisme-PKI bangkit kembali?

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Kalau pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD (31/5/2020) dijadikan pegangan, tampaknya tidak mungkin PKI bisa hidup...

Ayasofya Camii!

  Oleh: Ustadz Felix Siauw PALONTARAQ.ID - Salah satu keinginan terbesar saya ketika menulis buku "Muhammad Al-Fatih 1453", adalah sujud di...

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

  Oleh: Hersubeno Arief PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi kembali menyatakan betapa berbahayanya situasi dunia, khususnya Indonesia. Jokowi bahkan menggunakan kosa kata yang...

Jokowi merasa Ngeri!

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi mengatakan dia ngeri dengan situasi yang akan dihadapi. Pertumbuhan ekonomi bisa minus 8%. Pak...

Denny Siregar tak perlu Minta Maaf!

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Pegiat medsos pro-penguasa, Denny Siregar (DS), didesak untuk meminta maaf kepada seluruh santri dan kiyai. Dia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you