BerandaAkademiaMana yang Benar: "Antar" atau "Hantar"?

Mana yang Benar: “Antar” atau “Hantar”?

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – BANYAK  sekali kosakata dalam Bahasa Indonesia, yang sepintas pengucapan dan penulisan kata itu mirip, bahkan terkadang hanya beda satu huruf di depan atau di belakangnya.  Salah satu contohnya adalah kata “antar” dan “hantar.

Pemerhati Bahasa Indonesia, Asdar Muis RMS (almarhum),  pada suatu waktu bersama penulis, ikut mempertanyakan bahwa ada saja di antara kita yang tak bisa membedakan kata “antar” dengan kata “hantar”.  Sehingga menurutnya, menempatkan, misalnya, “penghantar” sebagai “pengantar”. Padahal, beda arti.

Lihat juga:  Menyoal Penggunaan Kata “Membonceng”

Dari beragam penjelasan  makna kata “antar”, antara lain yakni “bawa; kirim”.  Maka “pengantar” yaitu 1) “orang yang mengantar(kan)”, 2) “alat untuk mengantar(kan)”, 3) “pembimbing”, 4) “pandangan umum secara ringkas sebagai pendahuluan (mengenai isi buku, ceramah, dan sebagainya); kata pendahuluan”.

Adapun “hantar”, dari dua makna, salah satunya yaitu “menyalurkan”.  Sementara “penghantar”, yakni “penerus; penyalur (arus listrik)”, 2) “zat padat yang menghantarkan panas atau listrik”, 3) “kawat yang menyalurkan tenaga listrik”, 4) “penyalur barang; penyalur”.

Kata lain yang kerap disamakan, walau pada dasarnya juga berarti sama, yakni “ujung” dengan “hujung”, sehingga “penghujung” dimaknai pula sebagai “pengujung”.

Tentang “ujung”, dari banyak arti, antara lain yakni 1) “ bagian penghabisan dari suatu benda (yang panjang)”, 2) “bagian barang yang diruncingkan (lancip, tajam, dan sebagainya); puncak”, 3) “bagian darat yang menjorok (jauh) ke laut”.

Sementara “hujung” adalah “bagian yang penghabisan (tentang sesuatu yang panjang seperti tongkat atau galah)”, ujung”. Adapun arti “pengujung” yakni “sesuatu yang menjadi ujung; bagian akhir”, dan “penghujung” adalah “penghabisan (akhir)”.

Lihat juga: Beda Rasa yang te (se) rasa

Pada dasarnya,  kata “hantar” dimaknai pada “sesuatu yang dikirim lewat aliran listrik” dan sebagainya. Sedangkan “antar” dapat dimaknai sebagai “apa saja yang dibawa bukan aliran listrik” dan sebagainya.

Begitu pula pada “hujung” yang walau juga bermakna “ujung”, tetapi digunakan pada “sesuatu yang panjang”, misalnya di “penghujung tahun; penghujung tali”, dan “ujung” menunjukkan segala “akhir dari benda yang bukan bermakna panjang seperti tali dan tahun, sebab pengujung bulan kerap pula digunakan sebagai kata yang benar (menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia – Edisi Keempat)”.

Pada akhirnya, yang mana lebih dipakai,  antara kata “antar” atau “hantar”,  “ujung” atau “hujung”, berpulang kembali pada kita sebagai pemakai bahasa yang baik dan benar untuk disepakati.  Intinya, mari berbahasa Indonesia yang baik dan benar. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT