Oleh: Muhammad Farid Wajdi
PALONTARAQ.ID – MAAG, disebut juga radang lambung atau tukak lambung merupakan penyakit yang umum terjadi dengan berbagai gejala yang dapat dirasakan, seperti sakit saat buang air besar, mual dan muntah, sering merasa lapar, perut kembung, nyeri pada perut dan dada, serta sering bersendawa. Jika dirasakan gejala demikian, itu pertanda akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Penyebab Maag bisa karena makan secara tidak teratur, terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak (berminyak) dan pedas, terdapat mikroorganisme yang merugikan (infeksi kuman helicobacter pylori), mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebab lain seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress.
Bagi penderita maag yang sudah parah, penyakit maag tersebut sangat berbahaya sekali dan dapat menyebabkan kematian.
Secara garis besar, ada 2 jenis Penyakit Maag, yaitu:
(1) Gastritis Akut
Yaitu Penyakit maag akut adalah inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) akut dari lambung, dan biasanya terbatas hanya pada muklosa. Penyakit maag akut dapat terjadi tanpa diketahui penyebabnya.
(2) Gastritits Kronis
Yaitu Lambung penderita penyakit maag kronis mungkin mengalami inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) kronis dari tipe gangguan tertentu, yang menyebabkan gastritis dari tipe yang spesifik yaitu gastritis kronisa.
Berdasarkan tingkat keparahan, Maag dibedakan menjadi:
(1) Maag ringan, biasanya jika dilakukan pemeriksaan akan terlihat asam lambung berlebih di bagian dinding.
(2) Maag sedang, pada tahap ini sudah menyebabkan nyeri, sakit dan mual yang menyakitkan.
(3) Maag kronis, maag yang sudah parah intensitasnya di bandingkan maag biasa.
(4) Kanker lambung, terjadi akibat mikroorganisme yang merugikan, yaitu Helycobacter pylori.

Secara Medis, Obat-obatan yang biasanya digunakan untuk mengatasi Maag:
1. Antasida (Menetralisir asam lambung dan menghilangkan rasa nyeri)
2. Pompa Proton pencegah pertumbuhan bakteri (Menghentikan produksi asam lambung dan menghambat infeksi bakteri helicobacter pylori)
3. Agen Cytoprotektif (Melindungi jaringan mukosa lambung dan usus halus)
4. Obat anti sekretorik (Mampu menekan sekresi asam)
5. Pankreatin (Membantu pencernaan lemak, karbohidrat, protein dan mengatasi gangguan sakit pencernaan seperti perut kembung, mual, dan sering mengeluarkan gas)
6. Ranitidin (Mengobati tukak lambung)
7. Simetidin (Mengobati dispepsia)

Secara herbal, Berikut beberapa bahan alam yang dapat digunakan untuk memulihkan Sakit Maag, yaitu:
1. Jeruk Nipis Peras
Satu buah jeruk nipis diperas, langsung diminum. Atau bisa juga ditambah madu dan air hangat. Konsumsi rutin sampai sembuh, diminum pagi dan malam jelang tidur.
Berdasar penelitian pada Sao Paulo State University, tikus putih yang diberi jeruk nipis peras setelah dirangsang dengan Etanol absolut dan obat AINS, tidak mengalami kerusakan lambung.
Pada sari jeruk nipis peras terdapat zat aktif yang dapat merangsang kelenjar lambung untuk menghasilkan lendir yang melindungi dinding lambung dari kerusakan.
2. Kunyit atau Temulawak
Ambil kunyit atau temulawak sebanyak 3 ruas. Peras airnya lalu saring. Bisa langsung diminum, dan ditambahkan madu. Cukup sekali sehari tiap pagi.
Bila pula dengan cara ambil sebanyak 3 ruas kunyit atau temulawak, lalu diiris atau digiling. Selanjutnya rebus dengan 200 ml air hingga mendidih. Dinginkan dan minum dua kali sehari.
3. Ubi Merah Bakar

Ubi jalar merah dibakar, bisa untuk menyembuhkan maag dengan meregenerasi sel lambung. Ubi jalar merah yang sudah didiamkan beberapa lama sehingga layu, terus dibakar dengan arang.
Pengeluaran zat aktifnya maksimal karena kenaikan dan penurunan suhu bertahap. Tidak seperti dibakar oven, suhunya bisa distell langsung sekian derajat.
Kalau tidak ada, bisa juga dioven pelan-pelan dengan menaikkan suhu. Dimakan dan dicampur madu. Penderita maag dilarang mengonsumsi ubi jalar mentah karena banyak kandungan gas dan getah.
4. Jahe
Jika maagnya disebabkan oleh bakteri Helicobacter Pylori, rutin minum air jahe. Paling mudah dengan memasukkan irisan jahe kedalam segelas/200 ml air panas, diamkan selama 30 menit. Setelah dingin diminum 30 menit sebelum makan.
5. Biji Pepaya
Biji pepaya bisa digunakan untuk mengobati maag, dengan mengeringkan dan memblendernya. Kemudian diseduh seperti minum kopi.
6. Daun Binahong
Kemampuan Daun Binahong ini untuk mengobati luka, ternyata dapat mengobati maag kronis dengan kondisi lambung sudah iritasi karena luka.
Caranya dengan meremas dan merebus Daun Binahong sebanyak satu genggam hingga mendidih, dan dikonsumsi rutin tiap hari.
7. Mentimun
Mentimun dapat mengurangi rasa nyeri pada lambung karena kelebihan asam. Lebih baik dibuat jus. Enak dan segar.
Mentimun memiliki sifat diuretik, efek pendingin, pembersih, kandungan air yang tinggi, kandungan vitamin A, B, dan C serta mineral lainnya seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika membuat mentimun baik pula untuk perawatan kulit.
8. Gel Lidah Buaya

Memakan daging lidah buaya secara rutin mampu mengobati maag kronis. Kemampuannya dalam mengobati peradangan pada lambung.
Bisa dibuat jus dari dua batang lidah buaya, yang diambil dagingnya. Boleh dicampur madu. Atau dagingnya langsung dimakan juga tidak apa-apa.
9. Ampela Ayam Kampung
Selain itu yang mainstream ini bukan herbal, tetapi dari hewan. Jika herbal diatas sudah tidak mempan, dapat dicoba resep ini.
Tahu, kan ampela ayam kampung ketika dibelah, didalamnya akan ada lapisan kulit berwarna kuning. Nah, lapisan itu yang diambil lalu dicuci, direndam air panas, kemudian dijemur hingga kering lalu dihaluskan jadi serbuk. Bisa dimakan langsung, atau dimasukkan kapsul. Konsumsi selama 3 bulan sebanyak 3×2 kapsul.

Sebaiknya ampela ayam kampung yang dipelihara liar, bukan ayam peliharaan yang pakannya bercampur zat kimia sintetik. Jika susah mendapatkannya, kumpulkan terlebih dadulu sedikit demi sedikit sampai menjadi banyak.
Tiga puluh buah ampela ayam sudah cukup untuk mulai membuat ramuan ini dan cukup untuk satu bulan. Inti bebas dari maag adalah kemampuan mengendalikan diri dari makanan yang menjadi pantangan, jangan kebablasan.
Meskipun sudah sembuh, sayangilah tubuh anda. Selamat Mencoba!
Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Pegiat “Thibbun Nabawi” (Bekam, Herbal, dan Ruqyah Syar’iyyah) dan Praktisi Kedokteran Timur, Traditional Chinese Medicine (TCM).


