Ketumbar dan Manfaatnya bagi Kesehatan Jantung

by Penulis Palontaraq | Jumat, Des 14, 2018 | 307 views
Air Rendaman Ketumbar. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Air Rendaman Ketumbar. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Oleh:  Muhammad Farid Wajdi

Tulisan Sebelumnya:

Herba Penguat Jantung

KETUMBAR (Coriandrum sativum) adalah tumbuhan rempah-rempah yang populer. Buahnya yang kecil dikeringkan dan diperdagangkan, baik digerus maupun tidak. Bentuk yang tidak digerus mirip dengan lada, seperti biji kecil-kecil berdiameter 1-2 mm.

Dalam perdagangan obat ia dinamakan fructus coriandri. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai coriander dan di Amerika Latin dikenal sebagai cilantro. Tumbuhan ini berasal dari Eropa Selatan dan sekitar Laut Kaspia.

Berbagai jenis masakan tradisional Indonesia kerap menggunakan bumbu ketumbar. Dengan tambahan bumbu ketumbar, aroma masakan akan lebih nyata. Tak hanya bijinya saja yang sering digunakan dalam masakan. Daunnya yang seperti seledri itu sering diiris tipis dan dijadikan taburan dalam masakan seperti sup dan salad.

Tumbuhan Ketumbar dapat ditanam di kebun-kebun daerah dataran rendah dan pegunungan. Seperti halnya seledri, tumbuhan ini hanya mencapai ketinggian satu meter dari tanah. Daunnya hijau dengan tepian bergerigi, sedangkan bunganya berbentuk payung bersusun berwarna putih dan merah muda. Untuk buah, bentuknya hampir bulat berwarna kuning bersusun. Kalau matang, buahnya mudah dirontokkan. Setelah itu, buahnya dikeringkan.

Air Rendaman Ketumbar. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Air Rendaman Ketumbar. (foto: mfaridwm/palontaraq)

Berbagai penelitian kesehatan menyebutkan bahwa Ketumbar banyak sekali manfaatnya, diantaranya sebagai anti rematik dan radang sendi, Mengatasi peradangan pada kulit, menurunkan kadar kolesterol, mengatasi keluhan pencernaan, mengatasi panas dalam, anti diabetes, meredakan nyeri haid, menyehatkan mata, anti oksidan, mengatasi perut kembung, menyembuhkan sembelit, anti kanker usus, mencegah hipertensi, dan menambah stamina pria.

Selain itu, Ketumbar juga dapat berfungsi sebagai penambah nafsu dan selera makan, mengatasi wasir, mengatasi influenza, mencegah animea, melindungi hati (liver), mencegah osteoporosis, serta mengatasi bau mulut dan badan.

Khusus bagi perempuan, Ketumbar juga bermanfaat sebagai peluruh ASI dan mengatasi radang payudara.

Informasi khasiat pemanfaatan Ketumbar saat ini semakin populer sebagai herba penguat jantung. Sebagaimana banyak diungkap pengalaman pasien penyakit jantung yang tidak jadi pasang ring untuk jantung dikarenakan rajin mengonsumsi air rendaman ketumbar.

Hasil pemeriksaan dari testimoni pasien jantung menyebutkan bahwa penyumbatan di pembuluh darahnya telah bersih setelah tiga bulan rutin mengonsumsi air rendaman ketumbar.

Mengonsumsi air rendaman Ketumbar cukup mudah dan praktis. Cukup tuangkan ketumbar 1 atau 2 sendok teh, lalu diseduh dengan air panas. Setelah air mengeluarkan zat-zat dan nutrisinya sekitar 15-20 menit, maka ketumbar boleh disaring dan airnya diminum. Lakukan meminum air ketumbar setiap hari di waktu subuh dan rasakan perubahannya. Minum rutin setiap hari, menjelang tidur malam atau pagi hari setelah shalat subuh.

Minum air rendaman ketumbar cukup satu kali sehari atau dua hari sekali, dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Meminumnya bisa dicampur Madu, Jahe atau Kayu Manis.

Air rendaman ketumbar ini sangat baik diminum pada pagi hari, terlebih jika sering menguap, ngantuk, badan pada pegel, sakit, kepala agak pusing, malas, tapi setelah meminum air rendaman ketumbar sudah tidak lagi.

Ketumbar menghancurkan penyumbatan kolesterol yang ada di saluran peredaran darah.

Selamat mencoba. Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response