BerandaKesehatanHerbaManfaat Daun Kelor untuk Pengobatan

Manfaat Daun Kelor untuk Pengobatan

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – SIAPA  yang tak kenal Tumbuhan  ini. Pohon Kelor dapat tumbuh dengan baik di Indonesia. Nama latinnya Mohinga Oelivera, sedang  Di Eropa dan Amerika disebut Miracle Tree.

Kandungan vitamin dan mineral Daun Kelor ternyata tertinggi diantara buah dan sayuran lainnya.  Vitamin C  dalam daun Kelor untuk kadar yang sama ternyata tiga kali dari buah Jeruk, sedang untuk kalsiumnya tujuh kali dibanding Susu.

Di Jerman di jual ekstraknya dalam bentuk kapsul dengan harga yang sangat mahal,  namanya Kapsul Moringa, sementara di Indonesia adalah bahan sayuran yang hampir hadir pada setiap penyajian makanan warga yang berada di pedalaman dan desa.

Hanya dengan mengonsumsi sayur daun kelor saja, semua kebutuhan nutrisi telah terpenuhi. Uniknya karena  mudah terserap tubuh karena Natural dan  rasanya nikmat dibuat sayur.  Sangat cocok untuk perut kita karena pada dasarnya kita ini dari struktur pencernaan adalah herbivora atau pemakan daun-daunan.

Murah dan menyembuhkan segala penyakit, diantaranya Kanker Stadium 4,  Jantung,  Diabetes,  Kolesterol, Asam Urat, dan Penyakit Degeneratif lainnya.

Guru Besar IPB, Prof. Rudy Purwanto membenarkan bahwa Kelor  merupakan tanaman yang istimewa untuk obat.  Kelor dalam bentuk ekstrak, Moringa Olivera diakui oleh Badan Pangan Dunia (FAO 6:49 AM 26/10/2016) dan oleh Badan Kesehatan Dunia dinobatkan sebagai Pohon Ajaib (Miracle Tree).

Jadi, untuk sehat tidak harus mahal karena di Indonesia, tumbuhan kelor mudah ditemui dimana-mana. Seiring berjalannya waktu penelitian ilmiah tentang manfaat daun kelor yang didengungkan sejak dahulu pun diteliti secara ilmiah.

Seorang ahli obat tradisional, Gunter Harnisch dalam pengantar buku mengenai kejaiban pohon kelor menyebutkan keunggulan tanaman kelor berdasarkan beberapa penelitian seperti diungkap-kan Peneliti Senior Bidang Etnobotani Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Eko B. Walujo dalam Seminar Ilmiah Tanaman Obat Kelor di Kantor Badan POM, Jakarta pada Rabu (12/8/2015).

Berikut keunggulan tanaman kelor dibandingkan sayuran yang lain, adalah 2 x lebih banyak dari protein pada kedelai,  6X lebih banyak dari Vitamin C pada jeruk,  4 x lebih banyak dari Vitamin A pada wortel, dan 4 x lebih banyak dari kalsium pada susu.

Kelor juga 7 x lebih banyak kandungan kaliumnya dibanding Pisang,  7 x  lebih banyak dari vitamin B1 dan B2 pada ragi,  6 x lebih banyak dari polifenol pada anggur merah,  4 x  lebih banyak dari asam folat pada hati sapi,  4 x lebih banyak dari vitamin E pada gandum,  2 x lebih banyak dari serat pada gandum,  1,5 x  lebih banyak dari asam amino esensial  pada telur, dan  25 x lebih banyak dari zat besi pada bayam.

Jadi, secara umum berdasarkan banyak penelitian terkait Daun Kelor, disebutkan diantara manfaatnya adalah  Menurunkan tekanan darah tinggi,  mengurangi kolesterol, meningkatkan kinerja jantung,  serta menurunkan kadar gula dalam darah (Diabetes).

Kelor juga sebagai antioksidan (mengeluarkan racun dalam tubuh) yang efektif, sebagai obat anti kanker dan anti tumor,  dapat mencegah kerusakan hati dan ginjal,  mengatasi kemandulan,  menyembuhkan Penyakit Splenomegali  (Pembengkakan pada Limfa),  mempercepat produksi sel darah merah ( baik diminum untuk ibu2 pasca kelahiran),  serta menguatkan rahim serta  membantu meringankan sakit pegal karena asam urat dan rematik.

sumber: vegalicious
Kelor (sumber: vegalicious)

Resep Kelor untuk Menurunkan Kolesterol

Kelor mengandung flavonoid dan vitamin C yang berguna dalam meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Untuk menurunkan kolesterol, Daun Kelor cukup dibuat sayur, beri bumbu bawang putih, bawang merah dan temu kunci. Bisa dikombinasikan dengan lauk tempe, tahu atau ikan.

Cara lainnya adalah dengan membuat rebusan Kelor. Masak daun kelor segenggam bersama dengan daun belimbing wuluh sejumput, daun mengkudu 1 lembar dalam lima gelas air. Rebus hingga mendidih menjadi 3 gelas. Minum 3x sehari.

Kolesterol tinggi dapat pula diatasi dengan daun dewa dan sambung nyawa sebagai lalapan. Daun dewa membantu mengurangi kolesterol jahat dengan mengencerkan darah sekaligus menghancurkan plak atau lemak dalam pembuluh darah, sedang daun sambung nyawa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. (*)

 

Muhammad Farid Wajdi, Praktisi Thibbun Nabawi (Bekam, Ruqyah, dan Herba)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT