Karya: Etta Adil
Aku berdiri kaku pada dinding kenangan
Menggambar sketsa dalam benak
Melewati masa kanak dan remaja
Dalam potret buaian dan belaian kasih ibu
Aku berdiri kaku pada dinding kenangan
Mengingat senyum dan tawa bahagia
Melalui lorong waktu tak berkesudahan
Dalam potret sayang dan senang hati ibu
Aku berdiri kaku pada dinding kenangan
Melukis cerita dan sejarah dalam nasehat kehidupan
Menjalani siang dan malam hidupnya
Dalam potret pelukan dan deraian air mata ibu
Aku berdiri kaku pada dinding kenangan
Menulis sesal dalam hati
Menelusuri sosok tercinta dalam ruang batin
Dalam potret diri tak sempat membalas cinta ibu
Aku berdiri kaku pada dinding kenangan
Sesal yang kubawa dalam doa
dalam harap hidup bersama di Surga.
Puisi Etta Adil
Makassar, 1 Juli 2017


