Sesal

Sesal (foto by: nurhudayah/palontaraq)
Sesal (foto by: nurhudayah/palontaraq)

 

Aku berdiri kaku pada dinding kenangan

Menggambar  sketsa dalam benak

Melewati  masa kanak dan remaja

Dalam potret buaian dan belaian kasih ibu

 

Aku berdiri  kaku pada dinding kenangan

Mengingat senyum  dan tawa bahagia

Melalui lorong waktu tak berkesudahan

Dalam potret sayang dan senang hati ibu

 

Aku berdiri  kaku pada dinding kenangan

Melukis cerita dan sejarah dalam nasehat kehidupan

Menjalani siang dan malam hidupnya

Dalam  potret pelukan dan deraian  air mata ibu

 

Aku berdiri  kaku pada dinding  kenangan

Menulis sesal dalam hati

Menelusuri sosok tercinta dalam ruang batin

Dalam potret diri tak sempat membalas cinta ibu

 

Aku berdiri kaku pada dinding kenangan

Sesal yang kubawa dalam doa

dalam harap  hidup bersama di Surga.

 

Puisi Etta Adil

Makassar, 1 Juli 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT