BerandaKesehatanBahaya Minum Berdiri

Bahaya Minum Berdiri

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – Banyak sekali dalam keseharian kita yang secara tidak sadar melakukan sesuatu yang membahayakan kesehatan. Salah satunya adalah minum berdiri, yang secara kedokteran tidak dianjurkan dan malahan secara agama (Islam), hal tersebut dilarang.

Mengapa minum berdiri dilarang dalam Islam maupun dalam Ilmu kedokteran? Berikut ini 4 Penyakit yang potensial dapat terjadi akibat minum sambil berdiri.

Kebiasaan minum berdiri dapat mengakibatkan arthritis. (foto: bagas/ist)
Kebiasaan minum berdiri dapat mengakibatkan arthritis. (foto: bagas/ist)

1. Arthritis.

Artritis adalah peradangan pada satu atau lebih persendian, yang disertai dengan rasa sakit, kebengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak. Artrhitis dapat terjadi akibat infeksi maupun tanpa infeksi.

Pelepasan mediator inflamasi dari leukosit, kondrosit, sinoviosit menyebabkan kehilangan proteoglikan dan matriks ektraselular kartilago, sehingga terjadi kerusakan tulang. Kerusakan dan hilangnya kolagen dan kondrosit dapat menyebabkan perubahan yang tidak dapat kembali.

Secara sederhana dapat dikatakan bahwa Penyakit Arthritis terjadi karena gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh yang tersalurkan sampai bagian sendi. Hal ini memicu peradangan pada sendi.

Selain berpotensi terjadi peradangan, Arthritis juga menyebabkan kaku sehingga dapat terjadi pembengkakan di bagian sendi. Penyakit pada sendi seperti arthritis dapat menyulitkan penderitanya untuk bergerak secara bebas.

Gejala klinis yang disebabkan Artritis adalah adanya rasa sakit, panas, dan pembengkakan pada persendian lutut (gejala panca radang). Terasa adanya fluktuasi, sakit dan panas, kemerahan. Secara umum penderita menjadi demam jika sakit sudah menjadi sepsis, frekuensi nadi dan napas frekuen, pincang yang hebat bahkan kadang sampai penderita tidak dapat berdiri.

Biasakan minum dalam keadaan duduk. (foto: haspar)
Biasakan minum dalam keadaan duduk. (foto: haspar)

2. Naiknya Asam Lambung.

Jika kita sering minum pada posisi berdiri, bagian tubuh yang paling terkena dampaknya adalah bagian lambung. Dalam dunia kedokteran, dikenal istilah Gastro Esophageal Reflux Disease atau GERD, yaitu naiknya asam lambung yang terjadi karena tekanan air yang diminum saat berdiri sehingga mengejutkan bagian saluran (sphincter) yang menuju ke lambung.

Hal ini mengakibatkan tercampurnya asam dalam lambung naik ke arah sebaliknya sehingga memberikan sensasi panas pada bagian perut.

Biasakanlah duduk saat minum. (foto: bagas/ist)
Biasakanlah duduk saat minum. (foto: bagas/ist)

Selain itu minum berdiri juga mengakibatkan terkikisnya dinding lambung. Hal ini sangat berbahaya karena lambung merupakan bagian penting dalam pencernaan sehingga ketika terjadi kerusakan pada bagian lambung dapat berdampak negatif juga bagi sistem pencernaan lainnya.

3. Merusak Ginjal

Minum berdiri juga dapat berbahaya bagi ginjal karena penyaringan yang tidak sempurna dapat merusak kerja fungsi ginjal. Hal ini akan mengarah pada gangguan saluran kandung kemih.

4.  Saraf Tegang

Hal buruk lainnya yang dapat terjadi ketika terbiasa minum berdiri adalah tegangnya urat saraf.
Saat kita berdiri, sistem urat saraf simpatis aktif untuk menahan semua otot dan menjaga kesimbangan. Namun jika minum saat duduk dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatik yang menenangkan pikiran dan meringankan proses pencernaan.

Dalam kondisi bagaimanapun, tetap dianjurkan untuk duduk saat minum. (foto: harceman/ist)
Dalam kondisi bagaimanapun, tetap dianjurkan untuk duduk saat minum. (foto: harceman/ist)

Minum air memang bagus untuk kesehatan dan pencernaan namun jika tidak dilakukan dengan kebiasaan atau cara
minum yang baik maka yang terjadi justru bisa sebaliknya, munculnya berbagai penyakit yang tidak diinginkan.

Saran/Rekomendasi:

Mari minum secara beradab, sesuai agama dan ilmu kesehatan. Hindari dan tinggalkan cara dan kebiasaan minum berdiri serta minumlah air dengan tiga kali teguk. Apa fakta ilmiahnya? Ternyata cara minum yang diajarkan Nabi Muhammad SAW adalah cara minum yang paling sehat.

Makan Minumlah dengan adab dan memperhatikan cara yang sehat untuk menikmatinya. (foto: ruslanali/palontaraq)
Makan Minumlah dengan adab yang baik serta memperhatikan cara yang sehat untuk menikmatinya. (foto: ruslanali/palontaraq)

Menurut ahli kesehatan, tenggorokan adalah tempat air dan makanan lewat. Biasanya sebelum minum, tenggorokan itu bersuhu lebih tinggi dibandingkan suhu air.

Dengan meminumnya sedikit demi sedikit, suhu tenggorokan akan menyesuaikan sedikit demi sedikit juga, tidak kaget atau membuatnya mendadak berubah. Hal ini akan menjaga kondisi tenggorokan agar tetap sehat.

Bagi seorang muslim, inilah Cara Rasulullah mengajarkan cara minum yang benar, yaitu memulai dengan membaca basmalah, lalu minum dan mengakhirinya dengan tahmid (Hamdalah) sambil menjauhkan gelas dari bibir. Lalu membaca basmalah lagi yang ke dua kalinya, kemudian minum dan mengakhirinya dengan membaca tahmid sambil menjauhkan gelas dari bibir. Yang terakhir, membaca basmalah lalu minum dan mengakhirinya dengan membaca tahmid sambil menjauhkan gelas dari bibir. (HR. Thabrani)

Wallahu ‘alam bisshawab.

(*) Diolah dari berbagai sumber.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT