Oleh: Madidi
PALONTARAQ.ID – SUATU hari Wepe, Maskolis, Green B dan Mas Mus lagi asyik ngumpul bareng di Warkopnya Pak RT Spiderete. Mereka biasanya masih pagi – pagi sekali sudah kumpul di depan warung pak RT, sekalipun warung itu belum waktunya buka. Bukan apa-apa mereka berempat senang menggoda pelayan cantik warkop tersebut, namanya Hawa asal Prabumulih. Meskipun mereka sudah berkeluarga, namun mereka termasuk PTT (Pengangguran Tingkat Tinggi), syukur mereka punya isteri dari keluarga kaya, Rinaazza, Youly Chan, Si Bengal Liar, dan Fera Nuraini.
Selain mereka berempat, juga selalu hadir di warkop tersebut, Herry F, sahabat Pak RT Spiderete yang menganggap dirinya ahli Kenthirologi, suatu disiplin ilmu baru perpaduan seksologi dengan humor yang dikembangkan di Universitas Kompasiana. “Ada apa Maskolis, kayaknya kurang semangat. Ada masalah ranjang semalam ?”, pancing Herry F. “Biasalah pasti tidak bersamaan lagi”, ujar Wepe menimpali. “Apanya ?” tanya Mas Mus. “Apanya lagi kalau bukan crot … crotnya yang tidak bersamaan”, ujar Green B sambil melirik Hawa yang sudah mulai membuka warung.
“Wah itu gejala Ejakulasi dini atau Ejakulasi Prematur, Maskolis”, jawab Herry F. “Bisa lebih jelas Mas Herry. Kayaknya saya baru dengar istilah itu ?”, tanya Wepe yang baru sepekan merasakan masa pengantin baru dengan Rinaazza. “Ejakulasi prematur itu masalah suami istri di mana dalam berhubungan seks laki-laki keluar atau orgasme lebih dahulu daripada wanita. Hal ini dapat menimbulkan masalah karena yang perempuan tidak mendapatkan puncak kenikmatan. Waktu tidak menjadi masalah walaupun isteri anda keluar dalam tempo 10 detik dan anda pada 15 detik. Intinya adalah konsep lady first harus diutamakan”, jelas Herry FK yang terpancing juga melirik si cantik Hawa yang lagi membersihkan warung.
“Kayaknya semalam saya juga mengalami hal begitu. Apa itu namanya ? Ejakulasi dini. Isteri saya masih mau kayaknya, sementara saya sudah merasa puas dan tak kuat lagi”, ujar Mas Mus yang ternyata menyimak dari tadi. “Hayo Mas Mus masuk warung, ntar saya buatkan Kopi Ginseng biar tambah kuat. Yang lainnya juga kalau mau”, sahut Hawa yang sudah mulai memasak air untuk buat kopi. “Asyik nih, Saya juga yach”, balas Green B.
“Terkadang memang masalah Ejakulasi dini kurang dipahami, bahkan banyak yang terlambat menyadarinya sehingga dapat berujung pada masalah rumah tangga di luar urusan ranjang. Dalam berhubungan suami istri kedua belah pihak harus sama-sama mendapatkan kepuasan. Pendidikan seks dasar haruslah diketahui dan dimengerti oleh kedua pihak, jangan sampai ada yang mau menang sendiri tanpa memikirkan pasangannya”, jelas Herry F kepada Maskolis yang serius.
“Trus, bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya ?”, tanya Maskolis. “Ehem … ehem …. eheeemmm”. Terdengar suara berdehem Pak RT Spiderete dari dalam rumahnya bersama anaknya yang berambut gimbal, Si Roni (R-82) yang langsung membantu Hawa menyiapkan kopi para pelanggannya itu. “Wah lagi ramai nich. ”Apa kabar semuanya. Sudah lama mas Herry ?”, tanya pak RT. “Baik pak RT”, jawab Wepe, Mas Mus, Green B, dan Maskolis hampir bersamaan. “Baik mas”, sahut Herry F kepada sahabat gendutnya tersebut. “Nah karena pak RT sudah ada, lebih baik pak RT saja yang jelaskan masalahmu, Maskolis. Ini mas, Maskolis mau tahu cara atasi Ejakulasi dini !”, tanya Herry F kepada Pak RT Spiderete yang juga Kenthirolog itu.
“Sebenarnya saya menunggu besan dan menantu saya, Mas Edy Priyatna dan Nak Armand yang akan ngopi juga sebentar disini. Mumpung mereka belum datang, baiklah akan jelaskan cara atasi ejakulasi dini”, ujar pak RT serius. “Nah Maskolis. Juga yang lainnya. Pertama – tama itu, lakukan pemanasan sebelum berhubungan seks. Baik suami maupun isteri harus sama-sama berada dalam keadaan terangsang untuk dapat memulai penetrasi batang kemaluan pria ke lubang perempuan. Pastikan si isteri telah basah sehingga tidak akan terasa sakit saat dilakukan serangan. Gunakan jari-jemari, lidah, rambut, kaki, dan sebagainya untuk mendukung upaya anda untuk merangsang si dia”, ungkap Pak RT Spiderete sangat serius diantara cekikikan Hawa yang ikut mendengarnya.
“Trus pak RT”, sahut Green B tak sabar. “Jangan langsung tancap gas untuk mengejar orgasme. Lakukan dengan perlahan dan santai. Nikmati saat-saat penetrasi dilaksanakan, karena bisa jadi anda tidak dapat merasakan nikmat yang sama di lain waktu. Lakukan berbagai posisi dan cara untuk memuaskan pasangan. Pada awal permainan adalah pilihan yang baik untuk memberikan wanita posisi di atas agar cepat medapatkan orgasme”, jelas Pak RT yang diamini sahabatnya, Herry F.
“Secara teknis diperlukan kerja sama dan pengertian kedua belah pihak baik suami maupun isteri dalam berhubungan intim agar keduanya sama-sama mendapatkan kepuasan seks yang maksimal. Keegoisan salah satu pihak dapat merugikan pihak lainnya, sehingga tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan masalah / problem suami istri kedepannya”. Herry F menambahkan penjelasan Pak RT.
“Trus pak RT”, sahut Green B. “Trus Mas Herry”, ujar Maskolis. “Nah yang harus diingat, hindari pembicaraan serius saat hubungan seks yang dapat menurunkan nafsu birahi isterimu Maskolis. Katakan kata-kata kotor, manja dan nakal yang dapat meningkatkan rangsangan. Kalau perlu matikan ponsel agar benar – benar tidak ada gangguan”, jawab Herry F kepada Maskolis.
“Setelah kamu menyemburkan sperma hangat, jangan langsung beranjak pergi meninggalkan isterimu, Green B. Biarkan libido hawa nafsu yang masih tersisa hilang dulu. Berikan usapan-usapan mesra, kata-kata nakal berterima-kasih, pelukan dan ciuman hangat sebagai tanda rasa sayangmu. Jika sempat mandi barenglah untuk meningkatkan kualitas hubunganmu. Lakukan hubugan seks kembali jika sama-sama terangsang kembali”, jawab Pak RT kepada Green B.
“Nah itu dia, besan dan mantu saya sudah datang. Sudah dulu yach”, ujar Pak RT Spiderete seraya beranjak dari duduknya menyambut Pak Edy Priyatna dan Armand. “Yang paling penting, berhubungan seks itu tidak harus lama. Jika isterimu sudah orgasme, itu pertanda kamu harus selesaikan permainan cepat”, bisik Herry F seraya melirik Hawa kepada Mas Mus yang dari tadi menganga saja mendengar penjelasan Pak RT dan Herry F itu.
“Intinya apa nich”, Tanya Wepe penasaran karena Herry FK juga sudah beranjak dari duduknya menemui besan dan mantu sahabatnya itu. “Intinya itu hanya terletak pada teknik penetrasi dan teknik cabutnya. Itu yang kalian semua harus kuasai dengan baik.”, bisik Hawa kepada Wepe, Maskolis, Green B dan Mas Mus sambil melirik menantu Pak RT, Armand. (***).
Catatan: Tulisan ini pernah dimuat di Kompasiana (1 Mei 2011). Kalau Ada kesamaan nama kompasianer dalam tulisan / cerita ini, haraf dimaklumi demi berkembangnya wacana dan studi Kenthirologi di Universitas Kompasiana ini. —Salam untuk Semua Warga Kenthir— 😀 😀 😀


