BerandaAkademiaProf Azyumardi Azra: Orang Indonesia pertama dapat gelar 'Sir' dari Inggris

Prof Azyumardi Azra: Orang Indonesia pertama dapat gelar ‘Sir’ dari Inggris

Oleh: Etta Adil 

Related Post: In Memoriem Azyumardi Azra: Azra dan Ratu Elizabeth

PALONTARAQ.ID, JAKARTA – Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah (1998-2006), Prof Azyumardi Azra berpulang di Malaysia, Ahad, 18 September 2021. Cendekiawan Muhammadiyah kelahiran Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, 4 Maret 1955 ini adalah penerima gelar Commander of the Order of the British Empire (CBE) pada Tahun 2010.

Dengan gelar kehormatan itu, Ketua Dewan Pers ini berhak menyandang gelar kehormatan “Sir” di depan namanya. CBE diberikan Pemerintah Kerajaan Inggris untuk dedikasi dan pekerjaan luar biasa di bidang masing-masing individu. Pemegang gelar berhak menempatkan huruf CBE setelah nama mereka, seperti Sir Azyumardi Azra CBE.

Pemberian gelar kehormatan tersebut sudah menjadi bagian dari sistem kerajaan Inggris sejak dilembagakan King George V di 1917, sebagaimana dilansir dari Britannica, penghargaan ini semula tak lain untuk menghargai dinas sipil dan militer pada masa perang. Hingga saat ini, gelar kehormatan masih terus diberikan dua kali dalam setahun, pada saat hari ulang tahun Ratu atau Raja Inggris dan tahun baru.

Dikutip dari laman royalcentral.co.uk, ordo Kerajaan Inggris memiliki enam peringkat, dua diantaranya memberikan hak kepada pemegangnya untuk menempatkan ‘Sir’ atau ‘Dame’ di depan nama pemegangnya. Dan Azyumardi Azra adalah satu-satunya pemegang gelar itu dari Indonesia.

Sebagai seorang ahli sejarah dan sosial Islam. Prof Azyumardi juga orang Asia Tenggara pertama yang diangkat sebagai profesor fellow di Universitas Melbourne, Australia (2004-2009). (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

HIGHLIGHT