Islam Pesan Dakwah Prof. Veni Hadju: Puasa Sunnah

Pesan Dakwah Prof. Veni Hadju: Puasa Sunnah

-

- Advertisment -

 

Oleh: Prof dr. Veny Hadju

Tulisan sebelumnya: Pesan Dakwah Prof dr. Veny Hadju: Bersatu

PALONTARAQ.ID – Hari ini adalah Puasa Asyuura 10 Muharram. Salah satu puasa sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Para ahli sudah membuktikan manfaat puasa sunnah dalam menjauhkan tubuh dari berbagai penyakit.

Mereka yang terbiasa puasa sunnah, apakah itu puasa Senin Kamis, Yaumil Bid (puasa 3 hari berturut-turut di pertengahan bulan Hijriah), atau puasa Daud (sehari berbuka sehari puasa), umumnya sehat dan jauh dari penyakit.

Puasa tentu diniatkan bukan untuk sehat, karena amal yang diterima hanya niatnya untuk penyembahan diri kepada Dia semata.

Sama seperti wudhu, shalat, membaca Al-Qur’an dan ibadah lainnya. Walaupun berbagai studi melaporkan manfaatnya terhadap kesehatan namun niat utama adalah ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Tentu dengan harapan pula akan memperoleh rahmat dan petunjuk dari-Nya. Ini yang membedakan orang beriman dan orang yang kufur kepada Sang Pencipta.

Allah menjadikan semua ibadah ini mudah dan nikmat bagi kita. Allah tidak menghendaki kesulitan. Puasa tidak diperintahkan bagi yang sakit atau yang dalam perjalanan jauh.

Bagi yang terhalang berwudhu bisa tayamum. Bagi yang tidak bisa shalat berdiri, bisa duduk, berbaring, atau bisa hanya dengan gerakan bola mata saja kalau seluruh anggota tubuhnya tidak bisa digerakkan.

Bahkan ibadah dzikir dan ibadah hati dapat dilakukan pada kondisi apapun. Semua mudah dan nikmat.

Maha Benar firman Allah: yuriidullaahu bikumul yusra walaa yuriidu bikumul usra. (QS Al-Baqarah 2:185).

Artinya: Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.

MARILAH BERPUASA SUNNAH, KARENA ADA NIKMAT DAN RAHMAT ALLAH DI DALAMNYA. (*)

 

Prof dr. Veny Hadju, 10 Muharram 1442 H

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you