Berita Malaysia Perpanjang Kebijakan Lockdown

Malaysia Perpanjang Kebijakan Lockdown

-

- Advertisment -

Suasana salah satu sisi kota Malaysia saat penerapan Kebijakan Lockdown. (foto: suaraislam)
Suasana salah satu sisi kota Malaysia saat penerapan Kebijakan Lockdown. (foto: suaraislam)

Laporan: Etta Adil

PALONTARAQ.ID – Perdana Menteri (PM) Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin, rABU (25/3/2020) meminta masyarakat Malaysia bersiap hadapi perpanjangan lockdown hingga 14 April 2020.

Dikutip dari Malay Mail,  PM Tan Sri Muhyiddin Yassin memutuskan untuk memperpanjang masa lockdown berdasarkan pertimbangan dari National Security Council (NSC) dan Kementerian Kesehatan Malaysia.

Keputusan perpanjang lockdown tersebut diambil karena ada tren kenaikan kasus Covid-19 di Malaysia.  “Trennya diprakirakan naik untuk sementara sebelum kasus baru akan menurun. Artinya pemerintah harus melanjutkan kebijakan pembatasan gerak lebih lama,” ungkapnya.

Kebijakan lockdown tersebut diumumkannya sedini mungkin supaya warga Malaysia bersiap diri.  Saat ini Malaysia sudah memasuki hari kedelapan dari dua pekan pembatasan pergerakan. Pembatasan dilakukan untuk menekan laju penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Hingga kemarin, Selasa (24/3/2020), Malaysia mencatat 1.642 kasus positif terjangkit Virus Corona, 1.426 diantaranya adalah kasus aktif, 18 pasien dinayatakan sembuh, dan 17 diantaranya sudah meninggal. (*)

 

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Jangan alihkan Kesalahan Polri pada Surat jalan Djoko Tjandra

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Sengaja atau tidak, pimpinan Polri berusaha mengalihkan fokus kesalahan Polri secara institusional menjadi kesalahan Brigjen...

Rakyat dibayangi Pertanyaan: Mungkinkah Komunisme-PKI bangkit kembali?

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Kalau pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD (31/5/2020) dijadikan pegangan, tampaknya tidak mungkin PKI bisa hidup...

Ayasofya Camii!

  Oleh: Ustadz Felix Siauw PALONTARAQ.ID - Salah satu keinginan terbesar saya ketika menulis buku "Muhammad Al-Fatih 1453", adalah sujud di...

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

  Oleh: Hersubeno Arief PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi kembali menyatakan betapa berbahayanya situasi dunia, khususnya Indonesia. Jokowi bahkan menggunakan kosa kata yang...

Jokowi merasa Ngeri!

  Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Presiden Jokowi mengatakan dia ngeri dengan situasi yang akan dihadapi. Pertumbuhan ekonomi bisa minus 8%. Pak...

Denny Siregar tak perlu Minta Maaf!

Oleh: Asyari Usman PALONTARAQ.ID - Pegiat medsos pro-penguasa, Denny Siregar (DS), didesak untuk meminta maaf kepada seluruh santri dan kiyai. Dia...

Must read

- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you