Berita Daerah Bupati Luwu Utara: Pohon Sagu adalah Simbol Ketahanan Pangan...

Bupati Luwu Utara: Pohon Sagu adalah Simbol Ketahanan Pangan Luwu Utara

-

- Advertisment -

Bupati Luwu Utara: Pohon Sagu adalah Simbol Ketahanan Pangan Luwu Utara
Seminar Nasional “Kontribusi Perempuan dan Generasi Muda dalam Pertanian, Pengentasan Kemiskinan dan Pewujudan Hak atas Pangan”, Aula La Galigo, Kantor Pemkab Luwu Utara, Masamba, Rabu (11/3/2020).  

Laporan: Etta Adil

PALONTARAQ.ID, MASAMBA – Kabupaten Luwu Utara menjadi tempat penyelenggaraan rangkaian kegiatan Peringatan International Woman’s Day (IWD) 2020, Rabu-Jumat (11-13/3/2020) dalam bentuk Seminar Nasional, Festival dan Pameran Bahan Pangan Non Beras, serta Camping Gathering.

Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Oxfam Indonesia bekerasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara dan Perkumpulan Wallacea, mengusung tema “Kontribusi Perempuan dan Generasi Muda dalam Pertanian, Pengentasan Kemiskinan dan Pewujudan Hak atas Pangan di Masa Depan” bertempat di Aula La Galigo Kantor Pemkab Luwu Utara, Masamba, Rabu (11/3/2020).

Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani, mencoba sajian kuliner dalam Festival dan Pameran Bahan Pangan Lokal non Beras, Rangkaian Peringatan Internasional Woman's Days 2020 di Luwu Utara, Rabu. (11/3/2020)
Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani, mencoba sajian kuliner dalam Festival dan Pameran Bahan Pangan Lokal non Beras, Rangkaian Peringatan Internasional Woman’s Days 2020 di Luwu Utara, Rabu. (11/3/2020)

Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani, mencoba sajian kuliner dalam Festival dan Pameran Bahan Pangan Lokal non Beras, Rangkaian Peringatan Internasional Woman's Days 2020 di Luwu Utara, Rabu. (11/3/2020)
Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani, mencoba sajian kuliner dalam Festival dan Pameran Bahan Pangan Lokal non Beras, Rangkaian Peringatan Internasional Woman’s Days 2020 di Masamba, Rabu. (11/3/2020)

Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani, mencoba sajian kuliner dalam Festival dan Pameran Bahan Pangan Lokal non Beras, Rangkaian Peringatan Internasional Woman's Days 2020 di Luwu Utara, Rabu. (11/3/2020)
Sajian kuliner dalam Festival dan Pameran Bahan Pangan Lokal non Beras, Rangkaian Peringatan Internasional Woman’s Days 2020 di Luwu Utara, Rabu. (11/3/2020)

Bupati Luwu Utara Indah Indriyani mengungkapkan bahwa Mata Pencaharian Penduduk Luwu Utara adalah dari sektor pertanian, dimana menyumbang PDRB 54,3 persen. “Karena itu, Pembangunan Sektor Pertanian ini menjadi perhatian utama Pemkab Luwu Utara dan masyarakat Luwu Utara sudah terbiasa mengonsumsi bahan pangan non beras,” ujarnya.

“Yang tak kalah pentingnya adalah Peran dan Kontribusi Perempuan dan Generasi Muda untuk tidak meninggalkan lahannya, dan malah memperjuangkannya kembali agar dapat ditanami berbagai bahan pangan lokal. Ternyata kemudian ada begitu banyak kreasi pengolahan untuk menjadi sumber ekonomi kreatif dan produktif untuk menghasilkan kesejahteraan,” tambahnya.

Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani, mencoba sajian kuliner dalam Festival dan Pameran Bahan Pangan Lokal non Beras, Rangkaian Peringatan Internasional Woman's Days 2020 di Luwu Utara, Rabu. (11/3/2020)
Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani bersama Pembicara lainnya dalam Seminar Nasional rangkaian Peringatan Internasional Woman’s Days 2020 di Luwu Utara, Rabu. (11/3/2020)

Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani, mencoba sajian kuliner dalam Festival dan Pameran Bahan Pangan Lokal non Beras, Rangkaian Peringatan Internasional Woman's Days 2020 di Luwu Utara, Rabu. (11/3/2020)
Bupati Luwu Utara, Indah Indriyani, foto bersama dengan Mitra Oxfam dan Duta Muda Empower for Youth Work (EYW) usai Seminar Nasional rangkaian kegiatan International Woman’s Day 2020 di Aula La Galigo, Pemkab Luwu Utara, Rabu (11/3/2020).  

Bupati Indah Indriyani menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional yang digagas Oxfam bersama mitra-mitranya. Hal ini sebagaimana diungkapkan Widianto, Manager Program Oxfam Indonesia dalam Kegiatan International Woman’s Day 2020 bahwa Luwu Utara memiliki magnet tersendiri, selain tentu karena kepemimpinan perempuan, juga perhatian yang tinggi terhadap pangan non beras, juga karena kami melihat perjuangan tanah rakyat untuk daulat pangan cukup menarik untuk dikaji.

Di akhir acara, usai menyerahkan Plakat Lambang Daerah Luwu Utara kepada Manager Program Oxfam Indonesia, Widianto, Bupati Indah Indriyani sempat menegaskan simbol dan makna Pohon Sagu dalam Lambang Daerah Luwu Utara.

“Di Lambang Daerah Luwu Utara ini, ada gambar pohon sagu sebagai eksistensi penopang kehidupan ekonomi rakyat. Jika suatu saat tidak ada lagi pohon sagu disini, itu berarti alamat bahwa Luwu Utara sudah tidak ada lagi. Pohon Sagu adalah simbol ketahanan pangan Luwu Utara. Karena itu mari kita sama-sama menjaganya,” ujarnya kepada seluruh peserta Seminar Nasional. (*)

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Turunkan Tensi dengan Teh Bunga Rosella

  Oleh: Muhammad Farid Wajdi Tulisan sebelumnya: Tips Membuat Minuman Herba Penurun Tensi dan Rematik PALONTARAQ.ID - Kenal dengan Rosela? Bukan,...

Kisah Heroik Kapten Ruslan Buton Selamatkan Korban Penyanderaan

  Oleh: Ir. H Soetrisno T. Sudrjo PALONTARAQ.ID - Peristiwa itu terjadi sekira Tahun 2004 silam di tempat tinggal kami Jalan...

Ponpes Putri IMMIM siap Terapkan ‘New Normal’

PALONTARAQ.ID - Hasil Rapat Pimpinan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep, Jumat (29/5/2020) memutuskan tanggal 15 Juli sekolah dibuka...

Sekolah buka lagi?

Oleh: Ahmad Hadiwijaya, Dokter Anak/Korlap Relawan Covid-19 ALPUKAT PALONTARAQ.ID - Satu persatu fasilitas umum dibuka dan diaktifkan. Diawali dengan pembukaan...

Dua Perupa asal Pangkep Komentari Patung Sultan Hasanuddin

  Laporan: Etta Adil PALONTARAQ.ID - Patung Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin yang sosok dan karakter wajahnya berbeda-beda bertebaran di beberapa titik...

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Pemimpin yang Menyengsarakan Rakyat

Oleh: Ustadz Miftahul Ihsan, Lc إِنَّ الْحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ...

Must read

Turunkan Tensi dengan Teh Bunga Rosella

  Oleh: Muhammad Farid Wajdi Tulisan sebelumnya: Tips Membuat Minuman...

Kisah Heroik Kapten Ruslan Buton Selamatkan Korban Penyanderaan

  Oleh: Ir. H Soetrisno T. Sudrjo PALONTARAQ.ID - Peristiwa itu...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you