Beranda Pesantren Khalifah Abbasiyah yang Terkenal dan Kebijakan Pemerintahannya

Khalifah Abbasiyah yang Terkenal dan Kebijakan Pemerintahannya

Khilafah Bani Abbasiyah. (foto: ist/palontaraq)
Khilafah Bani Abbasiyah. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – Pembahasan Materi Sejarah Kebudayaan Islam terkait Khalifah-khalifah Daulah Abbasiyah yang terkenal dan kebijakan pemerintahannya dimaksudkan untuk mencapai Kompetensi Inti dan Dasar sebagai berikut:

A. Kompetensi Inti

1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleraan, damai) santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menetapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya disekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar

1. Memahami karakteristik umum Sistem Pemerintahan Daulah Bani Abassiyah

2. Mendiskripsikan Keberhasilan-keberhasilan padaa masa Daulah Bani Abbassiyah di Baghdad

3. Memaparkan karakteristik umum sistem pemerintahan Daulah Bani Abbasiyah

4. Memetakan keberhasilan- keberhasilan yang dicapai padaa masa Daulah Bani Abbasiyah

Adapun yang menjadi Tujuan dan Orientasi Pembelajaran adalah sebagai berikut:

C. Tujuan dan Orientasi Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran ini diharapkan :

1. Siswa mampu memahami karakteristik umum sistem pemerintahan Daulah Bani Abassiyah

2. Siswa mampu mendeskripsikan keberhasilan- keberhasilan padaa masa Daulah Bano Abbassiyah di Baghdad

3. Siswa mampu memaparkan karakteristik umum sistem pemerintahan Daulah Bani Abbasiyah

4. Siswa mampu memetakan Keberhasilan- keberhasilan yang dicapai padaa masa Bani Abbasiyah

D. Meteri Pokok Pembelajaran

1. Khalifah-khalifah Daulah Bani Abbasiyah yang Terkenal

a.  Khalifah Abu Ja’far al- Mansur

b.  Khalifah Harun Ar-Rasyid (Lihat: DISINI)

Ilustrasi - Khalifah Harun ar-Rasyid. (foto: ist/palontaraq)
Ilustrasi – Khalifah Harun ar-Rasyid. (foto: ist/palontaraq)

c.  Khalifah Al-Makmum

d.  Khalifah Al-Muktasim

2. Kebijakan Khalifah Bani Abbasiyah

1. Memindahkan pusat kekuasaan Daulah Bani Abbasiyah dari Hasyimiah ke Baghdad

2. Kota Baghdad sebagai pusat kekuasaan

3. Ilmu pengetahuan dipandang sebagi suatu yang sangat mulia.

4. Rakyat diberi beban pikir serta mempeeroleh hak asasinya

5. Para menteri keturunan persia diberi hak penuh

6. Berkat usaha Khalifah Bani Abbasiyah, Perekonomian Islam mengalami kemajuan dan peningkatan pesat.

E. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan adalah role playing, diskusi, tanya jawab dan bercerita.

F. Strategi Pembelajaran

a. Kegiatan Pendahuluan

– Guru dan siswa memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmallah dan kemudian berdo’a bersama sebelum pelajaran dimulai.

– Siswa menyiapkan diri untuk mengikuti pelajaran.

– Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.

– Tanya jawab tentang materi pelajaran.

b. Kegiatan Inti

1. Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi yang dilakukan yaitu:

– Guru menyampaikan materi proses lahirnya dan Fase-fase Pemerintahan Daulah Bani Abbasiyah.

– Guru melakukan tanya jawab tentang materi proses lahirnya dan Fase-fase Pemerintahan Daulah Bani Abbasiyah.

2. Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi yang dilakukan yaitu:

– Siswa dibentuk secara berkelompok dan mendiskusikan tentang proses lahirnya dan Fase-fase pemerintahan bani abasiyah.

– Siswa menyampaikan pendapatnya pada masing- masing kelompok tentang hasil- hasil diskusi tentang proses lahirnya dan Fase-fase pemerintahan Daulah Bani Abbasiyah.

3. Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi yang dilakukan yaitu:

– Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa.

– Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan.

c. Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup yang dilakukan yaitu:

– Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

– Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;

– Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

– Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.

G. Waktu Pelaksanaan Pembelajaran

Waktu pembelajaran adalah 90 menit. Satu setegah jam, 15 menit untuk pendahuluan, 50 menit untuk kegiatan inti, dan 15 menit untuk penutup.

H. Referensi

Referensi yang digunakan oleh guru adalah buku paket dan buku yang berkaitan.

I. Media Pembelajaran

Media yang digunakan adalah led prokyektor dan papan tulis.

J. Evaluasi Hasil Belajar

Evaluasi hasil belajar melalui tes tertulis dan tes verbal.

 

(*)

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Arti, Tujuan dan Fungsi menjadi Relawan Pendidikan

  Oleh: Etta Adil PALONTARAQ.ID - Relawan pada hakikatnya adalah kata lain dari Kemanusiaan. Kalau ada orang yang ikhlas, tulus, dan bekerja tanpa pamrih untuk menolong...

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...