Beranda Feature Suka atau tidak, Reuni 212 kini menjadi Arus Besar

Suka atau tidak, Reuni 212 kini menjadi Arus Besar

Reuni 212 setahun lalu, 2018. (foto: ist/palontaraq)
Reuni 212 setahun lalu, 2018. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Asyari Usman

PALONTARAQ.ID – Bisa dipastikan bahwa semua penguasa tingkat tinggi tidak ada yang suka melihat Reuni 212. Yang juga tidak suka termasuk para konglomerat, terutama yang hitam. Yaitu, para konglomerat yang merasa umat Islam garis lurus sebagai penghalang bagi kesewenangan dan rencana-rencana jahat mereka.

Kalau ada yang bilang mereka suka, hampir pasti pernyataan itu hoax. Pura-pura. Alais munafik. Sejauh ini, hanya Gubernur DKI Anies Baswedan yang diyakini tidak gerah melihat Reuni 212. Dia langsung memberikan izin penggunaan kawasan Monas untuk acara reuni.

Bisa dipastikan pula bahwa para penguasa memiliki perangkat lunak dan perangkat keras untuk mencegah gerakan umat Islam ini. Mereka bisa melarang, menghalangi massa, dan mereka bisa menciptakan suasana yang membuat para peserta merasa tak nyaman. Supaya pendukung reuni tak mau hadir lagi. Semua ini bisa mereka rekayasa.

Tetapi, perhelatan Reuni 212 insyaAllah akan terlaksana besok, 2 Desember 2019. Meskipun semua pemegang kekuasaan membencinya. Meskipun institusi-institusi keamanan tidak suka.

Meskipun kaum liberal, kaum sesat, umat garis bengkok sangat tidak suka. Meskipun Ade Armando, Denny Siregar, Abu Janda, Sukmawati, Megawati, Paloh, Bamsoet, Banser, dll, juga tidak suka.

Mengapa para penguasa, pengusaha, orang-orang sesat dan bengkok pikiran tak suka 212? Karena 212 berhasil menghimpun kekuatan umat garis lurus yang akan menghadang kesewenangan, keserakahan, dan kebatilan ideologi.

Arus 212 akan terus mempersoalkan ketidakadilan yang bersumber dari para penguasa. Juga akan mempersoalkan kesemena-menaan para pemilik modal yang menguras habis sumber daya alam milik rakyat.

Kekuatan 212 akan melawan habis ideologi-ideologi yang berbahaya bagi bangsa dan negara. Akan melawan sampai mati keinginan para penganut komunisme dan kekuatan politik besar yang hendak menyerahkan negara ini kepada RRC.

Inilah peranan penting gerakan 212. Kekuatan ini tak bisa dianggap enteng karena didukung oleh semua lapisan masyarakat. Ada jutaan “ordinary people” (orang biasa). Tetapi banyak pula kaum intelektual, para ilmuwan, teknokrat, dlsb. Umat dari segala latar-belakang itu bersatu dan menyatu tanpa sekat.

Gerakan 212, insyaAllah, tak mungkin lagi dibendung. Gerakan ini sudah menjadi “rallying point” atau “tempat berkumpul” umat garis lurus. Kekuatan ini telah menjadi “mainstream” (arus besar) umat. Yaitu, gerakan yang telah diterima oleh mayoritas umat. Suka atau tidak suka.

Sepanjang para tokohnya bisa selalu menjaga kesakralan gerakan dan misinya, dapat dipastikan Arus 212 bisa menimbulkan distorsi serius terhadap agenda jahat yang disusun oleh musuh-musuh bangsa dan negara. [*]

 

Asyari Usman, 1 Desember 2019

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...

Ketua TP PKK Sulsel Kunjungi Ponpes Putri IMMIM

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin secara mendadak melakukan kunjungan silaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Putri...