Beranda Islam Nasehat Prof Dr. Sulaiman bin Salimullah Ar Ruhailiy

Nasehat Prof Dr. Sulaiman bin Salimullah Ar Ruhailiy

Syaikh Sulaiman ar-Ruhaili
Syaikh Sulaiman bin Salimullah ar-Ruhaily

SYAIKH  Prof Dr. Sulaiman bin Salimullah Ar Ruhailiy hafidzahullah adalah seorang ulama Ahlus sunnah dari Madinah, ceramahnya banyak di youtube tentang berbagai hal. Salah satu yang sering dibahasnya adalah tentan hakikat kebahagiaan. Dalam beberapa kali kunjungannya ke Indonesia selalu menyempatkan berwasiat dan memberi nasehat, terkait munculnya berbagai macam fitnah dan perpecahan dikalangan kaum muslimin.

“Ini merupakan kenyataan pahit yang tidak bisa dipungkiri.  Dan tidak ada jalan keluar dari fitnah ini kecuali kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,  mengakui segala kesalahan dan kekurangan kita, serta mengamalkan prinsip-prinsip ilmiah,” ujarnya.

Diantara nasehat Fadhilatus Syaikh Prof Dr. Sulaiman bin Salimullah ar-Ruhaily tersebut, ialah:

Pertama,  Ilmu.  Karena ilmu adalah cahaya, maka harus memiliki ilmu syar’i sehingga perkataan dan perbuatan menjadi lurus bahkan tujuannya juga benar. Selain itu juga harus memiliki sifat tawadhu’ dan semangat dalam belajar serta membuang sifat sombong.

 كُلَّمَا ازدَادَ العِلْمُ ازدَادَ الذُلُّ لِلَّهِ وَازدَادَ التَّوَاضُعُ لِعِبادِ اللَّه

Artinya:
“Semakin bertambah ilmu seseorang maka semakin merendah diri kepada Allah dan semakin tawadhu’ kepada hamba-hamba Allah”.

Kedua,  Bersatu,  Persatuan harus dibangun diatas tiga prinsip: (1) Persatuan harus diatas agama dan untuk menegakkan agama. (2) Persatuan diatas kitab Allah, tidak mengenal basa basi, persatuan bukan diatas partai hizbiyyah dan organisasi, akan tetapi tegak diatas kitab Allah. (3) Persatuan dalam barisan Rasulullah (diatas sunnahnya) dengan mengikuti pemahaman salafush shaleh.

Ketiga, Bersikap Lemah lembut. Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda kepada Aisyah radhiyallahu anha:

 

 إِنَّ الرِّفْقَ لاَيَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ يُنْزَ عُ مِنْ شَيءٍ إِلاَّ شَانَهُ

Artinya: “Sungguh, segala sesuatu yang dihiasi kelembutan akan nampak indah. Sebaliknya, tanpa kelembutan segala sesuatu akan nampak jelek”.(HR. Muslim No. 2594)

Dalam hadits ini rawi menceritakan bahwa Aisyah waktu itu sedang menaiki onta tetapi ontanya rewel dan sulit maka beliau bersikap kasar kepada onta tersebut, maka Nabi shallallahu alaihi wasallam menasehati Aisyah agar bersikap lemah lembut meskipun kepada hewan. Nabi shallallahu alaihi wasallam perintahkan bersikap lemah lembut kepada hewan apalagi kepada manusia maka lebih utama.

Dalam riwayat lain Aisyah radhiyallahu anha bercerita:

 

 أَنَّ اليَهُودَ أَتَوُا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَقَالُوا : السَّامُ عَلَيْكَ ، قَالَ : وَعَلَيْكُمْ فَقَالَتْ عَائِشَةُ :

السَّامُ عَلَيْكُمْ ، وَلَعَنَكُمُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْكُمْ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :

مَهْلًا يَا عَائِشَةُ ، عَلَيْكِ بِالرِّفْقِ ، وَإِيَّاكِ وَالعُنْفَ ، أَوِالفُحْشَ

Artinya:
“Suatu hari orang-orang yahudi datang kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam seraya berkata: kematian atasmu, maka Nabi menjawab: bahkan atasmu. maka Aisyah berkata: Semoga kematian atas kalian (yahudi), semoga Allah melaknat dan murka kepada kalian. maka Nabi bersabda : tenang wahai Aisyah, hendaklah engkau bersikap lemah lembut, dan jauhilah sikap kasar dan buruk”. (HR. Bukhari No. 6064)

Keempat, Bersikap Kasih Sayang. Wajib saling menyayangi sesama muslim.  Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ، ارْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ

 

Artinya:
“Orang-orang penyayang akan disayangi Ar-Rahman (Allah), sayangilah yang di muka bumi niscaya yang di langit (Allah) akan menyayangimu”. (HR.Abu Dawud No.4941 dan Tirmidzi No.1924, dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam as shahihah No.922)

Kalau bukan karena Allah kita tidak bakalan mendapatkan hidayah. Kalau bukan karena Allah kita tidak tahu apa-apa, kalau bukan karena Allah kita tidak bisa mengajar, kalau bukan karena Allah kita tidak  bisa berkumpul, maka wajib bersyukur kepada Allah dan memohon tambahan karunia dan rahmatNya. (*)

 

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...

Ketua TP PKK Sulsel Kunjungi Ponpes Putri IMMIM

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin secara mendadak melakukan kunjungan silaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Putri...